.

.

Rubrik

.

Sabtu, 29 September 2018

Gempa Donggala di Sulteng, Rubuhkan 1 Unit Rumah Warga Kabupaten Wajo

Rumah milik La Jidi, warga Dusun Menreli, Desa Limporilau, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Sulsel yang rubuh akibat gempa berkekuatan 7,7 magnitudo di Kabupaten Donggala, Sulteng, Jumat (28/09/2018) sore

Kepala BPBD Wajo Langsung Perintahkan Tim Reaksi Cepat Turun Tangan

WAJO, Tabloid SAR- Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengakibatkan tsunami dan memporak-porandakan Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Jumat (28/09/2018) sore.

Ternyata tidak hanya mengakibatkan dampak buruk bagi warga di Kabupaten Donggala, Palu dan daerah sekitarnya.

Tapi juga berdampak buruk pada sejumlah daerah di Indonesia yang jaraknya hingga radius ratusan kilometer.


Salah satu daerah yang berjarak ratusan kilometer dari pusat gempa di Kabupaten Donggala, Sulteng adalah Kabupate Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Gempa yang menelan 384 orang korban jiwa, 540 luka-luka, dan hilang sebanyak 29 orang, serta mengakibatkan kerugian materil hingga ratusan milliar rupiah itu, juga merusak satu unit rumah milik warga Kabupaten Wajo di Dusun Menreli, Desa Limporilau, Kecamatan Belawa.

Rumah semi permanen milik La Jidi, warga Kabupaten Wajo tersebut, rubuh dan nyaris rata dengan tanah, bersamaan ketika gempa terjadi di Kabupaten Donggal dan sekitarnya, pada Jumat (28/09/2018) sekitar pukul 18.50 WITA.

Terkait peristiwa ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, Alamsyah ketika mengetahui adanya rumah milik warga Dusun Menreli, Desa Limporilau, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, yang rubuh akibat gempa tersebut, segera melakukan tindakan.


Menurut, Alamsyah bahwa setelah dirinya mendapatkan laporan kejadian yang menimpa warga Desa Limporilau, Kecamatan Belawa itu, pihaknya langsung memerintahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk segera menuju lokasi bencana.

“Setelah mendapat kabar itu, tadi pagi saya langsung perintahkan Tim TRC untuk segera menuju lokasi bencana yang menimpa warga Desa Limporilau guna melakukan assesment dampak bencana, dan memberikan bantuan awal sesuai logistik yang tersedia,” kata Kepala BPBD Kabupaten Wajo saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Sabtu (29/09/2018) pagi.

Kendati demikian pemilik rumah, La Jidi bersama keluarganya berhasil menyelamatkan diri saat rumahnya ambruk akibat gempa.

Meski tidak ada korban jiwa di Kabupaten Wajo, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.