.

.

.

Selasa, 01 Mei 2018

Husler Bersama Bupati Lutra dan Tator, Hadiri Musrenbang Nasional RKP Tahun 2019

Dari kanan kekiri : Bupati Lutim HM Thoriq Husler bersama Bupati Tator Nicodemus Biringkanae, berbincang santai dengan bupati dari daerah lain di sela-sela acara pembukaan Musrenbang Nasional yang diselenggarakan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4/2018).
JAKARTA, Tabloid SAR- Sejumlah kepala daerah di Indonesia, baik gubernur maupun bupati dan walikota menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2019.

Dari wilayah Luwu Raya dan Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) Bupati Luwu Timur (Lutim) HM Thoriq Husler bersama Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani dan Bupati Tana Toraja (Tator) Nicodemus Biringkanae turut menghadiri Musrenbangnas penyusunan RKP ini.

Acara tersebut, dibuka secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla bersama para Mentri Kabinet Kerja. Musrenbangnas ini, berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di depan para kepala daerah, menghimbau para pejabat pemerintah baik pada tingkat daerah maupun pusat agar tidak terjebak dengan rutinitas yang tidak berkontribusi secara maksimal pada perekonomian nasional.

“Saya ingatkan bahwa waktu adalah komoditas yang paling mahal saat ini. Sehingga jika melihat perkembangan era teknologi saat ini, waktu menjadi begitu berharga. Oleh karenanya waktu yang berjalan cepat seharusnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas. Artinya, waktu harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meninggalkan pola kerja atau birokrasi berbelit-belit yang banyak membuang-buang waktu,” himbau Jokowi.

Ia menambahkan bahwa pola kerja yang banyak membuang-buang waktu adalah panjangnya sistem rantai birokrasi pemerintahan.

“Sistem birokrasi yang demikian, banyak menghambat akselerasi pembangunan dan peningkatan perekonmian bangsa, baik secara nasional maupun pada tingkat daerah. Hal seperti itu, harus segera kita tinggalkan. Sayangnya kondisi demikian, masih banyak terjadi di daerah,” sebut Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan supaya seluruh pejabat baik pada tingkat pusat maupun di daerah, agar tidak lagi mengikuti pola birokrasi yang berbelit-belit.

“Semua prosedur birokrasi semacam itu, harus segera dipangkas, supaya tidak menghambat laju perubahan kearah yang lebih baik,” tegasnya.

Tampak para Menteri Kabinet Kerja yang menghadiri kegiatan ini adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Cahyo Kumolo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PANRB Asman Abnur dan sejumlah menteri lainnya.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.