.

.

.

Sabtu, 22 September 2018

Badan Kesbangpol & Linmas Kota Palopo Gelar Sosialisasi Regulasi Tentang Ormas

Dari kiri kekanan : Kepala Sub Bidang Kesbangpol Sulsel Muh Rasdi Fajar, Asisten 1 Pemkot Palopo H Burhanuddin Nurdin, Kepala Badan Kesbangol & Linmas Palopo H Baso Sulaeman dan moderator, saat pembukaan acara sosialisasi sejumlah regulasi yang mengatur tentang Ormas di Hotel Mulia Indah, Jalan Guttu Patalo, Kota Palopo, Sabtu (22/9/2018).
PALOPO, Tabloid SAR- Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Lindungan Masyarakat (Kesbangpol & Linmas) Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar sosialisasi sejumlah regulasi yang mengatur tentang organisasi kemasyarakatan (Ormas).

Regulasi yang disosialisasikan dalam kegiatan tersebut, meliputi Undang-Undang (UU) No.16 Tahun 2017, Peraturan Pemerintah (PP) No. 58 dan 59 Tahun 2016, serta Peraturan Mentri Dalam Negeri (Permendagri) No.56, 57 dan 58 Tahun 2017 tentang Ormas.

Sosialisasi ini, dilaksanakan di Aula Hotel Mulia Indah, Jalan Guttu Patalo No. 42, Kota Palopo, Sulsel, Sabtu (22/09/2018).


Kegiatan sosialisasi tersebut, dihadiri oleh sejumlah tokoh Ormas, organisasi kepemudaan (OKP), para RT dan RW, serta sejumlah LSM yang terdaftar pada Badan Kesbangpol & Linmas Kota Palopo.

Acara ini, dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Politik Pemkot Palopo, H. Burhanuddin Nurdin mewakili  Pj. Walikota Palopo, Andi Arwien Azis.

Dalam sambutannya, Burhanuddin Nurdin menyampaikan permohonan maaf Pj. Walikota Palopo yang tidak sempat hadir karena sedang melaksanakan tugas di luar daerah.

Selain itu, Asisten I Pemkot Palopo juga membacakan naskah sambutan tertulis Pj. Walikota Palopo Andi Arwien.


Sambutan tertulis Pj. Walikota Palopo tersebut, diawali dengan pernyataan permohonan maaf beliau, jika ada sikap dan tindakannya yang kurang berkenan di hati para pejabat dan ASN lingkup Pemkot Palopo, serta di hati masyarakat Kota Palopo.

“Saya memohon maaf, khususnya bagi para pejabat dan ASN lingkup Pemkot Palopo, serta kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Palopo, sekiranya ada salah dan khilaf saya, yang membuat tersinggung dan merugikan, apa lagi jika sampai melukai hati. Baik itu, disengaja maupun yang tidak disengaja,” ujarnya Andi Arwien memohon maaf dalam sambutan tertulisnya.

Ia juga berharap, agar dimaafkan segala kesalahan dan atau kekeliruan yang pernah dilakukan selama menjabat sementara sebagai Walikota Palopo, sebelum dirinya resmi menyerahkan jabatannya kepada Walikota Palopo terpilih, HM. Judas Amir.

“Kata orang bijak, tak ada gading yang tidak retak. Ungkapan peribahasa itu, sangat cocok digambarkan dengan diri saya, baik selaku pribadi maupun selaku Pj. Walikota Palopo. Yang tentunya tidak luput dari sebuah kesalahan atau kekeliruan, jadi mohon kiranya semua itu, dimaafkan dengan ikhlas dan lapang dada,” harapnya dengan tulus secara tertulis.
Direktur Eksekutif LSM Aktivis Pembela Arus Bawah, Rahmat K. Foxcy sedang berdiri berbicara pada sesion diskusi dalam acara sosialisasi sejumlah regulasi yang mengatur tentang Ormas.
Menariknya, pada acara sosialisasi ini, Badan Kesbangpol dan Linmas Kota Palopo menghadirkan sejumlah pihak terkait, menjadi pemateri.

Antaralain, Kepala Sub Bidang Kesbangpol Sulsel, Muhammad Rasdi Fajar yang membawakan materi tentang “Tata Cara Pendaftaran Ormas” agar bisa mendapatkan legalitas dari pemerintah.


Pemateri lainnya adalah Kepala Bidang Penyusunan APBD dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palopo, Emil Nugraha yang membawakan materi mengenai “Bantuan Hibah dari Pemerintah untuk Ormas”.

Dalam kesempatan ini, Kepala Bidang Penyusunan APBD dari BPKAD Kota Palopo tersebut, menjelaskan secara detail dan terperinci mengenai tata cara perolehan dana hibah dari pemerintah yang diperuntukkan bagi Ormas.

Sementara, Kepala Badan Kesbangpol Kota Palopo Dr. H. Baso Sulaiman, M.Si menyampaikan materi tentang “Program Kerja Kesbangpol & Linmas dalam Mengawal Pemerintahan di Kota Palopo Kedepannya”.


Menurutnya, program kerja prioritas yang sedang dilaksanakan oleh instansi pemerintah yang dinahkodainya adalah program deteksi dini, melalui pola kemitraan.

“Program ini, bertujuan agar masyarakat dan Pemkot Palopo dapat bersinergi dalam menangkal radikalisasi dan gangguan keamanan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Kota Palopo,” sebutnya.

Lebih lanjut, Baso Sulaiman menjelaskan bahwa dalam program kerja tersebut, nantinya mitra Badan Kesbangpol & Linmas Kota Palopo, akan memfasilitasi mitra mereka dengan teknologi dan aplikasi berbasis android. Dimana RT dan RW se Kota Palopo, akan menjadi ujung tombak untuk melakukan penyampaian kepada Kesbangpol & Linmas Kota Palopo nantinya, mengenai hal-hal potensi dini yang akan terjadi di wilayahnya masing-masing.

“Sehingga dengan demikian, segala potensi yang akan mejadi pemicu kegaduhan atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Palopo dapat terdeteksi secara dini,” jelasnya.

Penulis   : Andi Muhammad Risaldy

Editorr    : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.