.

.

.

Selasa, 04 Desember 2018

WOW... Tahun 2018 Lembang Batualu Habiskan Anggaran untuk Pembangunan Infrastruktur Rp 847 Juta

Kepala Lembang Batualu, Fajar Nura' Londong Allo

Fajar Nura’ Londong Allo : Tahun Depan Kami Programkan Pelebaran Jalan Lingkar Batualu Sepanjang 1,5 Km

TORAJA, Tabloid SAR – Anggaran Pendapatan dan Belanja Lembang (APBL) Batualu, Kecamatan Sangalla’ Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, tembus hingga Rp 1.467.858.937.

APBL Batualu Tahun Anggaran (TA) 2018 tersebut, merupakan nilai total akumulasi Pendapatan Asli Lembang (PAL) sebanyak Rp 9.600.000, Dana Lembang (DL) Rp 952.030.000, Alokasi Dana Lembang (ADL) Rp 504.076.000, serta Bagi Hasil Pajak (BHP) Rp 1.077.681 dan Retribusi Daerah (RD) Rp 1.075.256.

Dalam APBL Batualu TA 2018 sejumlah Rp 1.467.858.937 itu, dialokasikan untuk belanja lembang (desa- red) pada Bidang Pemerintahan Lembang sebanyak Rp 499.908.500 atau 37,42 persen dari total APBL Batualu TA 2018, Bidang Pembangunan Lembang Rp 847.152.275 (41,72 persen), Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Lembang Rp 13.000.000 (5,27 persen), Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rp 104.877.725 (14,59 persen) dan Bidang Tak Terduga atau Dana Penanggulangan Bencana Rp 2.920.437 (1 persen). Sedangkan untuk penyertaan modal lembang dianggarkan sebanyak Rp 36.609.675.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala Lembang Batualu, Fajar Nura’ Londong Allo saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (04/12/2018) siang.


Menurutnya, Alokasi Dana Lembang (ADL) yang bersumber dari APBD Kabupaten Tana Toraja TA 2018 untuk Lembang Batualu sebanyak Rp 504.076.000 digunakan pada Bidang Pemerintahan Lembang sebesar Rp 499.908.500.

“ADL kami sepenuhnya digunakan untuk Bidang Pemerintahan Lembang sebanyak Rp 499.908.500 yang meliputi pembayaran penghasilan tetap dan tunjangan aparat lembang Rp 301.506.000, operasional kantor lembang Rp 92.991.500, operasional Badan Permusyawaratan Lembang (BPL) Rp 2.150.000, operasional RT/RW Rp 24.000.000, penyelenggaraan musyawarah lembang Rp 17.550.000, perencanaan pembangunan lembang Rp 5.690.000, pengelolaan informasi lembang Rp 55.967.000,” sebut Fajar.

Sedangkan Dana Lembang (DL) Batualu yang bersumber dari APBN TA 2018 sejumlah Rp 952.030.000 digunakan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur lembang sebanyak Rp 847.152.275.

“DL kami tahun ini, dialokasikan pada Bidang Pembangunan sebanyak Rp 847.152.275. Itu untuk membiayai sejumlah proyek pembangunan infrastruktur lembang yang meliputi pembangunan jalan desa atau lembang Rp 769.647.275, serta talud dan plat dekker Rp 77.505.000,” urai Fajar.


Ia menjelaskan bahwa infrastruktur yang dibangun menggunakan Dana Lembang, antaralain pelebaran Jalan Pentanetean di Dusun Batualu, pembukaan jalan dan pelebaran jalan ke Lombok Ballang di Dusun Baloli’ sekitar 3,9 Km yang terdiri dari pelebaran jalan sepanjang 1,8 Km dan pembukaan jalan sepanjang 2,1 Km.

“Jalan ke Lombok Ballang di Dusun Baloli’ kita bangun tahun ini sekitar 3,9 kilometer (Km) yang diupayakan agar bisa tembus ke perbatasan Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara (Torut) dan Kecamatan Bastem Utara (Bastura), Kabupaten Luwu. Panjang jalan 3,9 Km itu, sebagian pelebaran jalan sepanjang 1,8 Km dan 2,1 Km pembukaan jalan baru,” jelas Fajar sembari mengatakan bahwa tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tator juga membangun jalan rabat beton sepanjang 237 meter di Dusun Balalo’.
Kepala Lembang Batualu, Fajar Nura' Londong Allo meninjau Proyek Pelebaran Jalan Pentanetean di Dusun Batualu, Lembang Batualu, Kecamatan Sangalla' Selatan, Kabupaten Tana Toraja
Selain itu, Kepala Lembang Batualu yang akrab disapa Puang Fajar Londong Allo tersebut, juga menerangkan bahwa tahun ini, sebanyak 180 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Balalo’, Lembang Batualu, Kecamatan Sangalla’ Selatan, Kabupaten Tana Toraja, mendapat pemasangan sambungan listrik.

“Kami bersyukur karena komunikasi dan loby – loby kepada pihak PLN yang kami lakukan, sudah membuahkan hasil. Karena tahun ini, sebanyak 180 KK warga kami di Dusun Balalo’ mendapat pemasangan sambungan listrik, yang rencananya tahun depan listriknya sudah bisa menyala. Selama ini, Dusun Balalo’ merupakan salah satu wilayah yang terpencil di Lembang Batualu, sehingga sejak saya terpilih menjadi kepala lembang, maka sejak itu saya mulai membangun infrastruktur jalan ke Dusun Balalo’, termasuk berupaya agar warga kami yang ada di sana bisa menikmati penerangan listrik,” terang Fajar sembari mengatakan bahwa Dusun Balalo’ adalah daerah penghasil kopi, kakao (coklat) dan tuak (ballo’ aren- red).

“Kopi dan kakao adalah salah satu komoditas pertanian yang harganya sangat menakjubkan. Maka dengan akses jalan memadai yang sedang kami upayakan, tentunya akan dapat mengakselerasi peningkatan pendapatan dan kesejatraan warga Dusun Balalo’. Demikian pula dengan ballo’ atau tuak, juga merupakan salah satu sumber penghasilan bagi warga Dusun Balalo’. Ballo’ harganya lumayan mahal, karena di Toraja, ballo’ merupakan salah satu minuman khas Toraja yang digunakan dalam berbagai prosesi adat,” tambahnya.


Melalui kesempatan ini, Kepala Lembang Batualu mengungkapkan pula bahwa tahun depan pihaknya akan memprogramkan pelebaran Jalan Lingkar Batualu sepanjang 1,5 Km di Dusun Batualu.

“Tahun depan kami akan memprogramkan pelebaran Jalan Lingkar Batualu sepanjang 1,5 Km. Pelebaran Jalan Lingkar itu, merupakan salah satu upaya untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas di Batualu, jika ada pesta rambu solo’ (prosesi acara kematian secara adat- red),” ungkap Fajar seraya mengatakan bahwa selain itu, sejumlah program pembangunan infrastruktur di Lembang Batualu juga akan digalakkan pada tahun 2019 mendatang dengan menggunakan Dana Lembang dari APBN TA 2019.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.