.

.

.

Selasa, 28 Agustus 2018

Proyek Pembangunan Sentra Industri UKM di Luwu Utamakan Mutu & Kualitas



LUWU, Tabloid SAR- Proyek pembangunan Sentra Industri Usaha Kecil Menengah (UKM) yang sedang berlangsung di Desa Buntu Kunyi’, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), senilai Rp19 milliar mengutamakan mutu dan kualitas bangunan. Harus sesuai dengan perencanaan dan manajemen proyek.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Luwu Rudi Dappi, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Irwan Bakri saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/08/2018).

Menurut, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu ini, bahwa pihaknya harus selalu mengontrol dan memantau proses pengerjaan proyek itu, agar sesuai dengan SOP (Standar Operational Prosedure- red) sehingga mutu dan kualitasnya dapat dijamin sesuai harapan.

“Harus diakui bahwa memang tidak ada yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah. Namun berdasarkan tugas dan tanggungjawab, kami harus berupaya untuk menjamin pelaksanaan proyek itu secara sempurna. Oleh karenanya kami juga mengharapkan dukungan dari semua pihak, termasuk rekan-rekan pers dan LSM, agar pekerjaan ini dapat berjalan sesuai harapan kita bersama,” ujar Irwan.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan bahwa proyek tersebut, tidak bertahap proses pembangunannya karena dianggarkan sekaligus dengan nilai anggaran sebesar Rp 19 milliar.

“Anggaran senilai Rp 19 milliar itu, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018. Dana itu, untuk membiayai paket proyek pembangunan Sentra Industri UKM yang terdiri dari 10 jenis item pekerjaan, meliputi pembangunan kantor pengelolah, galeri, gedung UPT, gedung produksi, gudang, pos jaga, mushallah, parkiran, ipal, dan tandon air,” jelasnya.

Sementara, Kabid Industri Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Luwu, Kadirman mengatakan bahwa tujuan pembangunan Sentra UKM tersebut, untuk menfasilitasi masyarakat yang bergerak pada kegiatan UKM, khususnya bagi warga yang bergerak di sektor pengolahan pangan tentu.

Ia menambahkan bahwa model sentra UKM semacam race area itu, dibangun dengan harapan dapat memacu daya picu ekonomi kerakyatan menengah dan kecil di Kabupaten Luwu.

“Peranan UKM terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sangat besar. Hal itu ditandai dengan tingginya minat masyarakat dalam mengembangkan UKM, sehingga UKM saat ini merupakan kegiatan usaha yang banyak digeluti oleh masyarakat Luwu, khususnya kalangan ibu-ibu rumah tangga,” kata Kadirman ketika dikonfirmasi di kantornya.

Pada kesempatan ini, Kadirman juga mengungkapkan bahwa lokasi itu nantinya akan dimanfaatkan oleh warga yang sudah mendaftarkan kelompoknya dari jauh hari sebelumnya.

Pantauan wartawan Tabloid SAR di lokasi pembangunan Sentra UKM Kabupaten Luwu ini, berdasarkan papan proyek diketahui, rekanan proyek adalah PT. Piranti Jagad Raya, dengan Nomor Kontrak 03/KONT/PPK-PSIKM/DKUM/VII/2018. Pelaksanaan proyek selama 160 hari kalender terhitung sejak tanggal 13 Juli sampai 19 Desember 2018, sedangkan konsultan pengawas dari CV. Bias Monarchy Konsultan.

Penulis   : Echa
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.