.

.

.

Rabu, 29 Agustus 2018

BPBD Lutra Gelar Workshop Penyusunan Kajian Risiko Bencana Regional IV

Sekda Lutra, Abdul Mahfud berdiri ketika membawakan sambutannya
LUTRA, Tabloid SAR- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan, menggelar Workshop Sosialisasi dan Internalisasi Penyusunan Kajian Risiko Bencana Regional IV di aula kantornya.

Kegiatan tersebut, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lutra, Abdul Mahfud, Selasa (28/08/2018).

Dalam sambutannya, Sekda Lutra menjelaskan bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini adalah  sebagai sarana untuk membangun koordinasi dan sinergitas yang efektif antara BPBD Lutra dengan instansi terkait lainnya.

“Termasuk sinergitas dengan pemerhati lingkungan dan lembaga sosial lainnya, dalam upaya mensukseskan penyelenggaraan tugas-tugas penanggulangan bencana,” jelas Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud mengungkapkan harapannya agar SKPD terkait, dapat memberikan sumbangsi dalam bentuk pemikiran untuk penanganan risiko bencana yang mungkin saja bisa terjadi di Lutra.

Selai itu, ia menerangkan bahwa kajian resiko bencana merupakan sebuah pendekatan untuk mendeteksi pontensi dampak negatif yang mungkin timbul akibat bencana yang terjadi pada suatu wilayah.

“Artinya, hasil dari kegiatan ini diharapkan bermuara pada kokohnya kebersamaan kita untuk dapat mencegah dan menanggulangi masalah yang ditimbulkan oleh bencana alam. Baik sejak pra bencana, maupun pada saat bencana masih berlangsung dan pasca bencana,” terang Mahfud.

Dalam kesempatan itu, Mahfud  mengapresiasi langkah yang diambil BPBD Lutra selama ini, atas kemampuannya menggerakkan masyarakat untuk turut membantu, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan tradisi gotong-royong ketika bencana terjadi.

Kegiatan ini, selain dihadiri Pelaksana Tugas Kepala BPBD Lutra Alauddin Sukri, hadir pula Konsultan Penyusunan Kajian Risiko Bencana dari PT. Kridalaras,  Heru Pambudi dan Eka Purna Yuda, serta puluhan peserta dari sejumlah instansi terkait.

Editor : William Marthom


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.