.

.

.

Rabu, 12 September 2018

SDN 307 Beuma Harapkan Gedung Perpustakaan dan Rehab Bangunan Sekolah


Tampak murid-murid SDN 307 Beuma menggelar senam pagi secara massal.

LUWU, Tabloid SAR- Meski Sekolah Dasar Negeri (SDN) 307 Beuma berada di daerah terisolasi, tepatnya di Desa Lissaga, Kecamatan Basse Sangtempe (Bastem), Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Akan tetapi bukan berarti tidak harus menata estetika lingkungan sekolahnya.

Hal tersebut terlihat pada halaman sekolahnya yang tampak tertata rapi. Karena diwarnai tanaman kembang yang senantiasa berbunga mekar dan pepohonan hijau yang tampak tertata rapi, sehingga cukup indah dipandang mata.

Patut dikatakan, bahwa sekolah yang berlokasi pada salah satu lembah pada kaki Gunung Sinaji sebelah Timur tersebut, sudah dapat dikategorikan sebagai sekolah adiwiyata. Maksudnya, merupakan sebuah sekolah yang telah peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah dan nyaman.

Pada pagi hari Jumat, (7/9/2018) jam tangan telah menunjukkan pukul 07.00 Wita. Tampak murid-murid sedang melakukan senam pagi secara massal dengan gerakan mengikuti irama musik, pada halaman sekolah yang dinahkodai oleh Normawati SPd MSi tersebut.

Saat itulah, awak Tabloid SAR ini menyempatkan diri untuk mengambil gambar foto-foto pada murid-murid yang sedang melakukan senam massal, dengan gerakan-gerakannya yang cukup indah pula.

Setelah itu, awak media inipun menemui Kepala SDN 307 Beuma, Normawati yang juga sedang mengarahkan murid-muridnya untuk masuk ke dalam ruang kelasnya masing-masing. Dengan ramahnya memberikan sambutan dan menyapa, kapan tibanya pak wartawan dan apa yang bias saya bantu? tanya dia dengan senyumannya yang khas.

Setelah ngobrol-ngobrol santai sejenak. Lalu Normawati menyampaikan bahwa senam pagi seperti ini, dilakukan setiap Jum'at, sebelum pelajaran dimulai.

“Itu (senam pagi –red) sudah diterapkan di sekolah kami selama ini,” tukasnya.

Menurutnya, bahwa senam pagi ini dilakukan sebab sudah menjadi program pemerintah.

“Ya, kita lakukan secara rutin setiap Jumat, setelah murid-murid kerja bakti membersihkan halaman sekolah,” tuturnya.

Maksudnya, kata Normawati, supaya anak-anak, selain dapat memahami pentingnya memelihara kebersihan, namun juga dapat memahami bahwa senam pagi itu adalah olahraga yang dapat menyehatkan badan.

“Jika lingkungan sekolah bersih dan rapi serta murid-murid menjadi sehat, kan dengan mudah pula menyerap pelajaran di kelas,”ucapnya.

Normawati lanjut mengemukakan, di sekolah kita ini tidak ada kendala apa-apa dalam melakaukan kegiatan proses belajar-mengajar.

“Apalagi murid-murid kita di sini sangat patuh dan juga tepat waktu masuk sekolah, walau berada di daerah terisolir begini,” imbuhnya.

Mengenai kualitas pendidikan, sambung dia, murid-murid kita di sini cukup cepat menerima materi pelajaran yang diajarkan oleh guru-guru.

“Hanya saja kita memiliki perpustakaan sekolah yang sudah tua dan perlu direhap," terang Normawati.

Selain itu, tambah dia, kita juga butuh buku-buku bacaan guna menambah referensi ilmu pengetahuan, untuk membiasakan murid-murid dalam mendorong minat bacanya.

Untuk itu, harapnya kiranya pemerintah dapat memberikan bantuan rehap bagunan perpustakaan sekolah dan buku-buku bacaan yang direferensikan untuk murid-murid.

“Termasuk bantuan rehap bangunan sekolah dan memperbaharui pengadaan mobilernya,”pungkas Kepala SDN 307 Beuma tersebut.

Penulis   : Herman
Editor     : Ories

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.