.

.

.

Rabu, 19 Juli 2017

Sejumlah Aktivis Optimis Syafruddin Djalal akan Lolos Seleksi Komisioner Panwaslu Kota Palopo

Syafruddin, SH
Rahmat Karim Foxchy : Djalal Sudah Berpengalaman dan Punya Track Record Jadi Penyelenggara Pemilu

PALOPO, Tabloid SAR- Kendati proses seleksi Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palopo masih sementara berjalan dan baru pada beberapa tahapan selesai dilaksanakan oleh Tim Seleksi (Timsel) yang dibentuk oleh Badan Pengawas Pemilu Sulawesi Selatan (Bawaslu Sulsel). Namun sejumlah pihak sudah mulai memprediksi hasil seleksi tersebut.

Prediksi itu salah satunya dilontarkan oleh Direktur Eksekutif LSM Pembela Arus Bawah, Rahmat Karim Foxchy.

Menurutnya, diantara 12 orang Calon Komisioner Panwaslu Kota Palopo yang telah dinyatakan lolos test tertulis pada Minggu, (16/7/2017) lalu dan telah mengikuti pemeriksaan kesehatan psikologis di Rumah Sakit Umum Daerah Batara Guru Luwu, Selasa (18/7/2017) kemarin, ia meyakini bahwa Syafruddin yang akrab disapa Djalal bakal lolos ketahap selanjutnya.

“Saya optimis pada test wawancara yang akan dilaksanakan besok (Kamis, 20 Juli 2017- red) oleh Timsel di Kantor KPUD Kota Palopo, Syafruddin Djalal masih lolos ketahap berikutnya,” kata Rahmat yang akrab disapa Bang Ories saat ngopi bareng dengan sejumlah aktivis di The Icont Cafe Palopo, Rabu (19/7/2017) sore.

Aktivis LSM yang terkenal getol memerangi tindak pidana korupsi di jazirah Tana Luwu itu menjelaskan bahwa ada beberapa indikator yang menjadi barometernya dalam memprediksi kelolosan Djalal pada seleksi Komisioner Panwaslu Kota Palopo kali ini.

“Indikatornya sangat rasional dan objektif kenapa saya meyakini Djalal bakal lolos dalam seleksi ini, karena pertama Syafruddin pernah menjadi Ketua Panwaslu Kota Palopo pada Pilgub Sulsel 2013 lalu, selain itu Djalal juga pernah menjadi Komisioner dan Ketua KPUD Kota Palopo periode 2008 s/d 2013 saat penyelenggaraan Pilpres, Pileg, Pilgub dan Pilwalkot,” jelas Bang Ories.

Hal senada juga dilontarkan oleh Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Basse Sangtempe (HAM BASTEM), Tandiesak Parinding Pasoloran.

Mahasiswa Tehnik Sipil Universitas Andi Djemma (UNANDA) Palopo tersebut menyatakan bahwa pihaknya yakin kalau Syafruddin Djalal bakal lolos seleksi Komisioner Panwaslu Kota Palopo yang masih sedang berlangsung saat ini.

Pasalnya, menurut Parinding, Djalal adalah orang yang paling berpengalaman dalam penyelenggaraan Pemilu, baik pengalamannya sebagai Ketua KPUD maupun pada saat menjadi Ketua Panwaslu Kota Palopo beberapa waktu lalu.

“Diantara ke 12 Calon Komisioner Panwaslu Kota Palopo yang masih sementara mengikuti tahapan seleksi, Kak Djalal yang paling saya unggulkan lolos seleksi tersebut, karena beliau sangat berpengalaman dalam konteks Pemilu,” ujar Parinding menimpali statemen Rahmat Karim Foxchy saat ngopi bareng di The Icont Café.

Parinding menambahkan, bahwa Djalal selain pernah menjadi Ketua atau Komisioner KPUD dan Panwaslu Kota Palopo, Djalal juga pernah menjadi Konsultan Hukum KPUD Luwu Utara (Lutra) pada tahun 2004 lalu dalam ajang Pilkada Lutra.

Bahkan, kata Parinding, Djalal juga pernah menjadi Timsel Komisioner Panwaslu Kota Palopo pada tahun 2007 lalu dan juga pernah dipercayakan oleh KPU Sulsel sebagai salah satu Tim Penyusun Regulasi KPU Sulsel berkaitan dengan Pilgub Sulsel, terangnya.

“Selain pengalaman dalam penyelenggaraan Pemilu, keunggulan Kak Djalal juga didukung dengan latar belakang pendidikannya yang disiplin ilmu hukum dan profesinya sebagai seorang lawyer atau advokat,” sebut Parinding sembari mengatakan bahwa dengan bertambahnya kewenangan Bawaslu dan Panwaslu maka secara otomatis orang yang punya kapabilitas dan kredibilitas seperti Syafrunddin Djalal sudah barang tentu bakal menjadi prioritas utama Timsel Komisioner Panwaslu Kota Palopo.

Kendati demikian, para aktivis yang berkomentar seputar seleksi Calon Komisioner Panwaslu Kota Palopo tersebut mengatakan bahwa pandangan dan penilaian mereka yang demikian, atau oleh siapapun jangan sampai menjadi opini yang dapat mempengaruhi para Timsel, karena mereka yakin bahwa Timsel bentukan Bawaslu Sulsel tentu punya barometer tertentu dalam melakukan tugas-tugas mereka sebagai Timsel.

“Tapi rekan-rekan wartawan jangan menulis yang macam-macam yaa, misal seolah-olah kami ini berupaya membangun opini untuk mempengaruhi penilaian Timsel, karena Timsel bentukan Bawaslu Sulsel itu adalah orang-orang intelektual dan tentu punya kriteria dan barometer khusus dalam melaksanakan tugas mereka,” himbau para aktivis itu dengan rada penuh akrab bersama insane pers yang hadir saat itu.

Untuk diketahui, Syaruddin Djalal selain aktif sebagai Advokat sejak tahun 2002 hingga saat ini, ia juga aktif menulis berbagai artikel atau opini tentang Pemilu di media Kompasiana.com, serta menjadi Konsultan Hukum dan Dewan Pembina sejumlah media cetak dan online terbitan Luwu Raya, antara lain BataraPos.Com, InfoLutim.Com, Tabloid SAR dan SAROnline.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.