.

.

Rubrik

.

Jumat, 17 Agustus 2018

SMK Negeri 3 Luwu Jalin Kerjasama dengan Dealer Resmi Suzuki dan Bank BRI

Kepala SMK Negeri 3 Luwu, Drs. Damis Asang, M.Pd

Drs. Damis Asang, MPd : Dari Lima Jurusan yang Ada di SMK Negeri 3 Luwu, Empat Sudah Terakreditasi ‘A’ dan Satu Masih Akreditasi ‘B’

LUWU, Tabloid SAR- Guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah yang dinahkodainya, Kepala SMK Negeri 3 Luwu, Drs Damis Asang MPd, menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak.

Para pihak yang diajak bekerjasama oleh Kepala SMK Negeri 3 Luwu antara-lain, PT Suzuki Sinar Galesong dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

“Kami harus terus berbenah diri untuk menjaga mutu dan kualitas pendidikan di sekolah ini. Sehingga kami mengajak sejumlah pihak untuk bekerjasama, terutama pihak-pihak yang dapat menjadi mitra sekolah pada saat siswa-siswi kami melakukan Prakering (Paraktek Kerja Industri- red),” kata Damis, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/08/2018) siang.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2017 lalu pihaknya menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan pihak Suzuki Cabang Palopo.

“Berkat kerjasama tersebut, siswa kami bisa melakukan Prakering di Dealer Resmi Suzuki Cabang Palopo. Bahkan tahun ini, pihak Suzuki memberikan bantuan mesin mobil untuk jadi mesin praktek siswa di sekolah ini,” jelas Damis.

Mantan Kepala SMA Negeri 1 Lamasi tersebut, mengungkapkan pula bahwa pekan depan pihaknya akan mengutus Kepala Kompetensi (Kakom) SMK Negeri 3 Luwu untuk mengikuti pelatihan cara mengoperasikan atau penggunaan alat ‘Spooring dan Balancing’ bantuan dari pihak Dealer Suzuki.

Selain itu, Kepala SMK Negeri 3 Luwu juga menerangkan bahwa pihaknya juga telah menandatangani MoU dengan pihak BRI Cabang Palopo.

“Dalam kerjasama dengan pihak BRI tersebut, disepakati bahwa mereka (BRI- red) akan menerima siswa-siswi kami, khususnya jurusan Akutansi untuk melaksanakan Prakering pada sejumlah ranting BRI, dan teras BRI, termasuk di Kantor Cabang BRI Palopo,” terang Damis.

Lebih lanjut, Damis menyebutkan bahwa dalam kerjasama dengan BRI tersebut, juga diatur ketentuan bahwa pihak BRI akan datang ke SMK Negeri 3 Luwu secara rutin untuk memberikan layanan pembukaan rekening baru, termasuk layanan setoran simpanan bagi siswa-siswinya.

“Jadi peserta didik kami tidak perlu lagi jauh-jauh ke Bank, kalau hanya untuk membuka rekening baru atau ketika mau menabung, karena pegawai BRI yang akan datang ke sekolah ini, guna memberikan layanan tersebut. Selain itu dalam MoU juga diatur bahwa siswa-siswi kami diwajibkan menabung sesuai dengan kemampuan mereka,” urainya.

Sementara untuk jurusan Teknik Pengelasan, selama ini pihak SMK Negeri 3 Luwu sudah bekerjasama dengan sejumlah pihak swasta guna menampung siswanya ketika melaksanakan Prakering.

“Kalau untuk jurusan Teknik Pengelasan, kami sudah lama bekerjasama dengan pihak swasta dalam hal ini, Bengkel Las. Di bengkel-bengkel itulah siswa kami dapat melaksanakan Prakering,” tutur Damis.

BACA JUGA : http://www.tabloidsar.com/2017/05/tahun-ini-smkn-1-walenrang-terima-siswa.html

SMK yang berada di kilo meter (KM) 15 Jalan Trans Sulawesi arah utara Kota Palopo, tepatnya di Desa Baramamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulsel tersebut, membuka lima kejuruan yakni,  Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) yang dulunya bernama Teknik Sepeda Motor (TSM), dan Teknik Pengelasan, serta Akutansi.

Menurut, Damis kelima jurusan yang dibuka di SMK Negeri 3 Luwu tersebut, semuanya sudah terakreditasi.

“Kelima jurusan yang kami buka di sini, semuanya sudah terakreditasi. Bahkan empat jurusan diantaranya telah terakreditasi ‘A’ dan tinggal jurusan Teknik Pengelasan yang masih  terakreditasi ‘B’ oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN),” ujar Damis.

Damis mengungkapkan bahwa pada tahun 2017 lalu jurusan TKR, dan TKJ, serta jurusanTeknik Pengelasan diverifikasi oleh BAN.

“Pada tahun 2017 lalu, jurusan TKR dan jurusan TKJ mendapat akreditasi A, sedangkan jurusan Teknik Pengelasan, baru mendapat akreditasi B,” ungkapnya.

Sedangkan jurusan Akutansi dan jurusan TSM yang sekarang berganti nama TBSM, terakhir diverifikasi oleh BAN pada tahun 2014, dengan nilai akreditasi ‘A’.

“Mengingat akreditasi itu belaku selama lima tahun, maka pada tahun 2019 mendatang, jurusan Akutansi dan TBSM akan ditinjau ulang dan diverikasi kembali oleh Badan Akreditasi Nasional,” ucap Damis sembari mengatakan bahwa pihaknya berharap agar jurusan Akutansi dan TBSM tetap mendapat akreditasi ‘A’ nantinya ketika diverifikasi ulang oleh BAN.

Adapun indicator yang dijadikan sebagai barometer oleh Tim BAN dalam menilai jurusan yang diverifikasinya adalah Delapan Standar Pendidikan Nasional, dan Evaluasi Diri Sekolah (EDS).

“Delapan Standar Pendidikan Nasional meliputi standar kelulusan, standar isi, standar proses pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan pendidikan, serta standar penilaian pendidikan. Sedangkan penilaian EDS meliputi, kelemahan dan kelebihan sekolah,” kunci Damis.

Untuk diketahui, pada tahun ajaran 2017/2018 lalu, SMK Negeri 3 Luwu berhasil menammatkan siswa-siswinya sebanyak 272 orang.

Sedangkan pada tahun ajaran 2018/2019, SMK Negeri 3 Luwu melakukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online sebanyak 315 orang, dengan jumlah pendaftar secara keseluruhan sebanyak 625 orang.

Para pendaftar yang dinyatakan lulus tersebut, dibagi kedalam sembilan ruang belajar (Rumbel) dengan jumlah 35 orang per-Rumbel, sesuai dengan Permendikbud dan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel.

Saat ini, jumlah keseluruhan siswa-siswi SMK Negeri 3 Luwu, tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 854 orang. 

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun wartawan Tabloid SAR diketahui bahwa pada tahun ajaran 2019/2020 mendatang, SMK Negeri 3 Luwu berencana untuk membuka tiga jurusan baru, yakni jurusan Teknik Elektro, dan Teknik Kelistrikan, serta Teknik Bangunan. Rencana ini, masih terus dijajaki dan dikonsultasikan dengan sejumlah pihak terkait.    

Penulis : William Marthom
Editor : Zottok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.