.

.

.

Jumat, 06 Oktober 2017

Hebat Tahun Ini Desa Bolong Programkan 8 Item Kegiatan Fisik

Pjs. Kades Bolong, Hamiruddin Syukur, S.IP, MM
Pjs Kades Bolong : Lima Item dari 8 Kegiatan Tersebut, Sudah Rampung 100 Persen

LUWU, Tabloid SAR- Tahun ini Desa Bolong, Kecamatan Walenrang Utara (Walut), Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) programkan 8 item kegiatan pembangunan fisik yang dibiayai dengan Dana Desa Tahun Anggaran (TA) 2017.

Hal tersebut, diungkapkan Camat Walut, Hamiruddin Syukur, S.IP, MM yang dilantik jadi Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) Bolong, sejak bulan Maret 2017 lalu.

“Tahun ini, kami memprogramkan 8 item kegiatan pembangunan fisik di Desa Bolong. Lima item kegiatan tersebut, sudah rampung 100 persen dan 3 item lainnya masih nol persen, karena baru akan dimulai kegiatannya setelah pencairan Dana Desa tahap kedua pada Oktober ini,” kata Hamiruddin saat ditemui di Kantor Camat Walut, Kamis (5/10/2017) siang.

Pjs Kades Bolong itu, menyebutkan bahwa 8 item kegiatan fisik yang diprogramkan tahun ini diantaranya, dreanase sepanjang 130 meter di Dusun Batusitanduk Utara dan 4 titik rabat beton di Dusun Tabang.

“Kegiatan fisiknya yang sudah rampung 100 persen ada lima item, yakni draenase sepanjang 130 meter di Dusun Batusitanduk Utara dan 4 titik rabat beton di Dusun Tabang. Empat titik rabat beton di Dusun Tabang tersebut, volumenya bervariasi baik ukuran panjangnya maupun lebarnya, karena ada dengan ukuran panjang 202 meter, 160 meter, 150 meter dan panjang 100 meter,” sebut Hamiruddin.

Sedangkan, 3 item kegiatan fisik lainnya yang belum rampung dan masih nol persen tersebut, yakni pengadaan satu unit gorong-gorong di Dusun Tabang, dan rabat beton di Dusun Batusitanduk Barat  sepanjang 120 meter, serta rabat beton di Dusun Kampung Baru sepanjang 135 meter dengan lebar 4 meter.  

“Jadi sudah ada 5 item yang telah rampung 100 persen dan masih 3 item yang belum rampung atau masih nol persen. Yang nol persen itu, baru akan dikerjakan setelah pencairan Dana Desa tahap kedua,” jelas Hamiruddin sembari mengatakan saat ini masih ada sekitar 40 persen Dana Desa Bolong yang belum dicairkan karena masih dalam tahap proses pencairan.

Selain kegitan fisik, ada pula kegiatan non fisik yang dibiayai dengan Dana Desa yaitu, penyertaan modal untuk Badan Usaha Milik Desa (BumDesa) sebanyak Rp 35 juta dan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa.

Untuk diketahui, Desa Bolong dalam TA 2017 ini, mendapat Dana Desa sebesar Rp 781.840.000 dan Alokasi Dana Desa (ADD) sebanyak Rp 349.430.000.

Pada pertengahan 2017 lalu, sebagian Dana Desa tersebut sudah dicairkan sebanyak 60 persen dengan jumlah nominal sebesar Rp 469.104.000 dan masih 40 persen belum dicairkan sejumlah Rp 312.736.000.

Dalam kesempatan itu, Pjs Kades Bolong juga mengungkapkan bahwa pada November mendatang akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bolong dan Panitia Pilkadesnya sudah terbentuk pada awal September lalu.

“Insyah Allah, bulan November mendatang dilaksanakan Pilkades Bolong. Panitianya juga sudah dibentuk pada awal bulan kemarin dan jika tidak ada aral milantang pada Desember mendatang dilakukan pelantikan Kades Bolong yang defenitif,” ungkap Hamiruddin.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.