.

.

.

Sabtu, 26 Januari 2019

Kondisi SDN 181 Rawamangun II di Kabupaten Lutra Memprihatinkan


Dinding bagian belakang RKB SDN No. 181 Rawamangun II yang menggunakan jaring kawat sudah tampak rusak, dan harus segera dibenahi. [Foto : T.SAR - A.M.Rizaldy]
LUTRA, Tabloid SAR – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) No. 181 Rawamangun II di Desa Rawamangun, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), sudah sangat memprihatinkan.

Secara umum bangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) dan meubeler atau bangku dan meja sekolah ini, sudah sangat tua dan mulai banyak yang rusak seiring berjalannya waktu.

Sekolah ini sangat membutuhkan anggaran dari pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Lutra, untuk membiayai pembangunan RKB yang layak bagi siswa agar mereka bisa lebih konsentrasi dan fokus belajar.

Selain itu, SDN ini juga membutuhkan fasilitas penunjang yang memadai, seperti WC agar siswa tidak kedodoran ketika hendak buang air di lingkungan sekolah.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala SDN No. 181 Rawamangun II, Asri SPd, saat ditemui wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya, Kamis (24/1/2019).


Menurut, Asri sekolah yang dinahkodainya sangat membutuhkan perhatian dan bantuan pemerintah. Pasalnya selama ini, SDN 181 Rawamangun II, belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah, baik pemerintah daerah maupun dari pemerintah pusat.

“Bahkan tiga tahun terakhir, secara berturut-turut, kami melakukan pelaporan kondisi sekolah kami dan mengajukan permohonan untuk pembangunan RKB sekolah ini atau paling tidak direhabilitasi. Namun, hingga saat ini belum ada respon secara positif dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lutra,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa atap RKB sekolah yang dipimpinnya sudah banyak yang bocor, sehingga siswanya jadi basah kuyup jika sedang mengikuti proses pembelajaran pada waktu hujan deras.

“Karena atapnya sudah bocor-bocor, maka pada waktu hujan deras terpaksa proses pembelajaran kami hentikan. Dan kami memulangkan siswa karena meja dan kursi, serta lantai RKB basah kuyup,” tambah Asri.

Lebih lanjut, Asri menerangkan, jika permohonan pembangunan RKB SDN 181 Rawamangun II juga telah dimasukkan pula dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tingkat desa.

“Tahun lalu, juga sudah diusulkan dalam Musrembang Desa Rawamangun, hanya saja hingga kini belum ada tindak lanjutnya,” terangnya.


Kepala SDN 181 Rawamangun II, berharap pihak terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Lutra bisa segera merespon permohonannya.   

“Mudah-mudahan permohonan yang kami ajukan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lutra, bisa segera direspon dan ditindak-lanjuti sesuai harapan,” harap Asri.

Untuk diketahui, berdasarkan pantauan wartawan Tabloid SAR, kondisi SDN No 181 Rawamangun II, memang sudah sangat memprihatinkan.

Sejumlah sisi bangunan RKB sekolah tersebut, telah banyak yang rusak berat, seperti plafon dan atap RKB yang sudah banyak bocor.

Dinding bagian belakang RKB yang menggunakan jaring kawat sebagian besar telah rusak, sehingga terpaksa ditutupi dengan potongan papan kayu dan tripleks bekas.

Penulis   : A.M.Rizaldy
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.

.