.

.

Tuesday, 13 March 2018

SMA Negeri 1 Torut Juara Umum I Olimpiade Sains Tingkat Kabupaten

Usai menggelar upacara pengibaran bendera, Kepala SMA Negeri 1 Torut Drs. Husain, M.Pd (kiri) memberikan hadiah kepada delapan orang siswa-siswinya yang berhasil meraih juara peringkat 1, 2, dan 3 pada Olimpiade Sains tingkat Kabupaten Torut, Senin (12/3/2018) 

Kepala Sekolah Berikan Hadiah Kepada 8 Orang Juara OSK Torut 2018 dan Penghargaan Bagi 15 Guru Pembimbing Mata Pelajaran Sains

TORAJA, Tabloid SAR- Sungguh senang dan bahagia, serta mengharukan, mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan segenap Keluarga Besar SMA Negeri 1 Toraja Utara (Torut) baik para tenaga pendidiknya (guru- red) maupun staf, termasuk siswa-siswi sekolah yang dulunya bernama SMA Negeri 1 Rantepao tersebut.

Pasalnya dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir, SMA Negeri 1 Torut selalu gagal merebut posisi sebagai Juara Umum I pada lomba Olimpiade Sains tingkat Kabupaten Torut yang lebih dikenal dengan istilah OSK (Olimpiade Sains Kabupaten) Torut.

Namun prestasi Juara Umum I OSK Torut tahun 2018 kembali berhasil direbut oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Torut di bawah kepemimpinan Drs. Husain, MPd.

Dalam event tahunan yang digelar pada tanggal 28 Februari 2018 di Rantepao Ibukota Kabupaten Torut, Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut, delegasi SMA Negeri 1 Torut berhasil memborong sejumlah juara peringkat, 1, 2 dan 3 dari delapan mata pelajaran sains yang diperlombakan dalam OSK Torut tahun 2018 itu.

Untuk lomba mata pelajaran, Astronomi, Kebumian dan Ekonomi, siswa-siswi SMA Negeri 1 Torut berhasil merebut juara 1. Namun pada lomba mata pelajaran Geografi, delegasi SMA yang dinahkodai oleh Husain sejak tanggal 7 Desember 2018 tersebut, hanya dapat menduduki posisi juara 2 dan 3. Sedangkan dalam lomba mata pelajaran Matematika, Fisika dan Kimia, anak didik sekolah unggulan di Torut ini, hanya bisa meraih peringkat 3.

Karena berhasil memborong peringkat, 1, 2 dan 3 pada seluruh mata pelajaran sains yang diperlombakan dalam OSK Torut 2018, maka SMA Negeri 1 Torut menjadi Juara Umum I dalam event yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ini.

Tidak hanya itu, kedelapan delegasi SMA Negeri 1 Torut tersebut, akan mewakili Kabupaten Torut untuk berkompetisi pada ajang Olimpiade Sains tingkat Provinsi Sulsel yang akan diselenggarakan pada bulan Mei 2018 mendatang.

Hal tersebut, diungkapkan Kepala SMA Negeri 1 Torut, Husain saat ditemui wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya, Senin (12/3/2018) pagi seusai memberikan hadiah kepada siswa-siswinya yang berhasil meraih juara pada OSK Torut yang diselenggarakan pada akhir Februari 2018 lalu.

Menurutnya, para siswa-siswi SMA Negeri 1 Torut yang berhasil meraih prestasi sebagai juara pada lomba OSK Torut 2018, diberikan hadiah berupa pembebasan biaya SPP secara bervariasi menurut prestasi mereka.

“Untuk juara 1 Astronomi atas nama Anjel Lolobua’ dan juara 1 Kebumian Kevin Saleh Paembonan, serta juara 1 Ekonomi Lydia Aprilia, kami beri hadiah sebesar Rp 600 ribu. Hadiah itu, kami konversikan menjadi pembebasan pembayaran uang SPP selama enam bulan kedepan,” kata Husain.

Mantan Kepala SMA Negeri 3 Torut (dahulu SMA Negeri 1 Sesean- red) tersebut, menambahkan bahwa untuk juara 2 Geografi atas nama Ardianto Rose diberikan hadiah sebanyak Rp 500 ribu yang juga dikonversi menjadi pembebasan pembayaran uang SPP selama lima bulan.

Sedangkan untuk juara 3 Geografi Picci. J.P, bersama juara 3 Matematika Irine Tirsa Tonapa, dan juara 3 Fisika Owen Inna, serta juara 3 Kimia Junaedi Kala’, masing-masing kami berikan hadiah senilai Rp 400 ribu.

