.

.

Rubrik

.

Kamis, 11 Oktober 2018

Pemda Luwu Utara Terus Pantau Kondisi Pengungsi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng


Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara, melalui Tim Terpadu yang terdiri BPBD, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, membentuk Rumah Singgah bagi pengungsi bencana Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (11/10/2018)
LUTRA. TABLOID.SAR - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara, melalui Tim Terpadu yang terdiri BPBD, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, membentuk Rumah Singgah bagi pengungsi bencana Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hal ini diungkap Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Lutra, Anjas Rusli, saat melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan dan pemberian bantuan berupa sembako kepada para pengungsi di Kecamatan Tanalili dan Bone-bone, Kamis (11/10/2108). 

“Dalam upaya memberikan pelayanan optimal kepada pengungsi dan kemungkinan pengungsi lainnya yang datang ke Luwu Utara, kita akan membuat Rumah Singgah di Desa Bungadidi, perbatasan Luwu Utara – Luwu Timur,” ungkap Anjas.

Anjas menambahkan, bahwa rumah singgah ini juga merupakan posko pencarian keluaga korban yang masih hilang kontak di Palu, Sigi dan Donggala. Sementara itu, pengungsi yang sakit akan dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Kita berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk para pengungsi yang masuk ke Luwu Utara,” tambahnya.

Dalam pemantauan dan pemeriksaan kesehatan tersebut, tim terpadu melayani sedikitnya 49 pengungsi di yang ada di Kecamatan Tanalili, serta 27 orang di Bonebone.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Kepala BPBD Luwu Utara, Alauddin Sukri, Kadinsos Besse A Pabeangi, Kabid Kesmas Anjas Rusli, Kabid Yankes, Kepala UPT Puskesmas Tanalili Nisma dan Kepala UPT Puskesmas Bone-bone Sarah.

Penulis : Dedy Budiman
Editor   : Tio


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.