.

.

.

Selasa, 20 November 2018

Bupati Lutim Bersama Pemprov Sulsel, Kemendes PDTT dan PT Vale Teken MoU Percepatan Pembangunan Desa

Dari kiri kekanan : Presiden Direktur PT. Vale Indonesia Tbk Nico Kanter, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Bupati Lutim HM Thoriq Husler, dan Sekjend Kemendes PDTT RI Anwar Sanusi menandatangani MoU Program Percepatan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Kawasan Pedesaan pada Wilayah Pemberdayaan PT. Vale Indonesia di Kabupaten Lutim, Sulsel.  

JAKARTA, Tabloid SAR- Guna menidaklanjuti serangkaian penjajakan dan komunikasi intens yang telah dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Kawasan Pedesaan pada wilayah Pemberdayaan PT. Vale Indonesia di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel).

Maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lutim bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, dan PT. Vale Indonesia Tbk, menyepakati sebuah Nota Kesepahaman Bersama di Operasional Room Lantai I, Gedung Utama Kemendes PDTT RI di Jalan TMP Kalibata No. 17, Jakarta Selatan, Senin (19/11/2018).

Kesepakatan bersama tersebut, ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang melibatkan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Kemendes PDTT Anwar Sanusi, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Bupati Lutim HM Thoriq Husler dan Presiden Diretur PT. Vale Indonesia, Nicolas Canter.

MoU itu, bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat pada wilayah pemberdayaan PT. Vale di Kabupaten Lutim, dengan prinsip kerjasama yang saling menguntungkan, transparan, akuntabel, objektif, serta akselaratif.


Kesepakatan kerjasama yang telah teken tersebut, akan menjadi landasan bagi para pihak dalam melakukan kerjasama saling mendukung sesuai dengan tugas dan kewenangannya masing-masing berdasarkan peraturan perundangan-undangan melalui kegiatan bersama sebagaimana dimaksud dalam MoU itu.

Secara garis besar MoU itu berisi kesepakatan bersama dalam hal, pengembangan dan pembinaan kapasitas SDM, pengembangan dan pembinaan kapasitas Badan Kerjasama Antar Desa, BUMDes, pengembangan dan pembinaan kapasitas kelembagaan masyarakat, serta pengembangan dan pembinaan kapasitas usaha ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif masyarakat pada wilayah pemberdayaan PT. Vale di Kabupaten Lutim.
Dari kiri kekanan : Presiden Direktur PT. Vale Indonesia Tbk Nico Kanter, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Bupati Lutim HM Thoriq Husler, dan Sekjend Kemendes PDTT RI Anwar Sanusi memperlihatkan Naskah Nota Kesepahaman Bersama yang telah ditandatangani bersama para pihak terkait di Operasional Room Lantai 1 Gedung Utama Kemendes PDTT RI, Jalan TMP Kalibata No. 17 Jakarta Selatan, Senin (19/11/2018)
Dalam kesempatan itu, Bupati Lutim HM Thoriq Husler mengatakan bahwa tujuan utama dari penandatanganan MoU ini, dalam rangka percepatan pembangunan kawasan perdesaan dan penguatan perekonomian masyarakat desa, khususnya pada wilayah pemberdayaan PT. Vale di Lutim.

“Dengan adanya MoU ini, diharapkan bisa menjadi salah satu langkah dalam memajukan desa dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa khususnya yang ada di wilayah pemberdayaan PT. Vale,” kata Husler.

“Maka dalam rangka pengembangan tersebut, dibutuhkan kerjasama dengan banyak pihak. Sehingga disepakati untuk menggandeng perusahaan, Pemprov Sulsel dan kementerian terkait untuk mendukungnya,” tambahnya.


Hal senada juga disampaikan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, ia meyakini bahwa program yang dicanangkan Kemendes PDTT bisa memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat di daerah pedesaan.

“Program pemberdayaan dan percepatan pembangunan daerah pedesaan, serta upaya untuk mengakselerasi peningkatan kesejateraan masyarakat oleh pemerintah pusat melalui kementrian terkait yang ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, seperti MoU yang baru kita tandatangani, saya yakini akan lebih efektif dalam pencapaian sasaran program tersebut,” kata Nurdin Abdullah.

Sementara Presiden Direktur PT.Vale Indonesia Tbk mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur karena dapat menjadi bagian dari pihak yang dilibatkan dalam penandatangan MoU tersebut.

“Kami bersyukur karena bisa menjadi bahagian dari salah satu pihak yang ikut menandatangani MoU ini. Kita berharap, semoga dengan adanya kesepakatan kerjasama ini, maka program-program pemberdayaan masyarakat di wilayah pemberdayaan PT. Vale yang telah kami rencanakan bisa kami realisasikan,” ujar Nicolas Canter.


Dalam kesempatan yang sama, Sekjend Kemendes PDTT, Anwar Sanusi menerangkan bahwa pihaknya berharap agar MoU yang telah ditandatangani pada saat itu, dapat diimplementasikan dengan penuh komitmen dari seluruh pihak yang telah  bertandatangan.

“Kita berharap, melalui MoU yang baru kita tandatangani dapat mengakselerasi cita-cita pemerintah dalam membangunan Indonesia yang dimulai dari daerah pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa-desa dalam kerangka NKRI dapat kita wujudkan bersama,” harapnya.


Untuk diketahui, selain penandatangan MoU, pada waktu dan tempat yang sama Pemkab Lutim juga menyepakati Perjanjian Kerjasama yang ditandatangani oleh Plt. Dirjen Pembangunan Kawasan Pedesaan Harlina Sulistyorini, Kadis Pemberdayaan Masayarakat Desa Pemprov Sulsel Mustari Soba, Sekda Lutim Bahri Suli, serta Direktur Komunikasi dan Hubungan Luar PT. Vale Indonesia Vinyaman Gunawardana.

Penandatangan MoU dan Perjanjian Kerjasama tersebut, turut disaksikan Wakil Bupati Lutim Irwan Bachri Syam, Wakil Presiden Direktur PT. Vale Indonesia Bernardus Irmanto, Kadis PMD Lutim Halsen, Kabag Pemerintahan Setda Lutim Senfry Oktavianus, serta sejumlah pejabat dari Kemendes PDTT RI.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.