.

.

.

Senin, 15 Oktober 2018

Diduga Lakukan Pungutan Liar, Tipikor Polda Sulsel Geledah Kantor BPN Malili

Sejumlah Aparat Kepolisian yang diketahui merupakan tim dari Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulsel, melakukan penggeledahan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), di kawasan Puncak Indah Malili, Kabupaten Luwu Timur, Senin (15/10/2018).

LUTIM. TABLOID.SAR – Sejumlah Aparat Kepolisian yang diketahui merupakan tim dari Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulsel, melakukan penggeledahan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), di kawasan Puncak Indah Malili, Kabupaten Luwu Timur, Senin (15/10/2018).

Saat melakukan penggeledahan, Tipikor Polda Sulsel ini dibackup oleh personil Polres Luwu Timur, dengan bersenjata lengkap.

Mereka melakukan penggeledahan untuk mencari bukti berupa berkas dan dokumen disejumlah ruangan, terkait dengan dugaan kasus pungutan liar atau pemotongan uang ganti rugi lahan Islamic Center Malili, kepada warga terdampak.  

Saat dikonfirmasi kepada Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, ia membenarkan adanya penggeledahan dan mengatakan bahwa penggeledahan di Kantor BPN Malili dilakukan terkait dengan kasus pungutan liar pada pembebasan lahan Islamic Center Malili, Luwu Timur.

“Penyidik Tipikor Polda Sulsel sudah menetapkan AF, Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Luwu Timur sebagai tersangka dalam kasus pungutan liar atau pemotongan uang ganti rugi lahan Islamic Center yang diberikan Pemkab Luwu Timur kepada para warga yang terdampak pembangunan Islamic Center tahun 2018 tersebut,” kata Dicky.

Dicky melanjutkan, bahwa AF dijerat Undang-undang nomor 20 tahun 2001, perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), khususnya Pasal 12 huruf e.

“Tersangka AF ini, terancam hukuman maksimal 4 tahun penjara, dengan denda minimal Rp 200 juta,” lanjutnya.

Penggeledahan tersebut, membuat aktivitas di Kantor BPN Malili menjadi lumpuh. Sejumlah warga yang akan mengurus dokumen tanah, terpaksa pulang karena pegawai BPN sedang berada di ruang lainnya.

 “Kami pulang saja, karena sedang ada penggeledahan ternyata. Dan katanya penggeledahan ini hingga sore hari,” ujar Rosmala, warga Luwu Timur.

Editor  : Thio

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.