.

.

.

Kamis, 22 November 2018

Mantan Aktivis Mahasiswa UKI Toraja Nyaleg dan Berjuang di Dapil IV Torut untuk Mengabdi pada Rakyat

Gunawan Santoso ST, Caleg Partai Perindo Nomor Urut 4 Dapil IV Kabupaten Toraja Utara yang meliputi wilayah Kecamatan Sanggalangi', Kesu', Sopai dan Denpina. 

Gunawan Santoso : “Salah Satu Program Unggulan Saya adalah Membangun Kampung Wisata pada Setiap Lembang dan Kelurahan di Dapil IV Torut”

TORAJA, Tabloid SAR – Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, khususnya dalam Pemilihan Legislatif (Pileg), banyak orang berburu keberuntungan dan berupaya memperbaiki nasibnya, serta berusaha merebut kedudukan terhormat dengan cara mencalonkan diri sebagai salah seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) untuk memperebutkan kursi Anggota DPR baik pada tingkat kabupaten/kota maupun pada tingkat provinsi dan tingkat pusat.

Namun tujuan atau alasan menjadi seorang Caleg, tentu tidak semuanya sama seperti yang disebutkan di atas. Karena tidak semua orang menjadi Caleg hanya untuk memperjuangkan nasibnya sendiri, agar menjadi lebih baik dari kondisi sebelumnya.

Hal tersebut, sebagaimana diungkapkan oleh Gunawan Santoso ST, yang ikut menjadi Caleg Nomor Urut 4 Partai Perindo di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Toraja Utara (Torut) meliputi wilayah Kecamatan Sanggalangi’, Kesu’, Sopai dan Denpina.


Menurutnya, ia ikut menjadi Caleg di kampung kelahirannya (Torut- red) setelah berhasil menyelesaikan program Starata I (S1) pada Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, karena baginya berjuang untuk duduk sebagai Anggota DPRD Kabupaten Torut dari Dapil IV berarti berjuang untuk mengabdi bagi rakyat, bangsa dan negara khususnya bagi masyarakat di Dapilnya.

“Secara fundamental alasan saya ikut mencalonkan diri pada Pileg mendatang di Dapil IV Torut dengan mengendarai Partai Perindo, tentu berbeda dengan Caleg lainnya. Karena saya ikut nyaleg, tak lain adalah berjuang untuk mengabdi pada rakyat atau masyarakat. Sebab dengan duduk di DPRD Torut, maka tentu berbagai teori-teori Ekosospolbud (ekonomi, sosial, politik dan budaya- red), termasuk ide dan gagasan politik yang saya yakini sebagai solusi untuk membangun daerah Torut dan masyarakatnya dapat saya implementasikan melalui praktek dan bisa pula saya uji kebenarannya melalui praktek itu,” kata Gunawan Santoso ketika ditemui wartawan Tabloid SAR di Rantepao, Ibukota Kabupaten Torut, Sulawesi Selatan, Kamis (22/11/2018) siang.

Alumni Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil UKI Toraja tahun 2012 ini, menambahkan bahwa jika dirinya dipercaya dan diberi amanah oleh masyarakat di Dapil IV Torut pada Pileg 2019 mendatang, saat ia terpilih menjadi Anggota DPRD Torut periode 2019-2024, maka pihaknya akan memperjuangkan sejumlah program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Torut.

“Jika saya terpilih menjadi Anggota DPRD Torut, maka saya tidak akan menodai amanah itu, karena amanah dan kepercayaan rakyat (konstituen- red) adalah sebuah harapan dan dambaan rakyat yang wajib diperjuangkan melalui lembaga legislatif. Saya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Torut pada umumnya dan konstituen saya dari Dapil IV Torut pada khususnya,” ujar Gunawan Santoso yang akrab disapa Bung Gun.


Lebih lanjut, Pendiri Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) UKI Toraja tersebut, menerangkan bahwa jika dirinya terpilih sebagai Wakil Rakyat di Torut pada Pileg 2019 mendatang, maka dirinya akan memperjuangkan sejumlah program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Dapil IV Torut.

“Kalau Tuhan mengijinkan saya terpilih nantinya, maka saya akan memperjuangkan Dapil IV Kabupaten Torut agar infrastruktur jalannya menjadi lebih layak dan tidak berkubang seperti kondisi saat ini. Sehingga akses jalan di Dapil IV Torut dapat lebih memadai dan transpotasinya bisa lebih lancar, karena kata orang bijak bahwa jalan raya adalah urat nadi prekonomian yang artinya, jika akses jalan dan transportasi masyarakat lebih lancar, maka akselerasi peningkatan perekonomian dan pendapatan masyarakat akan lancar pula,” terang Bung Gun.

