.

.

.

Senin, 07 Agustus 2017

PT Jas Mulia Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Pabrik Sawit

Suasana sosialisasi pemanfaatan limbah hasil pengolahan kelapa sawit yang digelar Manajemen PT Jas Mulia di Aula Kantor Camat Sukamaju, Kabupaten Lutra, Sulsel, Minggu (6/8/2017).

LUTRA, Tabloid SAR- Meski pabrik kelapa sawit milik PT Jas Mulia yang berada di Desa Minanga Tallu, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), baru diresmikan oleh Bupati Lutra, Indah Putri Indriani pada pertengahan Mei 2017 lalu.

Namun, manajemen perusahaan tersebut kian berupaya mensejatrakan masyarakat di sekitarnya sebagaimana komitmen awal pendirian pabrik sawit itu.

Hal itu ditandai dengan gencarnya Manajement PT Jas Mulia melakukan sejumlah sosialisasi  terkait dengan perusahaan produsen CPO sawit tersebut.

Kali ini, Manajemen PT Jas Mulia menggelar sosialisasi pemanfaatan limbah hasil pengolahan kelapa sawit di Aula Kantor Camat Sukamaju, Minggu (6/8/2017).

Sosialisasi limbah padat dan cair pabrik sawit itu, dipimpin langsung Direktur Utama (Dirut) PT Jas Mulia, Dewi Sartika Pasande dihadiri oleh Camat Sukamaju, Dandramil Sukamaju, para tokoh masyarakat dan pemuda Sukamaju, serta sejumlah Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Sukamaju.

Dalam kesempatan tersebut, Dewi Sartika mengatakan bahwa sosialisasi itu dilaksanakan sebagai bentuk komitmen PT Jas Mulia untuk mensejatrakan masyarakat.

Selain itu, juga bertujuan memperkenalkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat, pemanfaatan limbah pabrik kelapa sawit PT Jas Mulia.

“Limbah pabrik sawit, dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk sektor pertanian dan pakan ternak bagi peternak, juga untuk industri kerajinan tangan. Seperti pupuk organik, pakan ternak dan bantal kesehatan,” kata Dewi Sartika.

Ia menambahkan, bahwa pada tahap awal ini, dilaksanakan sosialisasi, kemudian tahap selanjutnya akan menyuplai bahan dan peralatan untuk pengolahan limbah pabrik sawit kepada masyarakat, jelas Dewi Sartika sembari mengatakan ini salah satu upaya kita untuk mensejahterakan masyarakat.

“PT Jas Mulia berkomitmen dan akan terus berupaya memberikan bantuan bagi masyarakat dalam realisasi program pengolahan limbah. Nantinya PT Jas Mulia akan bekerjasama dengan BumDes (Badan Usaha Milik Desa- red),” sebutnya.

Dewi Sartika juga menegaskan, program tersebut akan didukung penuh oleh Manajemen PT Jas Mulia dengan pemberian bantuan berupa alat pencacah tandan kosong (limbah sawit- red) kepada desa desa yang telah diberi pelatihan.

“Untuk piber pembuatan bantal yang terbuat dari limbah pabrik, nantinya akan diberikan langsung kepada masyarakat. Dan untuk manajemen kerajinan tangan tersebut nantinya, masyarakat akan dibantu oleh perusahaan, seperti pemasaran dan penjualan produk kerajinannya,” janji Dirut PT Jas Mulia itu.

Sementara, Koordnator Home PT Jas Mulia, M. Tandiangga dalam sosialisasi itu mengatakan bahwa pemanfaatan limbah cair dan limbah padat hasil dari pengolahan kelapa sawit mampu menghasilkan produk-produk yang bermanfaat bagi industri pertanian, bahkan bisa juga bermanfaat bagi industri peternakan.

“Limbah tandan kosong jika diolah akan menghasilkan pupuk yang baik bagi pertanian dan juga limbah cairnya nanti akan kita kelolah menjadi pupuk organik cair untuk pertanian, jadi kita akan mengelolah semua itu dengan baik,” ujar M. Tandiangga.

Sedangkan, Camat Sukamaju, Djahir dalam kesempatan tersebut, mengatakan pihaknya  sangat mengapresiasi komitmen PT Jas Mulia dalam upaya memberdayakan masyarakat.

“Kami dari pihak Pemerintah Kecamatan mengapresiasi komitmen PT Jas Mulia dalam upayanya memberdayakan masyarakat. Karena dengan adanya sosialisasi ini, nantinya masyarakat dapat memahami dampak positif dalam mengolah limbah kelapa sawit,” kata Djahir.

Selaku pemerintah, kami berharap kehadiran PT Jas Mulia dapat membantu meningkatkan kemajuan perekonomian masyarakat pada umumnya, tandas Djahir.

Penulis   : Dedhy
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.