.

.

Rubrik

.

Jumat, 21 September 2018

Kades Sampeang Terpilih Nahkodai Apdesi Luwu Periode 2018-2023

Kades Sampeang, H. Sultan (kiri) terpilih dalam Muscab Apdesi sebagai Ketua DPC Apdesi Kabupaten Luwu periode 2018-2023

LUWU, Tabloid SAR- Kades Sampeang, H. Sultan terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2018-2023.

H. Sultan terpilih sebagai Ketua DPC Apdesi Luwu, setelah berhasil mengungguli dua pesaingnya ketika pemilihan berlangsung dalam forum Musyawarah Cabang (Muscab) Apdesi Luwu yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Luwu di Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa Ibukota Kabupaten Luwu, Sulsel, Kamis (20/09/2018).

Setelah terpilih, H. Sultan resmi menggantikan Ketua DPC Apdesi Luwu periode sebelumnya, Martono Maiseng.  


Menariknya, sebelum pemilihan Ketua DPC Apdesi Kabupaten Luwu dilaksanakan, para kandidat ketua diminta untuk menyampaikan visi misi mereka di depan para peserta Muscab.

Dalam pemaparan visi misinya, H. Sultan mengatakan ketika dirinya terpilih sebagai Ketua DPC Apdesi Luwu, ia akan membuat Apdesi lebih hidup dan lebih baik.

“Maksud saya, kepengurusan sebelumnya bukan mati dan tidak baik, tapi saya akan berusaha menjadikan organisasi yang menjadi wadah perhimpunan para Kades ini, menjadi lebih hidup, serta semakin baik dan lebih maju lagi. Supaya Apdes Luwu dapat menjadi wadah bagi semua anggota dalam mencari solusi atas permasalahan yang dialami,” kata Kades Sampeang meyakinkan para peserta Muscab.


Kendati demikian, mantan Anggota DPRD Luwu tersebut, mengakui bahwa memimpin sebuah organisasi bukanlah hal yang mudah.

“Tapi jika saya diberikan kepercayaan untuk memimpin Apdesi Luwu, lima tahun kedepannya. Maka amanah dan kepercayaan itu, akan saya laksanakan dengan sebaik-baiknya,” janji H. Ismail ketika menyampaikan visi misinya.

Sementara Kades Buntu Matabing, Hidayat dalam pemaparan visi misinya, berjanji jika dirinya terpilih, ia akan menyiapkan pengacara khusus untuk anggota Apdesi Luwu. Sehingga jika ada permasalahan hukum yang dihadapi oleh anggota Apdesi, maka mereka akan didampingi oleh pengacara.

“Selain itu, saya juga akan membuat program agar Apdesi Luwu bisa mempunyai kas organisasi. Tujuannya agar kita tidak keteteran ketika organisasi membutuhkan biaya. Termasuk biaya untuk membayar jasa pengacara Apdesi, jika ada anggota yang membutuhkan pendampingan hukum,” jelasnya.


Sedangkan Kades Samulang, Subair Ismail dalam visi misinya, berjanji akan berinovasi untuk Apdesi Luwu.

“Termasuk, akan lebih aktif dari pengurus sebelumnya. Juga akan berusaha agar DPC Apdesi Luwu bisa memiliki sekretariat,” ucapnya.

Untuk diketahui, Ketua Umum DPP Apdesi, DR.H. Sindawa Tarang SH, MM, MH, yang menghadiri Muscab ini, dalam sambutannya meminta agar para Kades dapat mengikuti Muscab tersebut, secara pro aktif dan tetap menjaga kebersamaan.

“Saya tekankan, siapapun terpilih nantinya menjadi Ketua DPC Apdesi Luwu, diharapkan mampu membawa Apdesi kearah yang lebih baik, dan mampu menampung aspirasi dari para Kades selaku anggota organisasi ini,” himbaunya.

Ia juga menyinggung masalah pelaksanaan Undang-undang Desa yang belum lama disahkan oleh DPR RI.

Terkait regulasi itu, H. Sindawa meminta agar Pemkab Luwu dapat mendorong kegiatan peningkatan kapasitas aparat desa, mengingat kedepannya pemerintah desa akan mendapatkan tambahan suntikan dana dari APBN.

“Ini penting dilakukan, agar para Kades dalam mengelola anggaran dari pemerintah itu, tetap sesuai dengan rule (aturan- red) yang telah ditetapkan,” harapnya.


Asisten I Pemda Luwu, Andi Mudzakkir saat membuka kegiatan tersebut, mengatakan Apdesi Luwu ini, bisa menjadi wadah yang efektif untuk membangun kesejahteraan desa-desa yang ada di Kabupaten Luwu.

Menurutnya, kehadiran Apdesi sebagai organisasi yang menaungi para pamong desa dapat berfungsi sebagai sarana komunikasi, koordinasi, mediasi, advokasi dan wadah perjuangan bagi pemerintah dan masyarakat desa.

“Utamanya peran dalam menjembatani agar pelaksanaan pembangunan oleh pemerintah, bisa lebih diarahkan pada masyarakat pedesaan,” tukasnya.

Andi Mudzakkir juga berharap agar Muscab ini, dapat berjalan dengan lancar dan tertib, sehingga bisa menghasilkan kepengurusan yang lebih solid, kuat, dan memiliki dedikasi untuk memajukan organisasi dan masyarakat desa.

Penulis   : Echa
Editor     : William Marthom


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.