“Jadi untuk juara 3 ini, semuanya kami berikan hadiah senilai Rp 400 ribu yang juga dikonversikan dengan pembebasan biaya SPP selama empat bulan,” sebut Husain sembari mengatakan pihaknya juga memberikan penghargaan berupa uang tunai kepada 15 guru pembimbing para siswa-siswi SMA Negeri 1 Torut yang mengikuti OSK Torut 2018.
Tampak sejumlah siswa-siswi SMA Negeri 1 Torut yang berhasil meraih juara pada lomba Olimpiade Sains tingkat Kabupaten Torut bersama guru pembimbingnya mendapatkan hadiah dan penghargaan dari Kepala SMA Negeri 1 Torut Drs. Husain, M.Pd, Senin (12/3/2018)
Lebih lanjut, mantan Kepala SMA Negeri 4 Torut (dahulu SMA Negeri 1 Rinding Allo- red) ini, menerangkan bahwa sebanyak 90 orang siswa-siswi SMA Negeri 1 Torut yang berprestasi pada bidang sains dipersiapkan untuk mengikuti OSK Torut 2018 tersebut.

“Dalam rangka mempersiapkan anak didik kami untuk mengikuti OSK tahun 2018, selama kurang lebih enam minggu, 15 orang guru pembimbing mata pelajaran sains melatih khusus para delegasi kami. Seusai mengikuti jam belajar mulai dari pukul 07.00- 13.30 WITA, 90 siswa-siswi kami yang berprestasi pada bidang sains tersebut, diberikan bimbingan belajar (Bimbel) setiap sore mulai dari pukul 14.30- 17.30 WITA,” terang Husain seraya mengungkapkan bahwa 90 anak didiknya tersebut, ditanggung makan siangnya oleh pihak sekolah untuk mengikuti Bimbel itu.

Selain itu, alumni S1 IKIP Ujungpandang (sekarang bernama Universitas Negeri Makassar atau UNM- red) Jurusan Akutansi tahun 1988 yang puluhan tahun berprofesi sebagai Guru Mata Pelajaran Ekonomi tersebut, mengungkapkan bahwa biaya pelaksanaan Bimbel bagi siswa-siswinya yang dipersiapkan untuk mengikuti OSK Torut 2018 dibiayai menggunakan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) Tahun Anggaran 2018.

Melalui kesempatan ini, alumni Pasca Sarjana Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta Jurusan Manajemen Pendidikan tahun 2007 ini, juga menjelaskan bahwa keberhasilan anak didik mereka dalam meraih sejumlah prestasi gemilang pada lomba OSK Torut 2018 itu, berkat kerjasama seluruh komponen yang ada di SMA Negeri 1 Torut.

“Sejak resmi menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 1 Toraja Utara, saya mulai menerapkan ‘Manajemen Partisipatif’ yakni manajemen yang melibatkan seluruh komponen sekolah. Karena saya yakin dengan melibatkan seluruh unsur atau elemen dalam sebuah sekolah, maka semua sumber daya manusia (SDM) yang ada bisa saling melengkapi untuk mencapai tujuan bersama, untuk mencerdaskan anak bangsa khususnya peserta didik kami,” tandasnya.

Pada bagian akhir, wawancara dengan awak media ini, Husain mengungkapkan bahwa pihaknya berharap agar kedelapan anak didiknya yang akan mewakili Kabupaten Torut pada lomba Olimpiade Sains tingkat Provinsi Sulsel, dapat meraih prestasi gemilang.

“Selaku Kepala SMA Negeri 1 Toraja Utara, saya berharap kiranya siswa-siswi kami yang mewakili Kabupaten Toraja Utara pada lomba Olimpiade Sains tingkat Provinsi Sulsel bulan Mei mendatang, bisa berhasil meraih juara dan dapat membawa harum nama Kabupaten Toraja Utara dan sekolah kami,” harapnya.  

Untuk diketahui, berdasarkan ketentuan yang berlaku di Indonesia, lomba Olimpiade Sains tingkat kabupaten antar SMA atau sederajat hanya boleh diikuti siswa-siswi Kelas X  atau Kelas 1  dan Kelas XI/Kelas 2.

Jumlah keseluruhan peserta didik SMA Negeri 1 Torut sebanyak 1.169 orang dengan tenaga pendidik sejumlah 68 orang berstatus PNS dan 12 orang guru tenaga honorer, serta 13 staf dan atau pegawai tata usaha, 11 orang diantaranya masih berstatus honorer.

SMA Negeri 1 Torut memiliki 36 ruang belajar (Rumbel) dengan rincian Kelas X sebanyak 12 Rumbel, Kelas XI terdiri dari 8 Rumbel dan Kelas XII sejumlah 16 Rumbel.

Tahun ini, salah satu sekolah pavorit di Kabupaten Torut tersebut, rencananya akan menerima siswa-siswi baru pada Tahun Ajaran 2018/2019 sebanyak 420 orang.

Pada lomba OSK Torut 2018, SMA Negeri 1 Torut berhasil meraih Juara Umum I, sementara Juara Umum II berhasil direbut SMA Kristen Barana’, sedangkan Juara Umum III dimenangkan oleh SMA Negeri 2 Torut.

Penulis   : William Marthom & David Luase
Editor     : Zottok


No comments:

Post a Comment

.

.