.

.

.

Minggu, 01 April 2018

Bupati dan Wabup Lutim Hadiri Perayaan Paskah Bersama Ratusan Jemaat POUK Wasuponda

Disaksikan ratusan pasang mata, Bupati Lutim HM Thoriq Husler meletakkan batu pertama pembangunan Gereja Jemaat Oikumene Wasuponda, Minggu (1/4/2018) 

LUTIM, Tabloid SAR-  Seperti biasanya, semenjak dilantik pada tahun 2016 lalu menjadi Bupati & Wakil Bupati (Wabup) Luwu Timur (Lutim) HM Thoriq Husler dan Irwan Bahri Syam, tidak pernah membeda-bedakan warganya meski berbeda latar belakang keyakinan agama.

Duet pemimpin daerah berjuluk Bumi Batara Guru ini, masih terus memperlihatkan sikap nasionalisme dan prulalismenya selaku pemerintah yang wajib mengayomi seluruh masyarakat Lutim tanpa membedakan mereka.

Sehingga keduanya meski menganut agama Islam, mereka selalu berusaha untuk menghadiri setiap perayaan-perayaan hari besar keagamaan di Lutim jika mendapat undangan dari pihak terkait. Baik itu, undangan dari umat muslim, kristen, katolik, hindu, maupun umat budha yang ada di Lutim.

Kebiasaan memenuhi undangan perayaan hari besar keagaman demikian kembali disaksikan dan dirasakan oleh ratusan jemaat Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) Wasuponda yang mengikuti ibadah perayaan Paskah di gerejanya, ketika kedua pemimpin ini, menghadiri undangan Panitia Paskah tersebut, Minggu (1/4/2018).

Husler bersama Irwan hadir di tengah-tengah ratusan jemaat POUK Wasuponda yang merayakan Paskah tersebut.

Selain bupati dan wakilnya, ibadah Paskah yang berlangsung di Gereja POUK Wasuponda, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Lutim, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini, juga dihadiri Ketua DPRD Lutim Amran Syam, Anggota DPRD Lutim Iwan Usman dan Piter Pararangan. Tak terkecuali, hadir pula para tokoh masyarakat Wasuponda, dan para pendeta, serta majelis dari berbagai denominasi gereja.

Ibadah ini, dirangkaikan dengan peresmian peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja POUK Jemaat Wasuponda yang baru. Kegitan tersebut, berlangsung di halaman gereja POUK Wasuponda.

Bupati Lutim bersama wakilnya didaulat untuk meletakkan batu pertama pembangunan gedung baru gereja tersebut.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Paskah Jemaat POUK Wasuponda Sirante Tandigau mengatakan bahwa dalam perayaan momentum Paskah tahun 2018 ini.

“Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan sebelum puncak perayaan ibadah Paskah ini, yakni Camp Paskah yang berlangsung mulai dari tanggal 26 Maret hingga hari ini, 1 April 2018,” kata Sirante.

Lebih lanjut, Sirante menjelaskan bahwa perayaan Paskah Jemaat Oikumene Wasuponda tahun 2018 mengangkat Tema : “Kuasa Kebangkitan Kristus Menjadikan Hamba Kebenaran” dengan Sub Tema : “Dalam Kebenaran Kita Bangun Persekutuan yang Memuliakan Tuhan”.

Sementara, Husler dalam sambutannya mengatakan bahwa Paskah adalah sebuah peristiwa penting yang sarat dengan makna dan harapan.

“Peristiwa ini, mengingatkan kita betapa indahnya kehidupan yang didasari dengan persaudaraan tanpa kebencian diantara sesama manusia,” ujar Husler.

Orang nomor satu di Kabupaten Lutim ini, juga mengungkapkan harapannya terkait momentum perayaan Paskah tersebut.

“Semoga perayaan Pra Paskah dan Paskah ini, mampu memberikan pencerahan bagi kita, demi terciptanya kehidupan yang damai dan penuh kebersamaan di Bumi Batara Guru ini,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa sudah tiba saatnya, kita saling mengulurkan tangan, bahu membahu dan saling mendukung dengan semua pihak agar pembangunan Gedung Gereja POUK Jemaat Wasuponda ini, bisa terealisasi.

“Saya yakin, dengan kebersamaan dan kerja keras seluruh komponen masyarakat, kita dapat mewujudkan Luwu Timur yang damai dan sejahtera di masa akan datang,” pungkasnya.

Seusai, melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja POUK Jemaat Wasuponda, Bupati dan Wabup Lutim  masing masing menyumbang 100 sak semen untuk pembangunan gedung baru gereja tersebut.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.