.

.

.

Selasa, 22 Agustus 2017

Kantor BPJS Kesehatan Cabang Palopo Gelar Public Expose Menuju UHC di Indonesia Tahun 2019

Tampak Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Palopo, Yusuf Eka Darmawan (kedua dari kanan) sedang memberi keterangannya dalam acara Public Expose Menuju UHC di Indonesia Tahun 2019
PALOPO, Tabloid SAR- Dalam rangka pencapaian program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia.

Maka Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar ‘Public Expose’ secara serentak di seluruh wilayah Indonesia termasuk BPJS Kesehatan Kota Palopo yang berkantor di Jalan Gunung Torpedo, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, pada Selasa (22/08/2017) siang.

Dalam pertemuan ini, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Palopo, Yusuf Eka Darmawan menyampaikan pencapaian program JKN-KIS, pata tahun 2017 ini (Januari s/d Agustus- red).

Pada acara tersebut, Yusuf Eka menjelaskan bahwa Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kota Palopo membawahi 4 kabupaten/kota yang masuk dalam wilayah kerjanya yakni Kabupaten Luwu, Luwu Utara (Lutra), Luwu Timur (Lutim) dan Kota Palopo.

“Pada 4 kabupaten/kota di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Palopo ini, kami berkomitmen untuk mempersiapkan dan menuntaskan pencapaian program JKN-KIS menuju universal health coverage (UHC) atau cakupan kesehatan universal/menyeluruh secepatnya,” kata Yusuf Eka.

Hal itu dibuktikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Nomor : 19/KTR/IX-06/2017 antara BPJS Kesehatan Cabang Kota Palopo dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo pada tanggal 01 Februari 2017.

Pasca penandatanganan PKS tersebut, hingga bulan Agustus 2017 di Kota Palopo sudah sebanyak 194.545 jiwa atau sebesar 95,5 persen dari total penduduk Kota Palopo yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.  

Setelah Kota Palopo, kemudian diikuti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lutim melalui penandatanganan PKS Nomor:76/KTR/IX-06/0817 yang ditandatangani pada tanggal 17 Agustus 2017.

PKS antara BPJS Kesehatan Cabang Kota Palopo dengan Pemkab Lutim tersebut, akan mulai berlaku elektif pada tanggal 01 September 2017 mendatang dengan mendaftarkan sisa masyarakat Lutim yang belum memiliki JKN-KIS dengan menganggarkan sebanyak 85.000 jiwa, sehinggah total masyarakat Kabupaten Lutim yang terdaftar program JKN nantinya sejumlah 292.286 jiwa.

Selanjutnya menyusul Pemkab Luwu melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) Nomor: 75/KTR/IX-06/0817 yang ditandatangani oleh Pemkab Luwu dengan pihak BPJS Kesehatan Cabang Palopo pada tanggal 17 Agustus 2017.

MoU tersebut akan efektif berlaku, mulai pada tanggal 01 Januari 2018 mendatang dengan mendaftarkan sisa masyarakat Luwu yang belum memiliki JKN-KIS sebanyak 64.485 jiwa, sehinggah total masyarakat Kabupaten Luwu yang akan terdaftar JKN-KIS pada tahun 2018 sebanyak 375.535 jiwa.

Dan yang terakhir menyepakati kerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Palopo adalah Pemkab Lutra. Kerjasama tersebut berdasarkan keputusan dalam rapat Forum Komunikasi Kabupaten Lutra pada tanggal 10 Agustus 2017 yang dipimpin oleh Sekda Lutra.

Dalam rapat itu, disepakati bahwa Pemkab Lutra akan mengajukan penandatanganan MoU UHC dengan BPJS Kesehatan Cabang Palopo tepat pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2017 mendatang yang diperingati setiap tanggal 14 November.

Sementara, Kepala Bappeda Kota Palopo, Firmansyah DP dalam kesempatan tersebut mengapresiasi keberhasilan BPJS Kesehatan Cabang Kota Palopo dalam meningkatkan peserta layanan jaminan kesehatan terhadap 194.545 jiwa atau sebesar 95,6% di Kota Palopo.

Kendati demikian, Firmansyah tetap menghimbau pihak BPJS Kesehatan agar tetap rutin melakukan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Meski progress pencapaian layanan kesehatan oleh BPJS sudah maksimal dalam mendaftarkan masyarakat Kota Palopo sebagai peserta JKN-KIS, namun kita masih berharap agar pihak BPJS tetap melaksanakan sosialisasi secara rutin, supaya masyarakat dapat menyeluruh memahami pentingnya menjadi peserta JKN-KIS,” kata Firmansyah.

Untuk diketahui BPJS Kesehatan Cabang Kota Palopo telah bermitrah dengan 145 pasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang terdiri dari 62 puskesmas, 45 dokter praktek perorangan, 23 dokter gigi,15 klinik pratama, 16 rumah sakit, dan 14 apotek, serta 3 optik di seluruh wilayah kerja Kantor BPJS Kesehatan Cabang Palopo.

Penulis   : Arizal Ilyas
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.