.

.

.

Rabu, 10 Oktober 2018

Data Polres Luwu, Sudah 443 Korban Gempa Dan Tsunami Sulteng Mengungsi di Luwu

Sejumlah korban gempa dan tsunami Sulteng yang mengungsi ke Kabupaten Luwu, saat menerima bantuan dari warga di Desa Bassiang, Luwu, Rabu (10/10/2018).
LUWU. TABLOID.SAR - Pasca gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), membuat puluhan ribu warga mengungsi ke luar daerah tersebut.

Di wilayah Kabupaten Luwu, pengungsi korban gempa dan tsunami Sulteng sudah mencapai 443 orang sesuai data dari Polres Luwu.

Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso mengatakan pendataan ini dilakukan untuk mengetahui keberadaan pengungsi di wilayah hukum Luwu.

Selain untuk menjaga kamtibmas juga untuk mengambil tindakan kemanusiaan kepada mereka yang menjadi korban bencana gempa di Palu.

"Ini baru data kita yang sementara dan bisa berubah, diharapkan juga kerja sama semua pihak untuk bisa saling memberi informasi," katanya saat melepas bantuan logistik ke Palu, di depan Mapolres Luwu, Rabu (10/10/2018).

443 pengungsi korban gempa dan tsunami yang masuk ke wilayalah Luwu, tersebar di 9 kecamatan. Yakni Kecamatan Larompong 4 orang, Bupon 1 orang, Belopa 76 orang, Suli 95 orang, Lamasi 27 orang, Walenrang 165 orang, Bajo 15 orang, Bua 44 orang, serta Kecamatan 16 orang.

Jumlah tersebut diduga akan terus bertambah mengingat banyaknya warga Luwu yang merantau dan mencari pekerjaan di wilayah Palu, Sigi dan Donggala. (Echa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.