.

.

Rubrik

.

Sabtu, 08 September 2018

Manfaatkan Dana Desa Kades Salupao, Masih Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

Salah satu pembangunan infrastruktur di Desa Salupao yang dibiayai menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2018.

LUWU, Tabloid SAR- Penggunaan Dana Desa yang disalurkan oleh pemerintah pusat, keseluruh desa di wilayah NKRI, umumnya masih fokus pada percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur di pedesaan.

Demikian pula di Desa Salupao, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), pemerintah desa bersama masyarakatnya sepakat untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur di desa mereka.

Kesepakatan itu, ditetapkan dalam Musyawarah Desa (Musdes) yang sebelumnya juga telah disepakati dalam forum musyawarah pada tingkat dusun (Musdus).

Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala Desa (Kades) Salupao, Marthen Garanta ketika ditemui wartawan Tabloid SAR  di ruang kerjanya, Jumat (07/09/2018).


Menurutnya, penetapan program prioritas dalam pemanfaatan Dana Desa di desa yang dinahkodainya, ditetapkan berdasarkan aspirasi dan usulan masyarakatnya.

“Dalam mengalokasikan penggunaan anggaran Dana Desa, agar pemanfaatannya berdasarkan kebutuhan masyakat dan supaya penggunaannya merata pada seluruh wilayah desa. Maka kami memfasilitasi pertemuan  warga pada tingkat dusun untuk menggelar Musyawarah Dusun (Musdus). Guna menyerap aspirasi dan usul, serta saran-saran mereka,” kata Marthen Garanta.

Ia menambahkan bahwa setelah itu, baru mengadakan pertemuan lanjutan pada tingkat desa atau Musdes (Musyawarah Desa).

“Dalam Musdes itu, semua usulan dari masing-masing dusun yang ada di desa kami, dirangkum dan ditetapkan berdasarkan skala prioritas dan azas pemerataan pembangunan pada semua wilayah desa,” terang Marthen Garanta.

Dengan demikian, tambah Marthen Garanta, pemanfaatan Dana Desa sebaik mungkin dapat diwujudkan dan pemerataan pembangunan di desa pada semua dusun yang ada juga bisa dilaksanakan.

Lebih lanjut, Kades Salupao menjelaskan bahwa berdasarkan hasil Musdus dan Musdes tersebut, maka pemanfaatan Dana Desa Tahun Anggaran (TA) 2018 di desanya, masih di dominasi oleh kegiatan fisik berupa pembangunan infrastruktur desa.

“Jadi realisasi pemanfaatan Dana Desa pada pencairan tahap pertama, masih fokus pada pembangunan sarana dan prasarana desa. Berdasarkan hasil Musdus yakni program usulan prioritas dari 6 dusun yang ada di Desa Salupao,” jelas Marthen Garanta.


Marthen Garanta menyebutkan bahwa pembangunan sarana dan prasarana yang dibiayai menggunakan Dana Desa TA. 2018 antaralain pembangunan talud sepanjang 640 meter, pembuatan 20 unit jamban, pembangunan 4 unit plat dekker dan pengkrikilan jalan sepanjang 4 kilo meter.

“Itu semua kami akomodasi, supaya masyarakat dapat menikmati pemerataan pembangunan. Terutama bagi masyarakat desa kami, yang mayoritas berprofesi sebagai petani, sehingga usulan program pembangun plat dekker dan talud, serta pengkrikilan jalan tani. Kami realisasikan, agar dapat memperlancar akses jalan bagi masyarakat Desa Salupao ketika berangkat dari rumah mereka menuju sawah atau ladang mereka, begitu juga sebaliknya saat mereka balik bertani dan hendak pulang ke-rumahnya masing-masing,” kuncinya.

Penulis   : Jirham
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.