.

.

.

Minggu, 15 Oktober 2017

Manfaatkan Dana Desa, Kades Lamasi Pantai Bangun Sejumlah Infrastruktur

Kades Lamasi Pantai, Justam
LUWU, Tabloid SAR- Dalam rangka mengakselerasi pembangun di daerahnya, Kepala Desa (Kades) Lamasi Pantai, Justam membangun sejumlah infrastruktur di desanya dengan memanfaatkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Menurut, Kades Lamasi Pantai pihaknya memanfaatkan Dana Desa Tahun Anggaran (TA) 2017, untuk membangun 4 item kegiatan fisik.

“Tahun ini, kami membangun 4 item kegiatan fisik dengan menggunakan Dana Desa yakni, pembangunan draenase di Dusun Karamae dan Pissare’, serta pembuatan jalan tani tambak di Dusun Lamasi Pantai, dan peningkatan sarana olahraga (lapangan sepak bola- red) di Dusun Pissare’,” kata Justam saat ditemui di kantornya, Sabtu (14/10/2017) siang.

Ia menjelaskan bahwa, pembuatan draenase di Dusun Karamae sepanjang 399 meter menghabiskan anggaran Rp 213 juta, sedangkan pembangunan 305 meter draenase di Dusun Pissare’ menggunakan anggaran Rp 162 juta, sementara pembuatan jalan tani tambak dengan volume 2.300 meter x 4 meter di Dusun Lamasi Pantai menelan biaya Rp 181 juta, dan peningkatan sarana olahraga di Dusun Pissare’ menggunakan anggaran Rp 179 juta.

Justam menerangkan pula jika Dana Desa Lamasi Pantai TA 2017, selain digunakan untuk membiaya kegiatan fisik, juga non fisik.

“Kegiatan non fisik yang didanai menggunakan Dana Desa yaitu, penambahan modal untuk Badan Usaha Milik Desa (BumDes) sebanyak Rp 30 juta, dan insentif bagi para Kader Posyandu, serta insentif bagi Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) Lamasi Pantai,” terangnya.

Demikian pula dengan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) TA 2017, dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan fisik maupun non fisik.

“ADD yang kami gunakan untuk kegiatan fisik yaitu penambahan ruangan kantor desa (baru pada tahap pondasi- red), selebihnya kami gunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan desa dan insentif, serta honor perangkat desa,” ujar Justam.

Selain itu, kata Justam sebagian ADD juga dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat seperti, operasional PKK dan Majelis Ta’lim Desa Lamasi Pantai.

Untuk diketahui, Desa Lamasi Pantai berada di Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tahun ini, Dana Desa Lamasi Pantai lebih dari Rp 790 juta, 60 persen dari dana tersebut telah dicairkan pada pertengahan tahun 2017 lalu dengan total sekitar Rp 474 juta. Dana ini, masih tersisa 40 persen yang belum dicairkan dengan jumlah sekitar Rp 316 juta. Sedangkan ADD Lamasi Pantai, tahun ini sebanyak Rp 340 juta.

Sisa Dana Desa Lamasi Pantai, yang belum dicairkan diperkirakan dapat cair paling lambat November mendatang. Pencairan 40 persen tersebut, akan digunakan untuk merampungkan dua item kegiatan fisik yang belum rampung yakni, pembangunan draenase sepanjang 305 meter dan peningkatan sarana olahraga di Dusun Pissare’.  

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.