.

.

.

Rabu, 31 Oktober 2018

Gempur Suarakan Aspirasi Masyarakat Rampi di Palopo


Puluhan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Peduli Rampi melakukan aksi damai untuk menyuarakan aspirasi Masyarakat Rampi di Perempatan Lampu Merah Dinasti dan Gaspa Kota Palopo, Rabu (31/10/2018).
PALOPO. TABLOID.SAR - Puluhan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Peduli Rampi melakukan aksi damai untuk menyuarakan aspirasi Masyarakat Rampi di Perempatan Lampu Merah Dinasti dan Gaspa Kota Palopo, Rabu (31/10/2018).

Korlap aksi, Bangsi menyampaikan bahwa hingga saat ini Kecamatan Rampi Kab Lutra belum tersentuh pembangunan. Persoalan mendasar seperti infrastruktur jalan, pendidikan dan kesehatan masih sangat memprihatikan kondisinya sampai hari ini.

"Permasalahan dasar tersebut masih terus dirasakan oleh Masyarakat Rampi meskipun sudah beberapa kali pergantian Bupati dan Gubernur," ucapnya dalam orasi.

Sistem pendidikan yang ada di Kecamatan Rampi jauh dari profesional dengan sedikitnya jumlah sekolah, biaya UNBK yang dibebankan kepada siswa dan banyaknya guru yang malas datang mengajar.

Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan ibukota Kabupaten dengan Kec Rampi belum terbangun, sehingga tidak ada akses jalan yang memadai. Masih berupa jalan tanah yang ekstrem naik turun gunung.

"Dalam semangat momentum Sumpah Pemuda ini kami selaku generasi muda turut memperjuangkan dan menyuarakan keresahan masyarakat Rampi Kab Lutra," pungkasnya.

Adapun tuntutan massa sebanyak 4 buah yaitu:

1. Meminta kepada Gubernur Sulawesi Selatan Untuk segera merealisasikan janji politiknya yang akan memperhatikan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terisolir di Sulsel secara khusus di Kec Rampi Kab Lutra

2. Meminta kepada Gubernur dan Dinas Pendidikan Sul-Sel untuk segera memperhatikan dan menindak pendidikan di Kec Rampi Kab Lutra seperti profesiionalitas ASN dan honorer di SMAN 15 Lutra yang malas dan tidak pernah masuk mengajar.

3. Meminta kepada Pemkab Lutra untuk mengevaluasi dan memperhatikan pendidikan di Kecamatan Rampi.

4. Meminta kepada Pemkab Lutra untuk memperhatikan sarana dan prasarana kesehatan di Kecamatan Rampi.

Selain mengibarkan bendera lembaga dan spanduk, massa aksi juga melakukan aksi bakar ban bekas sehingga sempat mengganggu pengguna jalan.

Penulis  : Yasri Mhala
Editor     : Thio

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.