.

.

.

Senin, 18 Juli 2016

Bupati Hadiri Rakor yang Digelar Dinas Pendidikan Torut

Membahas Peninggakatan Kualitas dan Mutu Pendidikan di Kabupaten Torut

     
Bupati Toraja Utara DR. Kalatiku Paembonan, MSi
saat menghadiri Rakor Peningkatan Mutu Pendidikan
yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Torut, didamping
Kepala Dinas Pendidikan, Kalvin Tandiarrang & Sekretaris
Dinas Pendidikan Yakub Pongsendana.
TAGARI, Tabloid SAR- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara (Torut) terus berupaya untuk meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan di Torut.

Hal itu dapat dilihat dalam rapat koordinasi (Rakor) Dinas Pendidikan Kabupaten Torut yang digelar selama dua hari di Aula SMK Kristen Tagari, mulai Rabu, (15/06/2016) hingga Kamis (16/06/2016) baru-baru ini.

Dalam Rakor tersebut, pada hari pertama Dinas Pendidikan Torut mengundang sejumlah guru dan seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) SMP, SMA, SMK dan Sederajat se Kabupaten Torut.

Sebanyak 77 orang guru dari sejumlah SMP negeri maupun swasta hadir dalam Rakor itu. Demikian pula dengan guru dari berbagai SMA di Torut hadir sebanyak 12 orang dan 24 orang guru dari SMK se Kabupaten Torut juga menghadiri kegiatan tersebut, Selasa (15/06/2016).

Sekitar pukul 10.00 Wita Bupati Torut, DR Kalatiku Paembonan, MSi membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Dalam Rakor tersebut Bupati Torut, mengatakan bahwa sebagai daerah yang termasuk kawasan strategis pariwisata Nasional, kita perlu meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur di Torut, akan tetapi disisi lain mutu pendidikan-pun harus terus digenjot, ujar Kalatiku Paembonan.

“Sesuai prosedur kebijakan Nasional bahwa untuk sektor pendidikan akan di tingkatkan sebesar 20% dan diharapkan agar seluruh stakeholder terkait menyatukan tekad guna kemajuan pendidikan di kabupaten ini,” imbuh Kalatiku Paembonan.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kalvin Tandiarrang dan Yakub Pongsendana, lanjut Bupati, perlu kesiapan performance kepada anak-anak didik kita terkait proses pembelajaran serta teknik yang menyenangkan saat melaksanakan proses belajar-mengajar, sehingga materi yang diberikan kepada murid-murid tidak terkesan membosankan, pesan Kalatiku Paembonan.

Ia menambahkan bahwa perlu dipacu lebih gesit lagi kemajuan dunia pendidikan di Torut serta dukungan ketatakelolaan pemerintahan yang baik dan segala masukan dari tenaga pendidik sangat diharapkan karena ini menyangkut masa depan pendidikan di Torut, tambah Kalatiku Paembonan.

Disisi lain dalam Rakor tersebut Bupati meminta agar pihak Dinas Pendidikan Torut mendata guru yang mengajar di tempat terpencil, agar tenaga pendidik itu dinaikkan tunjangannya.

Pada hari kedua Rakor yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Torut di Aula SMK Kristen Tagari, Kamis (16/06/2016) yang dimulai pukul 08.00 Wita, juga masih dihadiri oleh Bupati Torut Kalatiku Paembonan.

Kali ini Dinas Pendidikan Torut mengundang seluruh guru dan Kepsek tingkat Sekolah Dasar (SD) se Kabupaten Torut. Alhasil sekitar 200 orang lebih hadir dalam Rakor pada hari kedua ini.

Para guru dan Kepsek SD se Kabupaten Torut yang hadir, diundang untuk melaksanakan Rakor terkait peningkatan mutu kualitas pendidikan di Torut terkait kelancaran proses belajar mengajar di sekolah.

Dalam Rakor ini, Bupati Torut Kalatiku Paembonan, mengatakan bahwa kalau berbicara soal pemerintahan tentu harus dimulai dari pendidikan dimulai dari tingkat Sekolah Dasar menuju jenjang yang lebih tinggi, kata orang nomor satu di Torut ini.

Lanjut, Kalatiku Paembonan bahwa perlunya peningkatan kedisiplinan dimulai dari tingkat dasar, salah satunya adalah jangan memperlihatkan contoh yang buruk seperti merokok dan hal-hal yang dapat menghambat perkembangan anak, ucapnya.

Pemerintahan harus hadir ditengah-tengah masyarakat terutama dalam bidang pendidikan yang disertai dengan sifat kejujuran dan rasa keikhlasan, jelasnya.

“Bagi guru yang belum menyelesaikan pendidikannya pada tingkat Strata Satu (S1) Pemda Torut dan Dinas Pendidikan akan memikirkan hal tersebut dan jika perlu disekolahkan kembali agar menyelesaikan pendidikannya,” janji Kalatiku Paembonan dalam Rakor tersebut.

Melalui forum ini sejumlah guru mengeluhkan masalah kepangkatan. Hal itu langsung direspon oleh Bupati yang pada Pilkada Torut lalu ini menggunakan Tagline Kaboro’ menginstruksikan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Torut dan jajarannya supaya tidak menunda-nunda pangkat para tenaga pendidik di Torut, himbauhnya. (Salmon/WM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.