Selain itu, mantan Presiden BEM UKI Toraja masa bakti 2011-2012 tersebut, menjelaskan pula bahwa jika dirinya terpilih menjadi Anggota DPRD Torut pada Pileg 2019 mendatang, maka ia akan berupaya membangun Kampung Wisata pada setiap lembang (desa- red) dan kelurahan di Dapil IV Torut sesuai dengan potensinya masing-masing.

“Di setiap lembang dan kelurahan, secara umum memiliki potensi untuk dijadikan Kampung Wisata, misalnya Kampung Wisata Seni Ukir pada daerah yang ada pengrajin seni mengukir khas Toraja-nya atau Passura’, Seni Logam di daerah yang ada Pandai Besinya, tak terkecuali Kampung Wisata Alam dan masih banyak lagi potensi wisata lainnya yang bisa kita jadikan icon Kampung Wisata,” sebut Caleg Partai Perindo Nomor Urut 4 Dapil IV Torut tersebut.


Caleg Partai Perindo berdarah Jawa – Toraja (Jator) tersebut, menegaskan pula bahwa jika dirinya terpilih, juga akan memperjuangkan para petani.

“Saya ini, anak petani berdarah keturunan Jator, Bapak saya dari Klaten Jawa Tengah, sedangkan Ibu saya dari Tongkonan Pareakan di To’ Pasang, Kelurahan Ba’tan, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Torut. Yaa karena saya anak petani yang lahir dari rahim petani, tentu program pembangunan sarana dan prasarana pada sektor pertanian, serta pemberdayaan para petani juga pasti akan menjadi program skala prioritas saya. Yakni memperjuangakan pembangunan irigasi pertanian, jalan tani, pengadaan bantuan bibit unggulan, pupuk bantuan bersubsidi, bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) modern seperti traktor roda 2 dan 4, rice transpalanter (alat tanaman padi- red), combined harvester (mesin pemanen padi), alat penyemprot/tanki penyemorot hama dan sejumlah alsintan pertanian modern lainnya,” ungkap mantan Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (BPC GMKI) Toraja masa bakti 2010 – 2011.     

Melalui kesempatan ini, Caleg Partai Perindo yang sehari – harinya berprofesi sebagai Konsultan pada Bidang Teknik Sipil di Torut tersebut, mengajak semua Caleg khususnya Caleg di Dapil IV Torut untuk bersaing secara sehat dalam berupaya menggalang dukungan masyarakat dan menjadikan Pemilu 2019 sebagai ajang untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Selaku Caleg atau competitor dalam Pileg 2019 khususnya di Dapil IV Torut, saya berharap agar seluruh Caleg dalam Pemilu mendatang, bisa bersaing secara sehat. Kita akan lebih terhormat dan lebih mulia jika kita bersaing secara sehat dan adu program berupa ide dan gagasan pembangunan Torut baik dalam bentuk fisik maupun non fisik, serta menjadikan gelanggang politik lima tahunan pada Pileg mendatang sebagai sarana untuk memberikan pendidikan poltik bagi masyarakat atau para wajib pilih,” tandasnya.


Untuk diketahui, Gunawan Santoso ST, merupakan salah satu aktivis mahasiswa Toraja (Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara – red) yang vokal dan kritis, namun selalu menawarkan solusi terkait apa yang ia kritisi.

Caleg Partai Perindo Nomor Urut 4 di Dapil IV yang meliputi wilayah Kecamatan Sanggalangi’, Kesu’, Sopai dan Denpina ini, juga aktif dan menjadi pengurus pada sejumlah organisasi ketika masih menyandang status sebagai mahasiswa Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil UKI Toraja, yakni sebagai Pendiri Himpunan Masiswa Teknik Sipil (HMTS) UKI Toraja 2007, Pendiri Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo UKI Toraja, Staf Komisi Pemantau Legislatif (KOPEL) Sulawesi di Wilayah Toraja 2010 – 2011, Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UKI Toraja 2009 – 2010, Presiden BEM UKI Toraja 2011 – 2012, Ketua Persiapan Federasi Perjuangan Buruh Indonesia – Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (FSPBI – KASBI) Kabupaten Tana Toraja 2008 – 2010.

Gunawan Santoso merupakan anak pertama dari empat bersaudara, pasangan suami istri, Edy Sukamto Santoso dengan Maria Tangdilintin.

Pria kelahiran Toraja, 8 Agustus 1982 tersebut, adalah suami dari Ny Lisbeth Tika Pangraran SPd yang telah dikarunia seorang anak bernama Gavriel Santoso Datu Lalong.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok      


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.