.

.

.

Senin, 12 Desember 2016

Masyarakat Minta Kerusakan Sepanjang Jalan Poros Lamasi Seluruhnya Diaspal

Camat Lamasi : Perbaikan Infrastruktur Jalan Prioritas untuk Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Ruas Jalan Desa Bolong Lamasi sedang dalam tahap pengerjaan pengerasan, warga mengharapkan diaspal hingga di Kecamatan Lamasi Timur. 
WALMAS, Tabloid SAR—Kerusakan infrastruktur jalan nampaknya senantiasa menjadi sorotan publik di mana-mana. Pasalnya, karena sarana ini memiliki peran yang sangat vital dalam menggerakkan pertumbuhan perekonomian dan arus transportasi masyarakat.

Apalagi namanya di pedesaan, di mana-mana nampak kerusakan infrastruktur jalan yang cukup masif. Pada gilirannya menghambat laju perekonomian masyarakat desa, selain menimbulkan biaya tinggi bagi masyarakat dalam memanfaatkan jasa transportasi angkutan darat.

Halnya yang terjadi pada Jalan Poros Lamasi yang nampak sangat rusak parah, akibat kurangnya perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu selama ini. Padahal jalan poros ini adalah jalur perekonomian utama yang menghubungkan sejumlah desa, baik di wilayah Kecamatan Lamasi maupun di wilayah kecamatan Lamasi Timur dan wilayah kecamatan lain di sekitarnya.

Sejumlah masyarakat sangat mengharapkan agar jalan rusak yang berada di Wilayah Lamasi dan sekitarnya, supaya segera diperbaiki secara keseluruhannya. Warga setempat menilai akses jalan yang dilewati setiap harinya tersebut tak ubahnya seperti kubangan kerbau, dan mesti diaspal secara keseluruhan.

Menurut mereka bahwa dampak dari kerusakan jalan tersebut sangat mempengaruhi kegiatan aktifitas perekonomian. Terlebih mereka adalah masyarakat tani harus menanggung biaya transport yang sangat mahal pada saat menyalurkan produksi pertanian hasil panen.

Lebih parahnya lagi, akibat kerusakan jalan yang sangat rusak berat ini, kadang pula menjadi penyebab terjadinya kecelakaan bagi pengendara kendaraan bermotor. “Sudah tidak sedikit warga yang mengalami kecelakaan lalu lintas, akibat terbalik yang disebabkan oleh kerusakan jalan yang sangat parah tersebut,” kata sejumlah masyarakat setempat.

Tutur mereka, sebenarnya kita justru sangat berharap para anggota DPRD Luwu di Dapil IV ini agar dapat memperhatikan perbaikan jalan ini, tapi sepertinya mereka tidak mampu berbuat apa-apa.

“Semoga media memberitakannya agar mendapat perhatian serius oleh pihak Pemkab Luwu,” begitulah harapan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kendati jalan poros ini sudah mulai dikerjakan, namun masyarakat belum yakin akan diaspal, sebab alat berat untuk pengaspalan belum ada kelihatan. Itupun kata mereka, bahwa hanya dikerjakan sepanjang dua kilometer. Padahal kerusakan jalan tersebut sampai belasan kilometer hingga di Kecamatan Lamasi Timur.

Camat Lamasi, Asrul Hayam, Minggu sore (13/11-2016) lalu melalui telepon selulernya menuturkan bahwa, kita sudah berulang-ulang kali mengajukan, baik kepada pihak Pemkab Luwu maupun kepada pihak DPRD Kabupaten Luwu, supaya Jalan Poros Lamasi diagendakan anggaran perbaikannya.

Alhamdulillah, kata Asrul lagi, bahwa sudah mulai dilakukan perbaikan pada tahap kegiatan pengerasan, rencananya akan dilakukan pengaspalan secara bertahap. “Untuk pengerjaan jalan sendiri, akan di mulai dari Desa Bolong dan diharapkan dapat dilaksanakan secara bertahap sampai masuk di wilayah Kecamatan Lamasi Timur,” tutur dia.

Menurutnya, untuk perbaikan jalan tahap pertama sepanjang kurang lebih dua kilometer, Pemkab Luwu telah mengeluarkan anggaran kurang lebih sebanyak Rp3 miliar. “Namun kita juga sangat berharap agar sepanjang poros jalan ini dapat dilakukan pengaspalan, karena jalan ini sangat vital dalam mengakses perekonomian masyarakat Walmas,” papar Asrul.

Asrul pun menambahkan bahwa saya atas nama masyarakat Walmas mengharapkan agar Pemkab Luwu, pada tahun-tahun mendatang supaya mengagendakan pengaspalan pada Jalan Poros Lamasi ini hingga di Salu Jambu atau di Kecamatan Lamasi Timur.

“Karena itulah yang diinginkan masyarakat, bagaimana pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama, supaya lebih menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pada sepanjang jalan poros tersebut,” harap Camat Lamasi dari balik telepon selulernya.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan pada Dinas Bina Marga Kabupaten Luwu, Usdin Iskandar ST, Minggu malam ((13/11-2016) membenarkan, apa yang telah diutarakan oleh Camat Lamasi tersebut.

Sambung dia, itu sudah mulai dikerjakan, namun baru tahap pertama kurang lebih sepanjang dua kilometer yang akan dihotmix ulang pada ruas Desa Bolong dan Lamasi.

“Kita harapkan akan dilanjutkan secara bertahap pada tahun 2017 nanti dan selanjutnya,” tandas Usdin saat juga dikonfirmasi melalui telepon selulernya. (RD/Ories/Jir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.