.

.

.

Jumat, 23 November 2018

WOW HEBAT... Tahun Ini Dinas Perdagangan Bangun 7 Unit Pasar di Kabupaten Torut

Kadis Perdagangan Kabupaten Torut, Atto Matandung

TORAJA, Tabloid SAR – Pembangunan pasar tradisional atau pasar rakyat di Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel), termasuk sangat luar biasa.

Pasalnya dalam tahun ini, Dinas Perdagangan Kabupaten Torut membangun 7 unit pasar yang tersebar pada tujuh titik di daerah tersebut.

Ketujuh pasar itu, menggunakan dua mata anggaran yakni anggaran Tugas Pembantuan (TP) dari APBN Tahun Anggaran (TA) 2018 dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementrian Perdagangan Republik Indonesia yang juga bersumber dari APBN TA 2018.

Hal tersebut, diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Kabupaten Torut, Atto Matandung ketika ditemui wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya, Jumat (23/11/2018) siang.


Selain itu, mantan Kadis Perhubungan Kabupaten Torut tersebut, juga menerangkan bahwa 2 unit pasar yang dibangun di Torut dalam tahun ini, menggunakan anggaran TP dan 5 unit lainnya memakai DAK.

“Pasar Rinding Allo dan Pasar Bolu, dibangun menggunakan anggaran TP dengan biaya sekitar Rp 12 milliar, sedangkan Pasar Sa’dan, Nanggala, Awan, Lolai dan Pangli, dibangun menggunakan DAK kurang lebih Rp 6 milliar,” terang Atto.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar dan Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Torut, Gerson Bali’ mengatakan bahwa pihaknya optimis, proses pembangunan 7 unit pasar tersebut, akan rampung tepat waktu sesuai dengan jadwal.

“Proses pembangunan ketujuh pasar itu, saya yakini akan rampung sesuai jadwal dalam tahun ini, karena pembangunan Pasar Rinding Allo dan Pasar Bolu hingga saat ini, sudah rampung di atas 60 persen. Sedangkan proses pembangunan Pasar Sa’dan, Nanggala, Awan, Lolai dan Pangli, progresnya malah sudah lebih dari 90 persen,” kata Gerson.


Lebih lanjut, Gerson menjelaskan bahwa 7 unit pasar yang dibangun oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Torut tersebut, sudah bisa difungsikan pada awal tahun 2019 mendatang.

“Jika tidak ada kendala, maka setelah proses pembangunan ketujuh pasar itu rampung 100 persen dalam tahun ini, maka tahun depan pasar baru itu, sudah bisa difungsikan pada awal tahun mendatang,” tandasnya.

Penulis   : David Luase
Editor     : William Marthom


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.