.

.

.

Senin, 26 November 2018

HEBAT... Tahun 2019 DPMPTSP Kabupaten Torut Mulai Terapkan Implementasi Perizinan Berbasis Online


Kepala DPMPTSP Kabupaten Torut, Dra. Mulyati S.Tikupadang
TORAJA, Tabloid SAR- Dalam rangka memberikan kemudahan dan kepastian bagi masyarakat dan para pelaku usaha yang hendak melakukan pengurusan perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel).

Maka tahun 2019 mendatang, DPMPTSP Kabupaten Torut akan mulai menerapkan implementasi program perizinan berbasis online dengan menggunakan aplikasi Online Single Submission (OSS) Sicantik Cloud.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala DPMPTSP Kabupaten Torut, Mulyati S. Tikupadang ketika ditemuai wartawan Tabloid SAR di ruangkerjanya, Sabtu (24/11/2018).


Menurutnya, OSS Sicantik Cloud adalah sebuah aplikasi yang terintegrasi dengan seluruh aplikasi perizinan secara elektronik.

“Penerapan sistem perizinan berbasis aplikasi OSS merupakan sebuah keharusan untuk diterapkan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Torut. Karena penerapan sistem OSS diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Integrasi Secara Elektronik,” kata Mulyati.

Mantan Kabag Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Torut tersebut,  menambahkan bahwa dengan mengimplementasi sistem OSS Sicantik Cloud, maka itu berarti Pemerintah Kabupaten Torut melalui DPMPTSP Torut, sudah semakin memberi kemudahan bagi masyarakat dan para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Torut melalui penerapan sistem perizinan yang terintegrasi secara elektronik.

“OSS Sicantik Cloud merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh pemerintah pusat, sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha dengan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi secara elektronik,” tambah Mulyati.


Selain itu, Mulyati menerangkan bahwa untuk dapat menggunakan aplikasi OSS Sicantik Cloud pada saat mengajukan permohonan perizinan, maka para pemohon diwajibkan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Salah satu syarat untuk dapat mengakses sistem aplikasi OSS Sicantik Cloud, ketika mengajukan permohonan perizinan adalah harus memiliki NIK. Agar permohonannya dapat diproses lebih lanjut secara online,” terangnya.

Lebih lanjut, Alumni Fakultas Sospol Universitas Hasanuddin (Unhas) 1993 itu, menjelaskan bahwa aplikasi Sicantik Cloud adalah aplikasi yang akan digunakan oleh DPMPTSP Kabupaten Torut untuk memproses seluruh layanan perizinan secara online pada tahun 2019 mendatang.

“Sicantik Cloud nantinya akan terintegrasi dengan aplikasi OSS, sehingga para pelaku usaha atau masyarakat yang mengajukan izin melalui aplikasi OSS akan diproses oleh DPMPTSP Torut dengan menggunakan aplikasi Sicantik Cloud,” jelasnya.

Melalui kesempatan ini pula, Kepala DPMPTSP Kabupaten Torut menyatakan bahwa  penerapan pelayanan terpadu satu pintu dengan OSS Sicantik Cloud itu, diharapkan bisa efektif dalam  mengurangi birokasi, serta mempermudah para pelaku usaha dan masyarakat ketika mengurus perizinan yang mereka butuhkan.

“Jadi jelas bahwa dengan menggunakan aplikasi OSS nantinya, maka model pelayanan perizinan terintegrasi pada DPMPTSP Kabupaten Torut akan lebih cepat, murah, serta memberikan kepastian, karena terintegrasi secara elektronik dan lebih praktis bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja dengan dukungan jaringan internet,” tukasnya.


Dalam rangka mendukung penerapan aplikasi OSS Sicantik Cloud tersebut, kata Mulyati, maka pada awal tahun 2019 mendatang DPMPTSP Torut akan mengutus sejumlah stafnya untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian RI. 

“Guna memenuhi sumberdaya pada DPMPTSP Kabupaten Torut agar dapat melaksanakan sistem OSS Sicantik Cloud secara efektif dan maksimal, maka pada awal tahun mendatang kami akan mengutus paling sedikit 10 orang staf DPMPTSP Torut, untuk mengikuti Bimtek di Kementrian Kominfo, termasuk pada Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian. Karena DPMPTSP nantinya dalam menerapkan layanan sistem OSS Sicantik Cloud, harus mampu memberikan pendampingan dalam mengakses layanan OSS bagi pemohon yang ingin mengurus perizinannya, jika mereka membutuhkan bantuan secara gratis tanpa pungutan jasa pendampingan,” kunci Mulyati.

Untuk diketahui penerapan sistem OSS Sicantik Cloud juga sejalan dengan Peraturan Mentri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendagri) Nomor 138 Tahun 2017 tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah.

Penerapan aplikasi OSS tersebut, juga masuk dalam rencana aksi pencegahan tindak pidana korupsi sesuai rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena diyakini bahwa program ini, dapat pula menjamin proses perizinan secara transparan dan akuntabel.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.