.

.

.

Kamis, 10 Januari 2019

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Palopo Berhasil Tangkap 8 Pelaku Pembusuran Mahasiswa UNCP

Para pelaku pembusuran dan pengeroyokan terhadap Riswan mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) yang berhasil ditangkap Tim Resmob Sat Reskrim Polres Palopo, beberapa jam pasca kejadian, Kamis (10/1/2019) dini hari. [Foto : Int]

PALOPO, Tabloid SAR – Selang beberapa jam pasca kejadian, Tim Resmob Sat Resktim Polres Palopo berhasil menangkap para pelaku pembusuran dan pengeroyokan seorang mahasiswa semester V Jurusan Teknik Komputer Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP).

Para pelaku berhasil ditangkap oleh Tim Resmob Sat Reskrim Polres Palopo di sebuah rumah kost yang berada di Jl. KH. Ahmad Razak Kota Palopo, Kamis (10/1/2019) dini hari sekitar pukul 04.15 WITA.

Mahasiwa UNCP yang menjadi korban penganiayaan 8 pemuda itu, bernama Riswan (20) asal  Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Sedangkan para pelaku umumnya berasal dari luar wilayah Kota Palopo.


Delapan pelaku tersebut, masing-masing berinisial, AF (16) asal Desa Buntu Sa’pang Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Pelaku AF membusur korban pada bagian pinggang. Pelaku lainnya adalah AI (15) dari Kecamatan Sukamaju Kabupaten Lutra, memukul korban dengan menggunakan tangannya.

Sementara pelaku MS (17) yang juga merupakan seorang mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi di Kota Palopo, berasal dari Desa Radda Kabupaten Lutra, menganiaya korban dengan memukulnya pada bagian punggung. Dan pelaku HS (19) asal Desa To’ Lada, Kecamatan Malangke Kabupaten Lutra, menganiaya dengan cara melempar kepala korban menggunakan helm.

Sedangkan pelaku AK (19) beralamat Kecamatan Mappideceng  Kabupaten Lutra, memukul korban pada bagian lengannya. Pelaku FI (18) asal Kecamatan Sukamaju Kabupaten Lutra,  berperan mengajak pelaku lainnya untuk mengeroyok korban.

Kemudian dua pelaku lainnya adalah PA (17) alamat Jl. Pongtiku Kota Palopo, memukul korban pada bagian muka, dan pelaku AD (18) warga Jl. Dr Ratulangi Kota Palopo, menusuk korban pada bagian punggung.


Ihwal peristiwa ini, terkait dengan adanya permasalahan antara Dewa dengan pelaku FI. Dewa lalu meminta tolong kepada rekannya yang bernama Wawan, Arafat dan Riswan untuk dipertemukan dengan FI guna menyelesaikan permasalahan mereka berdua (Dewa dan FI- red).

Menindak lanjuti permintaan Dewa, kemudian Wawan, Arafat dan Riswan pergi menemui FI di depan Gedung Kesenian Kota Palopo, sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

Ketika bertemu di depan Gedung Kesenian  Palopo sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak, FI datang dengan 7 (tujuh) orang rekannya, sedangkan Wawan ditemani oleh Arafat dan Riswan.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak mulai membicarakan permasalahan antara Dewa dengan FI. Karena Dewa yang punya permasalahan dengan FI tidak hadir dalam pertemuan itu, maka FI meminta kepada Wawan agar menghadirkan Dewa.

Sesuai permintaan, FI, Wawan kemudian pergi untuk menjemput Dewa di tempat kerjanya yang berada di Jl. Belimbing Kota Palopo. Namun Dewa tidak bisa hadir dalam pertemuan itu, lantaran tidak diberi izin atasan kerjanya. Sehingga Wawan kembali menuju Gedung Kesenian Palopo tempat Arafat dan Riswan, serta FI bersama 7 orang rekannya menunggu.


Dalam perjalanan menuju Gedung Kesnian Palopo, Wawan sempat melihat temannya yakni Riswan dibusur dan Arafat dikejar oleh teman-teman FI, sehingga ia pun memutar balik arah sepeda motornya untuk menyelamatkan diri.

Akibat kejadian tersebut, Riswan mengalami luka tusuk mata busur pada bagian punggung dan pinggangnya, serta mengalami lebam pada bagian wajahnya. Sedangkan Arafat, mengalami luka pada bagian kaki kirinya.

Setelah peristiwa kekerasan itu, Riswan dilarikan ke Rumah Sakit (RS) At Medika guna mendapatkan pertolongan medis, kemudian dirujuk ke RS Umum Sawerigading Kota Palopo, guna perwatan intensip lebih lanjut.


Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardi Yusuf mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan warga, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Palopo segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), serta melakukan pengumpulan, bahan dan keterangan (Pulbaket).

“Setelah melakukan Pulbaket di TKP, Tim Resmob segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku, yakni FI berteman yang diketahui sedang bersembunyi di sebuah kamar kost milik pacar FI yang berinisial MA di Jl. KH. Ahmad Razak Palopo,” kata Ardi Yusuf.

“Tim Resmob Polres yang mendapatkan informasi tentang keberadaan para pelaku, langsung menuju lokasi persembunyian mereka dan melakukan penangkapan terhadap 8 orang pria yang melakukan pengeroyokan terhadap Riswan itu,” sambungnya.

Saat ini, kata Ardi Yusuf, para pelaku sudah berada di Mapolres Palopo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Ketika diintrogasi oleh penyidik kami di Mapolres Palopo, para pelaku mengakui telah melakukan pengeroyokan dan pembusuran terhadap Riswan dan Arafat,” kuncinya.

Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.

.