.

.

.

Rabu, 04 Oktober 2017

Program Pembangunan Fisik Desa Lewandi yang Dibiayai dengan Dana Desa TA 2017 Hampir Rampung

Kades Lewandi, Efrain
Efrain : Dari Tiga Kegiatan Fisik yang Kami Programkan, Dua Diantaranya Sudah Rampung

LUWU, Tabloid SAR- Sejumlah program pembangunan fisik yang dibiayai menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran (TA) 2017 di Desa Lewandi, Kecamatan Walenrang Barat (Walbar), Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel),  secara keseluruhan sudah hampir rampung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa (Kades) Lewandi, Efrain saat dikonfirmasi wartawan media ini, pada Selasa (03/10/2017) sore.

Menurut, Efrain dari tiga item program pembangunan fisik yang dibangun dengan menggunakan Dana Desa TA 2017 di Desa Lewandi, dua diantaranya telah rampung.

“Dari tiga item kegiatan fisik yang kami programkan tahun ini, dua diantaranya sudah rampung, yakni pelebaran Jalan Dusun yang menghubungkan Dusun Lemo Tua dengan Dusun Lewandi sepanjang 3 kilo meter dan rehab jembatan permanen,” ujar Efrain.

Sedangkan, program pelebaran Jalan Poros Desa sepanjang 240 meter di Dusun Bongli yang berbatasan dengan Desa Lamasi Hulu, hingga kini masih sementara berlangsung.

“Kalau kegiatan pelebaran Jalan Poros Desa di Dusun Bongli, itu belum rampung dan masih sementara berlangsung meski panjangnya cuma 240 meter, karena pada proyek pelebaran jalan tersebut, ada batu gunung yang harus dibreaker atau dipecahkan dengan menggunakan teknologi canggih,” jelas Efrain.

Kendati demikian, Efrain meyakini Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Lewandi yang menangani pelaksanaan kegiatan fisik tersebut, akan berhasil merampungkan kegiatannya dalam bulan Oktober ini.

“Kalaupun masih ada satu item kegiatan fisik di desa kami yang belum rampung saat ini, jika tidak ada aral melintang TPK-nya dapat menyelesaikan dalam bulan ini,” tutur Efrain dengan penuh optimis.

Pada kesempatan itu, Efrain menerangkan secara rinci besaran Dana Desa yang digunakan untuk membiayai kegiatan pembangunan fisik tersebut.

“Biaya kegiatan pelebaran Jalan Poros Desa di Dusun Bongli yang harus menggunakan breaker (pemecah- red) batu gunung sepanjang 240 meter, anggarannya sebesar Rp 460 juta. Sedangkan biaya untuk rehab jembatan permanen anggarannya sebanyak Rp 106 juta. Sementara untuk kegiatan pelebaran Jalan Dusun yang menghubungkan Dusun Lemo Tua dengan Dusun Lewandi sepanjang 3 kilo meter, anggarannya Rp 180 juta,” sebut Efrain dengan rinci.

Lebih lanjut, Kades Lewandi dua periode ini, menerangkan bahwa Dana Desa-nya yang mencapai Rp 800 juta lebih,  selain digunakan untuk membiaya kegiatan fisik, juga digunakan pada kegiatan non fisik.

“Tahun ini, Dana Desa yang kami terima jumlahnya lebih dari Rp 800 juta. Selain kami gunakan untuk membiayai kegitan fisik, juga diperuntukkan pada kegiatan non fisik seperti penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Desa (BumDes) sebanyak Rp 45 juta dan untuk pemberdayaan masyarakat, berupa pemberian insentif bagi Kelompok Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) Lewandi, sebesar Rp 2,4 juta selama setahun,” terang Efrain.  

Sementara, Alokasi Dana Desa (ADD) TA 2017 bagi Desa Lewandi sebanyak Rp 400 juta lebih. Digunakan selain untuk penyelenggaraan pemerintahan, juga digunakan membiayai pengadaan alat tulis kantor (ATK) dan operasional, serta insentif atau honorarium aparat desanya.

Untuk diketahui, BumDes Lewandi dicanangkan oleh para pengelolahnya untuk membeli komoditas hasil bumi warganya, seperti kopi, kakao dan cengkeh.

Desa Lewandi terdiri dari 5 dusun, yakni Dusun Lewandi, Tirowali, Lajang, Bongli dan Dusun Lemo Tua. Desa  tersebut dihuni sekitar 1.400 jiwa dari 232 Kepala Keluarga.

Di sebelah utara, Desa Lewandi berbatasan dengan Kabupaten Luwu Utara, selatan berbatasan dengan Kabupaten Toraja Utara, timur berbatasan dengan Desa Lamasi Hulu dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Toraja Utara.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.