.

.

.

Sabtu, 12 Agustus 2017

Kades Buntu Barana Berharap Pembangunan di Desanya dapat Dirasakan Masyarakat

Kades Buntu Barana, Ilham
Luwu, Tabloid SAR- Dalam melaksanakan kegiatan pembangunan desa yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) hendaknya benar- benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semenjak saya menjabat sebagai Kepala Desa, dalam membangun desa kami, saya selalu berusaha agar pembangunan itu dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami,” ujar Kades Barana, Ilham saat ditemui Wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya siang kemarin.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya selalu mewanti-wanti agar tidak melaksanakan sesuatu kegiatan pembangunan yang hanya berdasar keinginan, namun selalu mengutamakan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakatnya.

“Saya selalu mengingatkan perangkat desa kami, agar lebih bijak dalam memanfaatkan dan mengalokasikan anggaran di desa kami, baik itu Dana Desa maupun ADD. Saya juga selalu berusaha memastikan supaya anggaran itu tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah dikemudian hari,” jelas Ilham.

Ilam menuturkan pula bahwa berdasarkan hasil musyawarah Desa Buntu Barana, disepakati bersama secara mufakat oleh masyarakat dan aparat desa untuk membangun sejumlah infrastruktur di desanya.

“Dana Desa digunakan untuk membiaya lima item kegiatan, yakni pembangunan drainase sepanjang 1.075 meter yang terbagi di tiap dusunnya yaitu Dusun Towodi kurang lebih 780 meter, Dusun Buntu sekitar 195 meter dan Dusun Lempo 298 meter,” rincinya.
Proyek pembangunan draenase di Desa Buntu Barana, Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu, Sulsel yang dibiaya dengan Dana Desa tahun 2017

Selain itu, DD juga digunakan untuk pembangunan infrastruktur lainnya yaitu pembuatan Posyandu dengan biaya sekitar Rp 90 jutaan, serta pengerasan dan pemeliharaan peningkatan jalan sebanyak Rp 40 juta lebih, dan pembuatan 2 unit plat ducker dengan biaya sekitar Rp 28 juta.

Sementara ADD digunakan untuk menggaji aparat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK), operasional aparat desa, serta untuk insentif Majelis Ta'lim, Khatib, Hansip dan kebutuhan lainnya guna menunjang  penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

Ilman menyebutkan bahwa untuk tahun ini, Desa Buntu Barana, Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu, Sulsel, mendapat DD Rp 700 juta lebih dan ADD sekitar Rp 300 jutaan.

Penulis   : Solihin Ilham
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.