.

.

Rubrik

.

Sabtu, 18 Agustus 2018

Peringati HUT RI ke-73, TBBM Area Palopo Tanam Mangrove 3 Ribu Pohon

Para managemen dan karyawan PT Pertamina (Persero) Tbk Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Area Palopo, foto bersama dengan masyarakat setempat dan siswa Sekolah Dasar yang dilibatkan dalam penanaman 3.000 pohon mangrove di muara daerah sekitar pesisir pantai Karang-karangan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Jumat (17/08/2018)

LUWU, Tabloid SAR- Apa yang dilakukan oleh Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Area Palopo yang terletak di daerah Karang-karangan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulsel, patut menjadi contoh.

Pasalnya TBBM yang dinaungi langsung oleh PT. Pertamina (Persero) Tbk, tersebut sangat peduli terhadap lingkungan di sekitarnya.

Seperti yang kita ketahui bahwa TBBM Area Palopo, hampir dalam setiap menghadapi momentum peringatan HUT RI dan menjelang HUT Pertamina, TBBM Area Palopo selalu membuktikan kepeduliannya terhadap lingkungan secara nyata dengan cara melaksanakan penanaman ribuan pohon mangrove.

Kali ini dalam momentum peringatan HUT RI ke-73, TBBM Area Palopo menggelar penanaman pohon mangrove sebanyak 3.000 pohon di sekitar wilayah pesisir pantai daerah Karang-karangan, Jumat (17/08/2018).

Dalam kesempatan tersebut, OH TBBM Area Palopo Novi Prasetyo mengatakan kegiatan ini adalah tahap keempat pada program Corporate Social Responsibility (CSR) khusus penanaman mangrove.

Ia menambahkan bahwa ini berangkat dari kepedulian PT Pertamina terhadap kondisi lingkungan dan pemberdayaan petani mangrove.

“Makanya kami dari Pertamina berinisiatif untuk melakukan penanaman mangrove pada muara yang terletak di daerah sekitar pesisir pantai Karang-karangan ini,” ujar Novi.

Lebih lanjut, Novi menjelaskan bahwa Pertamina menyadari betul kalau penanaman mangrove sangat penting, mengingat ekosistem hutan mangrove di pesisir pantai saat ini sudah mulai terancam punah .

“Kalau pohon mangrove di wilayah pesisir pantai mulai punah, maka proses abrasi pesisir pantai akan lebih cepat terjadi. Sehingga hanya dalam beberapa tahun kemudian, garis pantai akan lebih cepat bergeser ke arah daratan,” jelasnya.

Selain itu, kata Novi mangrove juga memiliki banyak manfaat yakni, mencegah intrusi air laut dan erosi pesisir pantai.

“Bukan hanya itu, mangrove juga berfungsi sebagai pencegah dan penyaring alami, termasuk sebagai tempat hidup dan sumber makanan bagi beberapa jenis satwa,” kuncinya.

Pada kegiatan ini, TBBM Area Palopo melibatkan masyarakat setempat dan Karang Taruna, serta siswa SDN Karang-karangan.
Siswa SDN Karang-karangan menanam pohon magrove dalam program CSR PT. Pertamina (Persero) Tbk Teminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Area Palopo
Menurut Novi, melibatkan siswa SD tujuannya untuk memberikan edukasi kepada anak-anak agar peduli terhadap lingkungan sekitarnya sejak dini.

 “Kami berharap kegiatan penanaman mangrove ini, bisa menjadi contoh buat adik-adik kami, agar peduli terhadap lingkungan sekitarnya mulai dari sekarang,” harapnya.

Untuk diketahui, wilayah kerja TBBM Area Palopo meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Kota Palopo, serta Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

Penulis   : Echa
Editor     : William Marthom


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.