.

.

.

Rabu, 30 Agustus 2017

Kades Dadeko Manfaatkan Dana Desa dan ADD Berdasarkan Hasil Musdes

Kades Dadeko, Junuddin saat meninjau dan melakukan monitoring titik pelaksanaan kegiatan pembangunan jalan rabat beton di Dusun Damaci, Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu.
Junuddin : “pemanfaatan Dana Desa & ADD akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat jika dikelola secara profesional dan transparan, serta tertib administrasi

LUWU, Tabloid SAR- Dalam upaya untuk mempermudah akses sarana transportasi masyarakatnya dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunannya, maka pada tahun 2017 ini Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, memprioritaskan pemanfaatan Dana Desa-nya untuk membangun jalan rabat beton di Dusun Damaci sepanjang 500 meter dengan lebar 4 meter.

Pasalnya manfaat dari pembangunan rabat beton tersebut, sangat besar dampaknya secara ekonomis bagi masyarakat Desa Dadeko, karena sebelum jalan ini dirabat biaya ekspedisi (pengangkutan- red) hasil pertanian dan perkebunan masyarakat setempat tergolong cukup tinggi.

Manfaat jalan beton ini begitu banyak tentunya, misal akses jalan warga Desa Dadeko menuju lahan pertanian atau perkebunannya secara otomatis tentu lebih bagus dan juga membutuhkan waktu tempuh yang lebih singkat.

Demikian pula bagi anak-anak sekolah yang melalui jalan ini, tidak lagi kesulitan mengendarai sepeda motor mereka akibat jalan berlubang dan becek sehingga tidak bakalan terlambat mengikuti proses belajar mengajar di sekolahnya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Dadeko, Junuddin saat ditemui wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya baru-baru ini.

Ia menambahkan bahwa,rabat beton yang dibangun tahun ini di Dusun Damaci, tengah dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Dadeko.

Junuddin menjelaskan pula bahwa keputusan itu diambilnya berdasarkan hasil musyawarah desa (Musdes) yang telah disepakati bersama masyarakat, dan aparat desa, serta BPD Dadeko.

Selain itu, pemanfaatan Dana Desa yang diterima Desa Dadeko dalam Tahun Anggaran (TA) 2017 tahun ini sejumlah Rp 765 juta lebih, tidak hanya dipergunakan untuk membangun jalan rabat beton di Dusun Damaci, tetapi juga dimanfaatkan membangun 6 item infrastruktur lainnya.

“Infrastruktur lainnya yang kami bangun tahun ini menggunakan Dana Desa yakni pemeliharaan jembatan Gelagar yang menghubungkan dua dusun yaitu Dusun Dadeko dengan Dusun Damaci, pembangunan 2 unit plat ducker  (dekker- red) di Dusun Dadeko, pembangunan talud pada dua titik di Dusun Dadeko sepanjang 150 meter dan di Dusun Damaci 230 meter, serta pembangunan saluran drainase sepanjang 500 meter di Dusun Dadeko,” sebut Junuddin secara rinci.

Sementara, Alokasi Dana Desa (ADD) TA 2017 yang berjumlah sekitar Rp 300 juta digunakan untuk kegiatan fisik dan non fisik.

“Kegiatan pembangunan fisik yang dibiayai menggunakan ADD tahun ini antara lain, pembangunan pagar TK dan pembangunan sanggar tani nelayan,” kata Junuddin.

Sedangkan kegiatan nonfisik yang didanai dengan ADD adalah penyelenggaraan Pemerintahan Desa, meliputi operasional, gaji aparat desa dan BPD, pengadaan ATK, serta pemberian insentif bagi Hansip dan Khatib, serta biaya lain-lain yang tak terduga, jelas Kades Dadeko.

Dalam kesempatan itu, Junuddin menuturkan bahwa pihaknya yakin pemanfaatan Dana Desa dan ADD akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat jika dikelola secara professional dan transparan, serta tertib administrasi.

Penulis   : Solihin
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.