.

.

.

Kamis, 29 November 2018

DPRD Wajo Setujui Tiga Ranperda Menjadi Perda dalam Waktu Sehari


Ketua DPRD Wajo, HM Yunus Panaungi selaku Pimpinan Sidang Paripurna mengetukkan palu sidang sebagai tanda disetujuinya tiga Ranperda untuk dilanjutkan dan ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Wajo.

WAJO, Tabloid SAR – Para Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Wajo menggelar Sidang Paripurna dengan agenda Laporan Hasil Pembahasan Akhir Rapat Panitia Khusus (Pansus) yang bertugas membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Wajo di Ruang Sidang Utama DPRD Wajo, Kamis (29/11/2018).

Ketiga Ranperda yang dibahas dalam sidang tersebut, adalah Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penyertaan Modal Daerah pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), serta Ranperda Bangunan Gedung.

Dalam sidang ini, Ketua DPRD Wajo, HM Yunus Panaungi selaku Pimpinan Sidang Paripurna memberi kesempatan secara bergantian kepada para Juru Bicara (Jubir) Pansus untuk menyampaikan laporannya terkait ketiga Ranperda tersebut.

“Baik para Anggota Dewan Yang Terhormat, kami persilahkan para Jubir Pansus untuk menyampaikan Laporan Hasil Pembahasan Akhir Pansusnya,” ujar Yunus Panaungi.


Setelah dipersilahkan, Andi Gusti Makkarodda dari Fraksi Partai NasDem membacakan laporannya terkait Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Ranperda Perubahan Ketiga Perda Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penyertaan Modal Daerah pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sedangkan, Sudirman Meru dari Fraksi PAN menyampaikan laporan Pansus yang bertugas membahas Ranperda Bangunan Gedung.

Kedua Jubir Pansus yang mewakili Pansus mereka dalam menyampaikan laporannya menyatakan, secara subtansial mereka telah mencermati secara seksama bahwa pembentukan Ranperda yang mereka bahas telah memenuhi segala aspek.

“Dalam rapat terakhir kami di Pansus, kami telah mengkaji secara mendalam dan teliti mengenai pembentukan Perda sebagaimana yang ditugaskan kepada kami, baik dari tinjauan aspek yuridisnya maupun dari aspek filosofis dan sosiologis. Dan menurut hemat kami, semuanya telah memenuhi kejelasan baik dari segi tujuan dan kesesuaiannya berdasarkan hirarki hukum, maupun dari segi manfaat kedayagunaannya terhadap pemerintah daerah (Pemda) dan masyarakat,” kata para Jubir Pansus dalam Sidang Paripurna itu.


Setelah mendengarkan Laporan Akhir Hasil Pembahasan Pansus dari para Jubir Pansus, segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Wajo yang hadir dalam Sidang Paripurna tersebut, menyetujui ketiga Ranperda itu, untuk dilanjutkan dan ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Wajo.

Sementara itu, Bupati Wajo yang diwakili oleh Sekda Wajo, H. Amiruddin dalam pandangan akhirnya terkait dengan ketiga Ranperda tersebut, mengatakan bahwa dengan disetujui Ranperda ini menjadi Perda, maka Pemda Wajo berharap dapat mencapai hasil maksimal.

“Kita berharap, semoga dengan disahkannya Perda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah ini, diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan dan tantangan mengenai  pengelolaan barang milik daerah di Kabupaten Wajo berdasarkan peraturan perundang – undangan yang terbaru,” ucap Amiruddin mewakili Bupati Wajo H Andi Burhanuddin Unru.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.