.

.

.

Senin, 22 Oktober 2018

Front Mahasiswa Palopo Peduli Kejaksaan Suarakan Evaluasi Kajari Palopo

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Palopo Peduli Kejaksaan, saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Palopo, Senin (22/10/2018).

PALOPO. TABLOID.SAR – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Palopo Peduli Kejaksaan, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Palopo, Senin (22/10/2018).

Massa aksi mendesak Kepala Kejaksaan Agung RI untuk melakukan evaluasi dan menindak tegas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palopo, Adianto, SH.MH, yang diduga telah melakukan permintaan renovasi Rumah Jabatan (Rujab) yang dinilai melanggar aturan yang ada.

Atas permintaan tersebut, kemudian mengusulkan pembangunan rumah dinas dalam APBD Pemkot Palopo dan disetujui oleh DPRD kota Palopo.

Dalam orasinya, koordinator lapangan (Korlap), Reski mengatakan jika pihak Kajari diduga telah melakukan intervensi terkait dengan proses pelelangan renovasi rujab tersebut.

"Diduga kejari kota Palopo melakukan intervensi proses lelang untuk memperoleh fee dari proyek pembangunan rumah dinas kajari tersebut," kata Reski, saat melakukan orasi.

Aksi tersebut, sempat diwarnai protes oleh pihak Kejari Palopo, karena disinyalir tidak memiliki surat izin dari aparat kepolisian Polres Palopo. 

Saat ditemuai oleh Kasipidsus Kejari Palopo, Amri, para pengunjuk rasa tetap melakukan aksinya dan berorasi di depan Kantor Kejari Palopo, dengan pengawalan ketat Aparat Kepolisian.

Namun, usai melakukan orasi, puluhan pengunjuk rasa ini pun membubarkan diri secara tertib.

 Penulis : Yasri Mhala
Editor    : Thio

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.