.

.

.

Senin, 04 Februari 2019

Mahasiswa Asal Luwu Raya Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Maros

Para Pengurus IMPL Raya dan IPPMS, foto bersama pegawai BPBD Kabupaten Maros (tengah) di Posko Induk Penanganan Darurat Bencana Banjir Kabupaten Maros, seusai penyerahan bantuan untuk para korban banjir, Sabtu (2/2/2019). [Foto : Ist]

MAROS, Tabloid SAR – Sejumlah mahasiswa asal wilayah Luwu Raya atau Tana Luwu yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Palopo Luwu (IMPL) Raya dan Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Seriti (IPPMS), serahkan bantuan untuk para korban bencana banjir di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum IMPL Raya, Sriwanto Samanna bersama Ketua Umum IPPMS, Litho Aron Palangga, kepada jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros di Posko Induk Penanganan Darurat Bencana Banjir yang berada di Kantor BPBD Kabupaten Maros, Sulsel, Sabtu (2/2/2019).

Bantuan itu berupa obat-obatan, mie instan, roti, susu, popok bayi dan pembalut untuk wanita.


Menurut Ketua Umum IMPL Raya, Sriwanto Samanna bantuan mereka diterima oleh jajaran BPBD Kabupaten Maros di Posko Induk Penanganan Darurat Bencana Banjir Kabupaten Maros yang mewakili para korban banjir di daerah tersebut.

“Selanjutnya, bantuan kami nantinya akan diserahkan oleh jajaran BPBD Kabupaten Maros bagi para korban banjir di daerah yang dilanda bencana alam itu,” kata Sriwanto.

Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil tersebut, berharap agar bantuan mereka dapat meringankan beban para korban banjir di Kabupaten Maros.

“Meski bantuan kami sangat terbatas, tapi kami berharap bantuan itu tidak dilihat dari jumlahnya secara kuantitas, tapi lebih pada nilai-nilai kemanusian untuk saling membantu meringankan beban antar sesama anak bangsa yang lagi dilanda musibah bencana,” ujar Sriwanto.


Selain itu, Ketua Umum IMPL Raya juga mengungkapkan, pihaknya berharap agar bantuan mereka bisa tersalurkan dengan baik kepada para korban banjir.

“Kita juga berharap agar bantuan itu dapat tersalur dengan baik secara merata bagi para korban bencana yang membutuhkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, mahasiswa UKI Toraja yang akrab disapa Bang Dunda tersebut menerangkan, bahwa bantuan yang mereka serahkan di Posko Induk Penanganan Darurat Bencana Banjir Kabupaten Maros adalah dana yang dihimpun dari warga Luwu Raya.

“Bantuan itu asalnya dari aksi penggalangan dana yang kami lakukan bersama segenap kader IMPL Raya dan IPPMS di wilayah Kabupaten Luwu dan Kota Palopo pada akhir januari lalu,” terang Dunda sembari mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya warga Luwu Raya yang telah berpartisipasi menyumbang ketika mereka menggelar aksi penggalangan dana.


Untuk diketahui, para kader IMPL Raya dan IPPMS, menggelar aksi penggalangan dana selama beberapa hari pada sejumlah titik di wilayah Kabupaten Luwu dan Kota Palopo pada akhir Januari 2019 lalu.

Anggota IMPL Raya adalah mahasiswa asal wilayah Luwu Raya atau Tana Luwu meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Kota Palopo yang kuliah pada Perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Toraja Utara (Torut) dan Tana Toraja (Tator).

Sedangkan anggota IPPMS terdiri dari para pelajar, pemuda dan mahasiswa asal Desa Seriti dan Desa Pelalan di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulsel.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.

.