.

.

Sunday, 15 April 2018

Kepala SMP Negeri 2 Rantepao Optimis Nilai USBN & UNBK Peserta Didiknya di Atas 75 Persen

Kepala SMP Negeri 2 Rantepao, Zeth Patanduk, S.Pd

TORAJA, Tabloid SAR- Secara umum setiap sekolah formal baik pada tingkat SMP, maupun SMA atau SMK dan sederajatnya di Indonesia pada akhir Tahun Ajaran (TA), siswa-siswinya wajib mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Demikian pula dengan SMP Negeri 2 Rantepao yang berada di Ibukota Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel). Setiap akhir TA, tentunya wajib melaksanakan USBN dan UNBK sebagai bahagian dari pemenuhan kriteria untuk menammatkan siswa-siswinya yang sudah duduk di bangku Kelas IX (Kelas- 3 red).

Mengingat USBN dan UNBK merupakan hal yang wajib diikuti oleh peserta didik SMP Negeri 2 Rantepao, khususnya bagi siswa-siswi Kelas IX sekolah berpredikat Model tersebut.

Maka sejak Senin (9/4/2018) pagi, sebanyak 394 orang peserta didik SMP Negeri 2 Rantepao mengikuti USBN. Ujian ini, akan berlangsung selama 6 hari hingga Senin (16/4/2018).

Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala SMP Negeri 2 Rantepao Zeth Patanduk, SPd, saat ditemui di ruang kerjanya, ketika siswa-siswinya sedang mengikuti USBN, Kamis (12/4/2018) pagi.

Menurut, Zeth pihaknya optimis bahwa seluruh peserta didiknya yang sementara mengikuti USBN sejak tanggal, 9 April 2018 akan mendapatkan persentase nilai rata-rata di atas 75 persen, demikian pula dengan nilai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM)-nya juga di atas 75 persen.

“Saya optimis para anak didik kami yang mengikuti USBN dan UNBK tahun ini, akan mendapatkan persentase nilai dan KKM rata-rata di atas 75 persen,” kata Zeth penuh optimis.

Pasalnya sejak awal Januari hingga akhir Maret 2018 lalu, SMP Negeri 2 Rantepao memberlakukan penambahan jam belajar bagi siswa-siswi Kelas IX pada waktu sore hari, mulai pukul 14.00-16.00 WITA.

“Pada jam belajar tambahan itu, anak didik kami dilatih mengerjakan soal-soal USBN dan UNBK,” jelas Zeth sembari menerangkan bahwa 80 persen soal-soal USBN tersebut, disusun bersama oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan 20 persen soal-soal lainnya berasal dari pemerintah pusat. Sedangkan untuk soal-soal USBN sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat.

Selain itu, Zeth menerangkan bahwa USBN yang berlangsung sejak Senin (9/4/2018) hingga Senin (16/4/2018) di sekolah yang di nahkodainya tersebut, dimulai dari pukul 07.30-12.00 WITA.

“Setiap harinya siswa-siswi kami mengikuti USBN untuk dua mata pelajaran. Ujian mata pelajaran pertama pada pukul 07.30-09.30 WITA, setelah itu istrahat selama 30 menit. Kemudian setelah istrahat lanjut ujian mata pelajaran kedua pada pukul 10.00-12.00 WITA,” terangnya.

Berdasarakan informasi yang berhasil dihimpun wartawan Tabloid SAR menerangkan bahwa tahun ini, SMP Negeri 2 Rantepao masuk Kelompok 4 Penyelenggara USBN dan UNBK.

Dalam Kelompok 4 tersebut, terdapat sekolah yakni, SMP Negeri 2 Rantepao, SMP Kristen Lentera Plus, SMP Kristen Tagari, SMP Pelita Harapan dan SMP Anugrah.   

Pada minggu keempat April 2018 mendatang, secara serentak seluruh SMP di Indonesia akan melaksanakan USBN selama 4 hari, mulai tanggal 23-26 April 2018. 

Hingga berita ini dipublikasikan, pelaksanaan USBN di SMP Negeri 2 Rantepao masih berlangsung aman, tertip dan lancar tanpa kendala.   

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok


No comments:

Post a Comment

.

.