.

.

.

Rabu, 01 Agustus 2018

Kades Malewon Bangun Desanya dengan Skema Padat Karya Tunai

Sejumlah warga setempat sedang bekerja dalam proyek pembangunan Jalan Rabat Beton yang menghubungkan Dusun Tirowali dan Dusun Muhajirin di Desa Malewon, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan
LUWU, Tabloid SAR- Berkat adanya Dana Desa (DD) yang digelontorkan oleh pemerintah pusat yang dinahkodai duet Jokowi-JK beberapa tahun terakhir, pemerataan pembangunan di Indonesia mulai dapat dirasakan oleh mayoritas rakyat hingga ke pelosok daerah terpencil sekalipun di republik ini.

Pasalnya dengan Dana Desa jajaran pemerintah desa bersama warganya dapat menentukan sendiri item-item pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak bagi desa mereka, guna memacu peningkatan kesejateraan warganya.

Di samping itu dalam pembangunan infrastruktur desa yang dibiayai dengan Dana Desa dapat menjadi lapangan kerja bagi warga setempat, sehingga program tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan khususnya bagi para tenaga kerja yang menganggur di desa.

Hal demikian sangat dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Malewon, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Karena, Haspin yang menahkodai Desa Malewon dalam membangun desanya, menerapkan skema Padat Karya Tunai (PKT), sehingga proses pembangunan infrastruktur desanya yang dibiayai menggunakan Dana Desa melibatkan sekitar 30 orang warganya.

Menurut Kepala Desa (Kades) Malewon, Haspin bahwa dengan skema PKT tersebut, pihaknya dapat memberdayakan tenaga kerja produktif di desanya yang lagi menganggur.

“Dengan skema PKT, kita dapat mengurangi angka pengangguran di desa. Karena warga desa yang lagi menganggur dapat kita berdayakan dalam pembangunan infrastruktur desa. Selain itu dengan skema tersebut, bagi warga yang tidak menganggur seperti petani dan nelayan, juga dapat dilibatkan dalam pelaksanaan pembangunan desa agar mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk meningkatkan kesejateraan mereka,” ujar Haspin saat ditemui ketika sedang memantau proses pembangunan Jalan Rabat Beton sepanjang 1 kilo meter (Km) yang menghubungkan Dusun Tirowali dengan Dusun Muhajirin di Desa Malewon, Selasa (31/7/2018).

Dalam kesempatan ini, Haspin juga menjelaskan bahwa dengan program PKT tersebut, kualitas pembangunan infrastruktur desa akan lebih terjamin mutunya.

“Karena warga setempat yang akan memanfaatkan infrastruktur desa ini nantinya, maka sudah dapat dipastikan bahwa mereka yang dilibatkan dalam pembangunan tersebut akan lebih memperhatikan mutu dan kualitas pekerjaannya,” jelas Haspin.

Lebih lanjut Kades Malewon ini, menerangkan bahwa berdasarkan aspirasi warganya yang diputuskan bersama dalam Musyawarah Desa (Musdes) dan Musyawara Rencana Pembangunan (Musrembang) Desa Malewon, maka pada tahun ini sejumlah item pekerjaan fisik yang dibiayai menggunakan Dana Desa, akan dilaksanakan di desanya.

“Kegiatan fisik itu, meliputi pembangunan Jalan Rabat Beton sepanjang 1 kilo meter lebih dengan rincian 100 meter di Dusun Palakka, serta 1000 meter lainnya di Dusun Tirowali dan Dusun Muhajirin  yang menghubungkan kedua dusun tersebut,” terang Haspin sembari menyebutkan, pembangunan rabat beton ini, menelan anggaran Dana Desa sebesar Rp 818.311.000.

Menurut, Haspin dengan dibangunnya Jalan Rabat Beton tersebut, maka secara otomatis akan memudahkan warganya untuk mengangkut hasil panen mereka, khususnya bagi para petani cengkeh yang jumlahnya mayoritas di Desa Malewon.

“Dulunya jika melalui jalan ini, kami harus menempuhnya dengan susah payah dalam waktu yang cukup lama karena kondisi jalan berlubang dan berlumpur bagai kubangan kerbau, namun setelah selesai dirabat beton nantinya Insyah Allah, masyarakat bisa menempuhnya dengan waktu lebih singkat dan tidak kewalahan lagi. Kita berharap dengan akses jalan yang lebih bagus dan memadai ini, dapat berbanding lurus dengan pertumbuhan roda perekonomian masyarakat khususnya warga desa kami,” harapnya.

Haspin menambahkan bahwa tahun ini, kegiatan fisik yang didanai menggunakan Dana Desa, selain pembangunan Jalan Rabat Beton sepanjang 1 Km lebih, pihaknya juga memprogramkan pembangunan 2 unit Plat Ducker di Dusun Muhajirin dan pembangunan Talud di Dusun Tirowali.

Sedangkan pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Luwu tahun 2018 sebanyak Rp 369.440.000 digunakan untuk operasional pemerintah desa dan pengadaan ATK (alat tulis kantor), serta diperuntukkan menggaji aparat desa dan BPD, termasuk untuk insentip Hansip dan pembinaan masyarakat desa, serta biaya tak terduga lainnya.

Sementara itu, Musdin Kepala Dusun Palakka Desa Malewon mengungkapkan bahwa pihaknya bersama warga setempat bersyukur karena dalam pemanfaatan Dana Desa puluhan warganya dilibatkan sebagai pekerja.

“Keterlibatan warga kami dalam pemanfaatan Dana Desa ini, diharapakan selain untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun desanya, juga agar dana tersebut tepat sasaran dan tepat mutu, serta dapat membantu masyarakat yang menganggur untuk mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan hidupnya,” kata Musdin.

Untuk diketahui, tahun ini Desa Malewon mendapatkan Dana Desa sebesar Rp 963.252.000 dan ADD sebanyak Rp 369.440.000.

Penulis   : Solihin
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.