.

.

.

Minggu, 29 Oktober 2017

Puluhan Mahasiswa Khatolik di Kota Palopo Mengikuti MPAB dan Mabim PMKRI

Tampak puluhan mahasiswa Khatolik dari berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Kota Palopo, antusias mengikuti MPAB yang diselenggarakan oleh PMKRI Cabang Palopo Santa Karina di Aula Gereja Khatolik Stasi Santo Fransiskus Saverius Rampoang, Kota Palopo, Sabtu (28/10/2017)
PALOPO, Tabloid SAR- Puluhan mahasiswa Khatolik dari berbagai Perguruan Tinggi di Kota Palopo, mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dan Masa Bimbingan (Mabim) yang digelar oleh Perhimpunan Mahasiswa Khatolik Indonesia (PMKRI) Cabang Palopo Santa Katarina.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Presidium PMKRI Cabang Palopo, Dionisius Dwi Anjaya di Aula Gereja Khatolik Stasi Santo Fransiskus Saverius Rampoang di Kelurahan Rampoang, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Jumat (27/10/2017) malam sekitar pukul 19.00 WITA.

Kegiatan yang diikuti oleh 30 mahasiswa Khatolik ini, dijadwalkan akan ditutup pada Sabtu (11/11/2017) mendatang di Aula Paroki Santo Mikael, Jalan Kartini, Kota Palopo.

Hal tersebut, diungkapkan Ketua Presidium PMKRI Cabang Palopo, Dionisius Dwi Anjaya saat ditemui di Kompleks Gereja Khatolik Stasi Santo Fransiskus Saverius Rampoang, Sabtu (28/10/2017) sore.

Menurut, Dionisius bahwa MPAB PMKRI Cabang Palopo dijadwalkan berlangsung selama 3 hari, yakni mulai tanggal 27 hingga 29 Oktober 2017. Sedangkan Mabim diagendakan berlangsung selama satu pekan penuh, mulai tanggal, 5 sampai 11 November 2017.

Selain itu, mahasiswa semester VII Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) tersebut, menjelaskan pula bahwa MPAB dan Mabim PMKRI merupakan satu kesatuan yang utuh dan tak bisa dipisahkan.

“Karena kegiatan MPAB dan Mabim adalah satu kesatuan yang utuh dan tak bisa dipisakan maka acara pembukaan dan penutupannya dirangkaikan bersamaan. Pembukaannya tanggal 27 Oktober kemarin, sedangkan penutupannya nanti pada tanggal 11 November mendatang,” jelas Dionisius yang akrab disapa Dion tersebut.

Lebih lanjut Dion menerangkan bahwa dalam MPAB PMKRI, para pesertanya dibekali dengan sejumlah materi yang bersifat internal, sedangkan dalam Mabim PMKRI pesertanya disuguhi materi-materi umum atau lebih eksternal, sesuai kebutuhan organisasi.

“Dalam MPAB peserta kita sajikan materi-materi lebih internal, seperti materi Sejarah PMKRI, Visi & Misi PMKRI, AD/ART PMKRI, dan materi yang menjelaskan tentang Logo, serta Atribut Organisasi PMKRI. Sedangkan dalam Mabim peserta kita suguhi materi-materi umum dan lebih ekstenal sesuai kebutuhan organisasi, diantaranya materi Keorganisasian, Manajemen Aksi, Metode Persidangan, Publik Speaking dan sejumlah materi lainnya,” terang Dion.

Untuk diketahui, kali ini kegiatan MPAB dan Mabim PMKRI Cabang Palopo dikemas dengan tema, “Membentuk Gembala yang Baik dan Berani dalam Satu Kawanan untuk Memanggul Salib Dunia di Tengah-Tengah Hidup Modern”.

Hadir dalam acara pembukaan, selain para Presidium dan mantan Presidium PMKRI Cabang Palopo, beserta kader-kadernya, hadir pula Dewan Stasi Gereja Khatolik Rampoang, Samuel. S Bunga, ST dan Dewan Pembina PMKRI Cabang Palopo, Salvinus Silas, SPd, MPd.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.