.

.

.

Minggu, 08 April 2018

SMA Negeri 1 Torut Menuju Sekolah Trendsetter

Kepala SMA Negeri 1 Torut, Drs. Husain, M.Pd

TORAJA, Tabloid SAR- Setiap pemimpin yang visioner pasti memiliki watak dan karakter, serta ciri khas tertentu dalam menjalankan roda kepemimpinannya.  

Tak jarang pemimpin yang suka meniru ide dan gagasan, serta metode para pemimpin lain karena dinilai berhasil menjalankan kepemimpinannya, sebab ia berharap dapat pula meraih sukses dengan cara meniru gaya pemimpin itu.  

Namun di sisi lain, ada pula pemimpin yang lebih kreatif dan inovatif, tanpa meniru gaya atau cara pemimpin lainnya untuk mencapai kesuksesan. Kreatifitas dan inovasi yang orisinil itu, diterapkan dalam kepemimpinannya untuk bersaing dengan pemimpin lainnya dalam mewujudkan impian mereka.

Termasuk para Kepala Sekolah (Kepsek) dalam menahkodai sekolah yang dipimpinnya, mereka meliliki cara dan metode yang berbeda-beda untuk mewujudkan visi & misinya.  
Yang pasti semua pimpin ingin berhasil meraih kesuksesan sesuai dengan impian mereka.

Namun secara umum salah satu ciri khas sekolah unggulan adalah memiliki investasi sumber daya manusia( SDM) yang memadai.

Sehingga dalam upaya mencapai keunggulan tersebut, setiap sekolah diharapkan memiliki strategi dan taktik untuk mencapai kualitas memadai, baik di tingkat pimpinan, tenaga akademik, maupun tenaga administratifnya.

Hal itu, dikemukakan Kepala SMA Negeri 1 Toraja Utara (Torut) Drs. Husain, M.Pd, saat ditemui wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya, Jumat (6/4/2018).

Menurut Husain, sejak dirinya dipercayakan  menjadi Kepala SMA Negeri 1 Torut pada akhir 2017 lalu. Salah satu tekadnya adalah ingin mengembalikan citra sekolah tersebut, sebagai sekolah model. Pasalnya, SMA Negeri 1 Torut selama kurun waktu 6 tahun terakhir, mengalami kendala dalam mempertahankan predikatnya sebagai sekolah yang selalu unggul dalam berbagai event tahunan, baik di tingkat lokal, regional, maupun pada tingkat nasional.

Ia berkomitmen untuk meningkatkan kembali citra SMAN 1 Torut agar tetap eksis sebagai sekolah yang unggul dan berkualitas.

“Saya bertekad mengembalikan kualitas dan mutu sekolah ini, menjadi sekolah trendsetter yakni sekolah yang menjadi panutan dalam hal tertentu karena memiliki keunikan tersendiri dan tingkat kreatifitasnya tinggi,” kata Husain.

Kendati demikian, mantan Kepala SMA Negeri 3 Torut ini, mengakui bahwa untuk mewujudkan keinginannya untuk menjadikan SMA Negeri 1 Torut sebagai sekolah trendsetter tidaklah semudah membalikan telapak tangan.

“Untuk mewujudkan keinginan itu, kita harus mampu memotivasi seluruh elemen dan komponen sekolah ini, untuk disiplin. Karena disiplin adalah hal yang sangat urgen untuk meraih keberhasilan pada berbagai lini terutama menyangkut tugas pokok dan fungsi para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK),” jelas Husain sembari mengatakan bahwa masalah disiplin dan mendisiplinkan diri, harus menjadi urat nadi mulai dari kepala sekolah, guru, pegawai, hingga peserta didik.

Lebih lanjut, Husain menerangkan bahwa semenjak dirinya menahkodai SMA Negeri 1 Torut, ia menerapkan jam masuk sekolah mulai pada pukul 06 45 WITA.

“Sebelum proses belajar-mengajar di mulai tepat pada pukul 07.00-13.30 WITA,  jedah waktu selama 15 menit yakni mulai pukul 06.45- 07.00 WITA digunakan untuk ibadah sesuai keyakinan para siswa-siswi kami,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Husain mengungkapkan bahwa dirinya beruntung karena dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, sejak dirinya dipercayakan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel untuk menahkodai SMA Negeri 1 Torut, sejumlah prestasi gemilang berhasil diraih anak-anak didiknya.

“Pada event tahunan Olimpiade Sains tingkat Kabupaten Torut yang berlangsung pada tanggal, 28 Februari 2018 lalu, SMA Negeri 1 Torut berhasil meraih predikat Juara Umum I, dengan menyabet 4 medali emas, 1 perak dan 4 medali perunggu dari 9 bidang lomba sains,” ungkapnya.

Selain itu, Kepala SMA Negeri 1 Torut mengatakan pula bahwa anak didiknya berhasil meraih peringkat 9 pada event Kompetisi Matematika yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Matematika UNHAS Makassar yang diikuti kurang lebih 300 peserta utusan SMA se-Sulsel, dan juga berhasil meraih Juara 3 tingkat Provinsi Sulsel untuk kategori siswa dan guru pada kegiatan Lawatan Sejarah yang dilaksanakan Balai Sejarah Provinsi Sulsel.

“Pada kegiatan yang digelar Balai Sejarah Sulsel itu, anak didik kami berhasil mengharumkan nama Kabupaten Torut, karena akan diutus mewakili Sulsel ketingkat nasional yang akan dilaksanakan di Aceh pada tanggal 29 April- 1 Mei 2018 mendatang. Sedangkan pada bidang non akademik, SMA Negeri 1 Torut baru-baru ini, berhasil meraih Juara 3 pada Turnamen Futsal tingkat Kabupaten Torut ,” ujar Husain.

Menurut Kepala SMA Negeri 1 Torut, bahwa rangkaian rentetan prestasi tersebut, merupakan awal dari langkah-langkah strategis sekolah yang dinahkodainya dalam mewujudkan salah satu ciri dari sekolah unggulan untuk meraih keinginan menjadi sekolah trendsetter di era yang serba kompetitif ini, dalam mewujudkan fungsi pendidikan nasional.

“Cita-cita untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional adalah hal yang sangat mulia, karena berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, dan bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap dan kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab,” kunci Husain.

Penulis   : David Luase
Editor     : William Marthom


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.