.

.

.

Rabu, 12 September 2018

Diduga Hendak Mengambil Tembaga di Area PT Vale, Frengki Diamankan

Frengki dengan tangan terborgol diamankan di Mapolsek Nuha

LUTIM, Tabloid SAR- Diduga hendak mengambil tembaga di area PT Vale Indonesia Tbk, seorang warga Tanggoloe, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel) diamankan aparat keamanan Polsek Nuha Rabu (12 /09/2018) sekitar pukul 11.20 Wita

Bripka Renaldy saat dihubungi membenarkan adanya warga Tanggaloe bernama Frengki yang diamankan di Polsek Nuha.

“Iya benar memang ada pelaku diamankan, tapi bukan gawenya saya untuk bicara soal itu,” ungkapnya.

Ia menyebutkan kronologisnya bahwa pada hari Rabu 12 September 2018 dini hari sekira pukul 00.30 Wita, Edy bersama Roberto dan Linus, sedang melaksanakan partoli rutin di wilayah area PT.Vale.

Ihwal peristiwa ini, bermula ketika personil Security PT. Vale melakukan patrol rutin di wilayah Sand Blasting dengan membawa anjing pelacak. Patroli tersebut, menemukan Frengki sedang bersembunyi di dalam semak-semak.

“Saat ditemukan bersembunyi di balik semak-semak, Frengki bukannya menyerahkan diri, ia malah mencoba melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api (Senpi) rakitan dan menodongkannya kepada para security yang menemukannya sembari mengatakan ‘jangan bergerak’,” tutur Renaldy.

Barang bukti berupa Senpi rakitan dan  sangkur, serta 2 butir peluru yang disita dari tangan Prengki
Kendati demikian, kata Renaldy, Linus mencoba merampas senjata rakitan tersebut, namun Frengki melakukan perlawanan sehingga terjadi perkelahian antara Linus dengan Frengki.

“Frengki bahkan masih sempat melakukan perlawanan lebih lanjut, sambil mengeluarkan sajam berupa sangkur, lalu menghunusnya dan mengarahkannya kepada securty bernama Linus itu. Namun pada akhirnya Frengki berhasil diamankan,” terangnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan Prengki, yakni satu pucuk Senpi rakitan, dan satu buah sangkur Merk USA M9, serta 2 butir peluru kaliber 3,8 mm.

Setelah dimintai keterangan ternyata pelaku tidak memiliki ijin dari pihak berwajib untuk memiliki atau menyimpan dan menguasai senjata rakitan tersebut.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Nuha untuk diproses lebih lanjut sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Penulis   : Echa
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.