.

.

.

Senin, 19 November 2018

LUAR BIASA... Kades Tabah Gunakan Dana Desa TA 2018 Bangun Draenase Sepanjang 1 Km Lebih

Proses pembangunan draenase sepanjang 613 meter di Dusun Padang Lempang, Desa Tabah, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu. Proyek ini, dibayai menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2018 sebanyak Rp 226.804.700,-   

LUWU, Tabloid SAR- Sejak era pemerintahan Jokowi – JK, Desa Tabah bersama seluruh desa lainnya di Indonesia, setiap tahunnya mendapatkan Dana Desa yang bersumber dari APBN.

Selain mendapatkan Dana Desa setiap tahun, Desa Tabah juga mendapatkan Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD Kabupaten Luwu.

Tahun ini, Desa Tabah menerima Dana Desa dari APBN Tahun Anggaran (TA) 2018 sekitar Rp 744 juta dan ADD kurang lebih Rp 327 juta.

Hal tersebut, diungkapkan Kepala Desa (Kades) Tabah, Adriadi ST ketika ditemui di kantornya yang berada di Desa Tabah, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (19/11/2018).


Menurutnya, selama ini pihaknya membangun desa yang ia nahkodai dengan menggunakan Dana Desa dan ADD.

“Khusus untuk tahun ini, Dana Desa seluruhnya kami gunakan membiaya kegiatan pembangunan fisik, yakni pengkrikilan jalan dengan volume 210 meter x 3 meter di Dusun Pani’ Langkan, pembuatan plat dekker sebanyak 4 unit tiga unit diantaranya di Dusun Pani’ Langkan dan 1 unit di Dusun Padang Lempang, pembuatan draenase sepanjang 1.035 meter yang tersebar pada dua titik yaitu 719 meter di Dusun  Pani’ Langkan dan 316 meter di Dusun Padang Lempang, serta pembuatan talud sepanjang 118 meter di Dusun Pani’ Langkan, dan pembangunan rabat beton (jalan beton- red) sepanjang 77 meter di Dusun Padang Lempang,” sebut Adriadi.

Lebih lanjut, Kades Tabah dua periode tersebut, menerangkan bahwa ADD yang diterima oleh desanya tahun ini, tidak ada yang digunakan untuk kegiatan fisik.

“Kalau ADD kami tahun ini, semua untuk kegiatan non fisik seperti biaya penyelenggaraan pemerintahan desa, operasional aparat desa, honor perangkat desa dan biaya pengadaan ATK (Alat Tulis Kantor- red), termasuk digunakan untuk memfasilitasi pemilihan perangkat desa seperti pemilihan Kepala Dusun dan Ketua RT, serta digunakan membiayai penyediaan BPJS Jaminan Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan khusus bagi aparat desa,” terangnya.

Sedangkan dana yang bersumber dari Bagi Hasil Redribusi dan Pajak Desa (BHRPD) sebanyak Rp 13 juta, kata Adriadi, akan digunakan untuk merehabalitasi kamar mandi dan WC Kantor Desa Tabah.


Untuk diketahui, hingga saat ini seluruh kegiatan pembangunan fisik di Desa Tabah,  baru rampung 90 persen, karena satu item pembangunan draenase di Dusun Pandang Lempang, sepanjang 316 meter masih sementara berlangsung.

Diketahui pula bahwa Desa Tabah dengan luas ± 9 Km2 terdiri dari 5 dusun, yakni Dusun Tabah, Pongrakka, Padang Lempang, Pappoko’, dan Pani’ Langkan, dihuni 617 Kepala Keluarga atau sekitar 4.607 jiwa yang mayoritas berprofesi sebagai petani penggarap sawah dengan luas areal persawahan sebesar 602 hektar.

Pada tahun 2017 lalu, Kades Tabah, Adriadi ST, memfokuskan pembangunan infrastruktur desanya yang dibiayai menggunakan Dana Desa di Dusun Tabah dan Dusun Pongrakka. Sementara Dana Desa pada TA 2016 lalu lebih difokuskan di Dusun Pappoko’ dan Dusun Padang Lempang.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.