.

.

.

Jumat, 18 Agustus 2017

Dua Orang Veteran Ditandu dan Diarak Menuju Lokasi Upacara Peringatan HUT RI Ke 72, Ada Apa ?

Dua orang pejuang Veteran ditandu dan diarak oleh ratusan personil gabungan TNI, Polri dan ASN Kota Palopo, dari Mapolresta Palopo menuju Lapangan Gaspa, tempat dipusatkannya upacara pengibaran bendera dalam peringatan HUT RI ke 72, Kamis (17/8/2017) pagi.

Kapolresta Palopo : Itu Dilakukan Sebagai Bentuk Ekspresi Penghargaan Terhadap Para Pejuang Kemerdekaan RI

PALOPO, Tabloid SAR- Setiap tahunnya kita akan melihat dan merasakan beragam cara, sikap dan tindakan dalam memperingati momentum hari kemerdekaan bangsa Indonesia, dari waktu kewaktu.

Beragam cara tersebut ada yang kita apresiasi dan tak jarang kita abaikan bahkan terkadang kita kritik, karena aneka ragam cara mengekpresikan peringatan HUT Kemerdekaan RI belum ada aturan protokolernya yang diberlakukan secara Nasional. Kecuali mengenai upacara pengibaran dan penurunan bendera, sudah diatur tata-caranya.

Dari keaneka ragaman cara menyambut atau merayakan hari bersejarah itu, selain dengan upacara pengibaran bendera, masih banyak rakyat Indonesia memperingatinya dengan berbagai kegiatan lomba atau pertandingan.

Ada lomba atau pertandingan yang bernuansa edukasi, ada pula norak dan kampungan, serta kurang mendidik. Bahkan mulai dari cara clasik hingga cara paling modern.

Meski demikian, kualitas atau kadar kebangsaan, apa lagi kecintaan kita terhadap NKRI tidak harus diukur dari cara kita memperingati HUT RI. Karena pada dasarnya, segenap bangsa Indonesia yang memperingati hari kemerdekaan RI adalah warga Negara yang mensyukuri nikmat dan berkat dari hasil perjuangan para pahlawan bangsa, termasuk para pejuang dari Legiun Veteran Republik Indonesia.

Kendati, masih saja ada sejumlah anak bangsa yang memperingati HUT RI dengan kegiatan-kegiatan kurang mendidik, seperti pertandingan saling pukul bantal antar pejabat, lomba menyusui suami oleh para ibu-ibu, sepak-bola antar pria mengenakan kostum wanita dan masih banyak cara lainnya yang mengabaikan nilai-nilai moralitas, serta mengabaikan nilai edukasi.

Dari beragam cara memperingati momentum peringatan hari kemerdekaan tersebut, ada yang lumayan mendidik meski tidak dengan lomba cerdas cermat atau lomba ketangkasan berbagai cabang olahraga dan atletik.

Hal tersebut, dilakukan oleh ratusan personil gabungan TNI, Polri dan ASN di Kota Palopo. Mereka menandu dan mengarak dua anggota Legiun Veteran yang sudah lanjut usia, mulai dari Markas Polisi Resort Kota (Mapolresta) Palopo di Jl Opu Tosoppaile menuju Lapangan Gaspa di Jl Balaikota, tempat dipusatkannya upacara pengibaran bendera peringatan HUT RI ke 72, Kamis (17/8/2017) pagi.

Kedua pejuang Veteran itu digotong dan diarak sekitar 1 kilometer dari Mapolresta Palopo menuju Lapangan Gaspa, untuk mengikuti upacara pengibaran bendera duplikat Pusaka Merah Putih dalam peringatan momentum HUT RI ke 72.

Menurut Kapolresta Palopo, AKBP Taswin bahwa hal itu dilakukan sebagai bentuk ekspresi penghargaan terhadap para pejuang kemerdekaan RI.

“Ini kita lakukan sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang kemerdekaan. Dengan cara ini pula, kita mengingatkan segenap anak bangsa untuk menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawan kita,” kata Taswin seraya mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawannya.

Hal senada diungkapkan, Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Cav. Cecep Tendi Sutandi.
Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai salah satu cara dan sarana untuk mengingatkan, serta mengedukasi seluruh komponen bangsa Indonesia, agar senantiasa menghormati dan menghargai jasa-jasa para pejuang kemerdekaan.

“Karena berkat perjuangan para pahlawan bangsa, sehingga kini kita dapat menikmati kemerdekaan RI. Kita lepas dari bangsa penjajah karena para pejuang bangsa,” tegasnya.

Dalam momentum peringatan HUT RI ke 72 kali ini, Cecep mengajak seluruh komponen bangsa untuk bahu-membahu menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa demi tercapainya cita-cita proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia.

Sementara, Walikota Palopo HM Judas Amir bersama Wakilnya, Akhmad Syarifuddin Daud langsung menyambut hangat dua anggota Veteran yang ditandu dan diarak dari Mapolresta Palopo, saat tiba di Lapangan Gaspa untuk mengikuti upacara pengibaran bendera.

Setelah dibantu turun dari tandunya, kedua pejuang Veteran itu disalami dan dipeluk oleh Walikota bersama Wakilnya lalu dipersilahkan duduk dalam tenda VIV di lokasi upacara.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok 
Tampak dua orang pejuang Veteran ditandu dan diarak oleh ratusan personil gabungan TNI, Polri dan ASN Kota Palopo
          
Dua pejuang Veteran yang ditandu saat tiba di lokasi upacara

Walikota Palopo, HM Judas Amir memeluk pejuang Veteran yang ditandu kelokasi upacara, saat tiba di Lapangan Gaspa

Wakil Walikota Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud menyambut dan menyalami begitu ramahnya, pejuang Veteran yang ditandu ke lokasi upacara saat tiba di Lapangan Gaspa  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.