.

.

.

Minggu, 18 Maret 2018

Manfaatkan Dana Desa dan ADD Kades Lebani Bangun Desanya

Kepala Desa Lebani, Amil

Amil : Alhamdulillah, Tahun Ini Desa Kami Juga Mendapatkan 4 Item Pembangunan Infrastruktur yang Dibiayai APBD Tahun Anggaran 2018

LUWU, Tabloid SAR - Pemerintah Desa (Pemdes) Lebani, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, membangun sejumlah infrastruktur desanya, serta melaksanakan program pemberdayaan dan pembinaan masyarakat desa dengan menggunakan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran (TA) 2017.

Hal tersebut, diungkapkan Kepala Desa (Kades) Lebani Amil saat ditemui wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya, Kamis (15/3/2018).

Menurut Amil, dengan memanfaatkan DD dan ADD TA 2017 pihaknya membangun sejumlah infrastruktur di desa yang dinahkodainya.

“Tahun lalu kami membangun 7 item pekerjaan infrastruktur di desa ini. Penetapan rencana pembangunan desa tersebut, diputuskan dalam Musyawarah Desa (Musdes) dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan BPD, serta perangkat Desa Lebani. Dalam Musdes disusun dan disepakati secara mufakat, item-item yang akan dikerjakan berdasarkan skala prioritas sesuai kebutuhan mendesak untuk segera dibangun,” tuturnya.

Ia menerangkan bahwa pembangunan sejumlah infrastruktur Desa Lebani pada tahun 2017 lalu, dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) TA 2017.

“Ifrastruktur itu, antaralain pembuatan jamban sehat sebanyak 35 unit yang tersebar pada 4 dusun yakni Dusun Kulisok, Lebani, Lario dan Sagena. Pembuatan jamban bagi 35 kepala keluarga tersebut, merupakan kebutuhan warga yang sangat penting dan mendesak untuk segera dilaksanakan. Karena program ini adalah salah satu upaya  peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di desa kami, agar warga tidak lagi buang air besar (BAB) pada sembarang tempat. Mengingat pentingnya lingkungan di sekitar kita yang bersih dan sehat, serta tidak tercemari oleh limba termasuk tinja manusia,” jelas Amil.

Selain itu, Pemdes Lebani juga membangun sejumlah infrastruktur desa diantaranya adalah pengkrikilan jalan di Dusun Sagena sepanjang 200 meter dengan anggaran sekitar Rp 14 juta. Peningkatan kualitas jalan tersebut, sebagai upaya dalam meningkatkan urat nadi perekonomian masyarakat, karena infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian rakyat.

Tidak hanya itu, Pemdes Lebani juga membangun draenase pada dua titik yakni di Dusun Kulisok dan Dusun Lebani.

“Di Dusun Kulisok kami membangun draenase sepanjang 232 meter dengan anggaran kurang lebih Rp 120 juta, sedangkan di Dusun Lebani sepanjang 270 meter dengan anggaran sekitar Rp 130 juta,” kata Amil.

Lebih lanjut, Kades Lebani menerangkan bahwa pihaknya juga membangun saluran irigasi di Dusun Lario sepanjang 319 meter dengan anggaran lebih dari Rp 270 juta, dan pembuatan saluran pembuangan air di Dusun Sagena sepanjang 38 meter menelan anggaran kurang lebih 35 juta, serta penimbunan oprit atau bahu jalan di Dusun Kulisok sepanjang 504 meter dengan biaya sebanyak Rp 22 juta.

“Selain pembangunan fisik yang saya sebutkan diatas, kami juga menfaatkan Dana Desa (DD) untuk program non fisik seperti, penyertaan modal untuk Badan Usaha Milik Desa (BumDes) sebanyak Rp 30 juta,” terang Amil.

Di samping itu, Pemdes Lebani yang dinahkodai Amil juga melaksanakan program pemberdayaan dan pembinaan masyarakat desa, dengan menggunakan DD dan ADD TA 2017.

Program tersebut, meliputi program pemberdayaan Karang Taruna, Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Badan Kontak Majelis Ta'lim (BKMT).

“Untuk program pemberdayaan dan pembinaan masyarakat desa ini, kami menghabiskan anggaran sekitar Rp 16 juta,” sebut Amil.

Tidak hanya itu, Amil juga menggunakan ADD untuk kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan desa dan operasional jajarannya, termasuk honor atau gaji dan tunjangan BPD, Hansip, serta aparat desanya. Tak terkecuali digunakan untuk membeli ATK (alat tulis kantor) dan berbagai macam kebutuhan lainnya sesuai regulasi dan ketentuan yang ada.

Dalam kesempatan ini, Kades Lebani juga membeberkan bahwa tahun ini, desanya mendapatkan 4 item pembangunan fisik yang anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Luwu TA 2018.

“Alhamdulillah, tahun ini desa kami juga mendapatkan 4 item pembangunan infrastruktur yang dibiayai APBD tahun anggaran 2018. Ini berkat perjuangan bersama dalam Musrembang tahun 2017 lalu, oleh masyarakat Desa Lebani, bersama Pemerintah Kecamatan Belopa Utara dan sejumlah Wakil Rakyat (Anggota DPRD Luwu- red) yang konstituennya berada di desa kami,” tutur Amil dengan wajah sumringah seraya mengatakan keempat infrastruktur itu, sesuai usulan warganya.

Kendati demikian, Amil tidak menyebutkan secara rinci keempat item pembangunan infrastruktur di desanya yang dibiayai menggunakan APBD Kabupaten Luwu TA 2018.

Pada penghujung wawancara dengan wartawan media ini, Kades Lebani mengatakan bahwa pihaknya berharap di bawah kepemimpinannya Desa Lebani bisa lebih maju dan dapat bersaing dengan desa-desa di sekitarnya.

“Saya yakin harapan itu, bisa terwujud jika semua elemen masyarakat Desa Lebani dan stakeholder terkait, baik Pemerintah Kecamatan Belopa Utara, maupun Pemerintah Kabupaten Luwu, termasuk pimpinan dan anggota DPRD Luwu dapat bekerjasama, serta bahu membahu untuk membangun dan memajukan desa ini,” tandasnya sembari berkata bahwa hal itu tidak mustahil untuk  diwujudkan kalau semua anggaran yang masuk ke desanya dimanfaatan dengan tepat sasaran dan tepat mutu.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media ini, diketahui bahwa pada TA 2017 Desa Lebani mendapatkan  DD dan ADD sebanyak Rp 1 milliar lebih.

Penulis   : Solihin
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.