.

.

.

Kamis, 31 Januari 2019

Dua OPD di Kabupaten Torut Diduga Selewengkan PAD


Inspektur Kabupaten Torut, Hendrik Lemun Simak
TORAJA, Tabloid SAR – Tim Auditor Inspektorat Kabupaten Toraja Utara (Torut) kembali menemukan adanya dugaan penyelewengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran (TA) 2018 yang bersumber dari retribusi daerah

Temuan itu diketahui ketika Tim Auditor Inspektorat Torut, mengaudit sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Torut pada awal Januari 2019.

Berdasarkan nutisi atau temuan sementara Tim Auditor Inspektorat, dugaan penyelewengan PAD terdapat pada Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (DKK) Kabupaten Torut, serta Badan Lingkungan Hidup (BLH) Torut.

Karcis retribusi pada kedua OPD tersebut, telah habis digunakan pada obyek retribusi sedangkan uang yang disetor kepada Pemkab Torut tidak sesuai dengan jumlah karcis yang habis terpakai.


Hal ini diungkapkan oleh Inspektur (Kepala Inspektorat) Kabupaten Torut, Hendrik Lemun Simak ketika dikonfirmasi wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya pada Selasa lalu.  

Menurut Hendrik, kejanggalan tersebut ditemukan ketika tim auditornya melakukan audit PAD TA 2018 pada DKK Torut dan BLH Torut di awal Januari 2019.

“Auditor kami menemukan karcis retribusi pada kedua OPD itu telah habis dipakai pada objek retribusi daerah. Tapi jumlah uang yang diterima Pemkab Torut, tidak sesuai dengan nilai jumlah karcis yang digunakan oleh kedua OPD tersebut,” kata Hendrik.


Lebih lanjut, Inspektur Torut menyebutkan bahwa jumlah dugaan PAD yang diselewengkan dalam nutisi tersebut, cukup fantastis.

“Pada DKK Torut jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah, sedangkan pada BLH Torut, sekitar puluhan juta rupiah,” sebutnya.

Hendrik menegaskan, pihaknya akan menindak tegas para pelakunya jika yang bersangkutan tidak bisa mempertanggungjawabkan hasil temuan itu.

“Jika yang bersangkutan tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil temuan itu, maka diwajibkan untuk mengembalikan uang yang diselewengkan tersebut ke kas daerah. Kalau tidak, kasusnya akan dilimpahkan keranah hukum,” tegasnya.

Penulis   : David Luase
Editor     : William Marthom



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.

.