.

.

.

Selasa, 20 Desember 2016

Walikota Palopo, HM Judas Amir Raih FIFO Award 2016

Kabag Humas : Program Inovatif UPTD JA, mendapat Penilaian Terbaik

Walikota Palopo, HM Judas Amir (dua dari kiri) saat menerima penghargaan bergengsi dari perusahaan pers terbesar di Indonesia Timur, PT Media Fajar Group.
PALOPO, Tabloid SAR – Penganugerahan The 8th Annual Fajar Institute of Pro Otonomi (FIPO) Awards 2016 yang digelar pada Sabtu (19/11–2016) di Maraja Ballroom Hotel Sahid Jaya, Makkassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal tersebut menjadi spesial buat Walikota Palopo, HM Judas Amir bersama dengan kepala daerah di Sulsel lainnya, yang juga mendapat penghargaan bergengsi dari perusahaan pers terbesar di Indonesia Timur, PT Media Fajar Group.

Penghargaan FIPO yang diraih Walikota HM Judas Amir ini, tentunya didasari atas penilain terhadap program dengan ide cerdas, kerja kreatif, partisipatif dan berkesinambungan, khususnya pada bidang kesehatan yaitu Bidang Pelayanan Kesehatan Jemput Antar (JA).

Kendati demikian, itu hanya merupakan salah satu dari bagian penilaian, sebab terdapat pula beberapa bentuk kategori lainnya. Namun jelasnya bahwa kebijakan yang inovatis dan bersifat visioner menurut prinsip–prinsip kerakyatan, tentunya juga menjadi tolak ukur penilaian atas penganugrahan FIFO Otonomi Award 206 ini.

Chairman Fajar Group, Alwi Hamu, mengapresiasi para kepala daerah yang berhasil mendapat penghargaan dari FIPO.

Menurut dia, momen ini adalah momen bagaimana daerah di Sulsel, berkompetisi dengan baik dalam menciptakan hal-hal yang mendorong kemajuan.

“Banyak hal yang harus dilakukan kita ingin terus mengembangkan memediasi dan penelaan Daerah. Kita dorong terus pemerintah daerah untuk jauh lebih berkembang,”ungkap Alwi Hamu saat menyampaikan sambutannya pada malam penganugerahan FIFO Otonomi Award di Hotel Sahid Jaya Makassar tersebut.

Sedangkan Walikota Palopo, HM Judas Amir dengan adanya penghargaan seperti ini, maka diharapkan bisa menjadi motivasi untuk terus berinovasi untuk orang banyak.

"Alhamdulillah, kita diberi penghargaan. Ini adalah kerja semua pihak dalam mendukung program pemerintah, sehingga program kita ini berjalan dengan baik," ujarnya.

Kabag Humas Setda Kota Palopo, H Maksum Runi, menjelaskan, khusus bidang kesehatan, dengan program inovatif UPTD JA, mendapat penilaian terbaik. Sementara untuk program lain hanya masuk nominasi terbaik.

"UPTD JA ini adalah program siap siaga 24 jam. Jika ada warga sakit, tim medis langsung datang dan menangani pasien di rumah warga. Nanti dianggap harus mendapat perawatan di Puskesmas atau rumah sakit, barulah diantar ke fasilitas kesehatan yang ada. Dan semua biaya proses pelayanan itu digratiskan," jelas mantan ketua KPU Palopo itu.

Sementara untuk program Khilan, jelas dia, hingga kini telah memberdayakan ribuan warga yang kurang mampu untuk membuat tortila, yakni bahan setengah jadi untuk diproduksi oleh Perusda Palopo menjadi kripik Zaro Snack.

"Mereka ini telah diberikan pelatihan di Malindo Luwu Utara, dengan dibiayai pemkot. Hasilnya inilah, mereka diberdayakan untuk menyiapkan bahan setengah jadi untuk Zaro Snack. Alhamdulillah, ada ribuan KK yang mendapat penghasilan tambahan dengan program ini," terangnya.

Selain Walikota Palopo HM Judas Amir, maka Walikota Parepare HM. Taufan Pawe dan Bupati Enrekang H Muslimin Bando adalah juga meraih penghargaan FIFO Award 2016 ini. Sekaligus merupakan penganugerahan kedelapan yang dihelat oleh pihak PT Media ajar Group yang diselengarakan setiap tahun dari tahun 2008. (AS–Mks/Hms/Ories)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.