.

.

Saturday, 4 August 2018

DPO “Andi Hasanuddin Makkasau” Tersangka Kasus Korupsi Proyek Irigasi di Desa Pongko, Berhasil Diciduk Tim Gabungan Polres Luwu

Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam, SH, S.IK

LUWU, Tabloid SAR- Jajaran Polres Luwu berhasil menciduk, Andi Hasanuddin Makkasau (AHM) yang merupakan salah satu tersangka kasus dugaan korupsi proyek “Rehabilitasi Irigasi Salu Ampak” pada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sulsel tahun anggaran 2015 yang terletak di Desa Pongko, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu.

Tersangka AHM yang sempat menjadi buronan setelah dimasukkan kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polres Luwu, sejak tanggal 27 Desember 2017, tidak melakukan perlawanan saat dibekuk oleh Tim Gabungan Unit IV Tipikor dan Unit Resmob Polres Luwu di kediamannya di Jl. Merpati Perumnas, Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Jumat (3/8/2018) siang sekitar pukul 14.00 WITA.

Penangkapan terhadap tersangka AHM tersebut, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam yang didampingi KBO Reskrim Polres Luwu IPDA Abdul Asiz.


Menurut AKP Faisal, penangkapan itu, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/03/I/2017/P.Sulsel/Res.Luwu, tertanggal 18 Januari 2017 dan Daftar Pencarian Orang, Nomor:DPO/39/XII/2017, tertanggal 27 Desember 2017, serta Surat Keterangan Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Nomor:045/050/KR/III/2018, tertanggal 1 Maret 2018.

“AHM yang bertindak selaku penerima kontrak atau rekanan, ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), terkait proyek pembangunan rehabilitasi irigasi pada Dinas PSDA Sulsel tahun anggaran 2015 senilai Rp 1,8 milliar yang lokasinya berada di Desa Pongko, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu. Dalam proyek ini, kerugian Negara diperkirakan sekitar Rp 200 juta,” kata AKP Faisal sembari mengatakan bahwa selain AHM, ada tiga orang lainnya yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut..

Kasat Reskrim Polres Luwu menjelaskan bahwa tersangka AHM dijerat dengan sejumlah pasal oleh penyidik Unit Tipikor Polres Luwu.

“Pasal yang dikenakan penyidik kami terhadap tersangka AHM adalah Pasal 2 subsidair Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah menjadi UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jontu Pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana,” jelasnya.


Untuk diketahui, berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun dari pihak Polres Luwu dan Kejaksaan Negeri Luwu, diketahui bahwa empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut, yakni masing-masing Andi Hasanuddin Makkasau (AHM) selaku rekanan, Andi Cincing Makkasau (ACM) selaku pelaksana, dan Yunus Kalibo (YK) selaku PPTK, serta Mappile (MP) selaku pengawas lapangan dari Dinas PSDA Sulsel.

Penulis   : Tim Lipsus
Editor     : William Marthom

No comments:

Post a Comment

.

.