.

.

.

Sabtu, 23 September 2017

Partai Solidaritas Indonesia Lutra Konsultasi dengan KPU Terkait Verifikasi Parpol

Ketua KPU Kabupaten Lutra, Suprianto (tengah) foto bersama DPD PSI Lutra, seusai audiens
Sekretaris PSI Lutra : Pada Prinsipnya Partai Kami, Telah Siap Mengikuti Proses Verifikasi yang Akan Dilakukan oleh KPU Lutra

LUTRA, Tabloid SAR- Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia Luwu Utara (DPD PSI Lutra) berkonsultasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lutra, Jumat (22/9/2017).

Konsultasi tersebut dilakukan DPD PSI Lutra dalam rangka persiapan mengikuti tahapan verifikasi partai politik (Parpol) peserta pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang.

Saat berkunjung ke KPU, Ketua DPD PSI Lutra, Muhammad Fajar Jabir bersama rombongannya diterima langsung oleh Ketua KPU Lutra, Suprianto di ruang Rapat Kantor KPU.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Fajar menyampaikan maksud kedatangannya di KPU Lutra untuk berkonsultasi terhakit proses tahapan verifikasi Parpol peserta Pemilu tahun 2019.

Didepan Ketua KPU Lutra, Suprianto yang didampingi Sekretarisnya, Andi Kasmawati, Ketua DPD PSI Lutra, Muhammad Fajar mewakili rombongannya meminta penjelasan terkait aturan verifikasi Parpol peserta Pemilu 2019 mendatang.

“Terima kasih atas kesedian Pak Ketua dan Ibu Sekretaris KPU Lutra dalam menerima rombongan kami dari DPD PSI Lutra yang hendak berkonsultasi terkait aturan dan tatacara verifikasi Parpol peserta Pemilu 2019,” kata Muhammad Fajar, mengawali audiens bersama Ketua KPU Lutra.

Menanggapi pernyataan dan pertanyaan Muhammad Fajar, Ketua KPU Lutra, Suprianto menjelaskan bahwa terkait verifikasi Parpol peserta Pemilu 2019, KPU akan melakukan verifikasi administrasi dan faktual, serta menginput data Parpol dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dengan format yang sudah disediakan KPU.

Suprianto menjelaskan pula bahwa seluruh dokumen persyaratan verifikasi Parpol yang diserahkan DPP Parpol ke KPU RI, kecuali dokumen keanggotaan Parpol akan diserahkan ke KPU kabupaten/kota untuk dicocokkan dengan hard copy data tersebut.

“Data yang telah diserahkan DPP Parpol ke KPU di pusat, nantinya akan di kembalikan ke KPU kabupaten/kota untuk di cocokkan dengan hartcopy-nya,” jelas Suprianto saat audiens dengan DPD PSI Lutra.

Komisioner KPU Lutra itu, juga menyebutkan bahwa verifikasi faktual nantinya agak sulit ketimbang verifikasi Parpol peserta Pemilu tahun 2014 lalu.

“Verifikasi kali ini agak sedikit lebih sulit ketimbang sebelumnya, karena pada Pemilu tahun 2014 lalu, KPU masih menggunakan metode sampling atau sistem acak dalam melakukan verifikasi, tetapi untuk Pemilu tahun 2019 mendatang, verifikasi dilakukan dengan metode sensus, sehingga seluruh keanggotaan partai akan verifikasi secara door to door,” terang Suprianto.

Pada kesempatan itu, Suprianto juga menghimbau DPD PSI Lutra untuk menunjuk liaison officer (LO) atau petugas penghubung  Parpol.

“LO Parpol harus orang yang mempunyai otoritas dalam kepengurusan Parpol tersebut, karena komunikasi dan penyerahan dokumen antara KPU dengan Parpol nantinya harus melalui petugas penghubung Parpol itu nantinya,” urai Suprianto.

Sementara, Sekretaris PSI Lutra, Jamaluddin dalam kesempatan itu menyebutkan bahwa pada prinsipnya DPD PSI Lutra saat ini, siap mengikuti proses verifikasi.

“Pada prinsipnya partai kami, telah siap mengikuti proses verifikasi yang akan dilakukan oleh KPU Lutra. Karena kami telah merampungkan kepengurusan pada 8 kecamatan di Kabupaten Lutra ini, itu artinya partai kami telah memenuhi persyaratan 50 persen dari  kecamatan pada tingkat kabupaten,” sebut Jamaluddin sembari mengatakan pihaknya sisa menunggu pelaksanaan tahapan verifikasi.

Jamaluddin menerangkan pula bahwa audensi yang dilakukan saat itu adalah salah satu bentuk membangun sinergitas PSI dengan KPU guna mensukseskan Pemilu 2019 mendatang.

Penulis  : Dedhy
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.