.

.

.

Rabu, 19 Desember 2018

Awal Januari 2019 Bupati Torut Sudah Bisa Tempati Kantor Barunya di Kompleks Kantor Gadis Torut yang Berada di Panga’

Kantor Bupati Torut yang dibangun di Kompleks Kantor Gadis Kabupaten Torut di Jl. Pasang Lambe', Kecamatan Tondon, Kabupaten Torut, sudah hampir rampung dan bisa mulai difungsikan pada awal tahun 2019 mendatang. 
 Kadis Perkimtan Kabupaten Torut : “Hingga kini proses pembangunan Kantor Bupati Torut sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 34 milliar”

TORAJA, Tabloid SAR – Awal tahun 2019 mendatang, Bupati Toraja Utara (Torut), Kalatiku Paembonan bersama wakilnya, Yosia Rinto Kadang, sudah bisa berkantor di Kompleks Kantor Gabungan Dinas (Gadis) atau Perkantoran Terpadu Torut  yang berada di Jl. Pasang Lambe’, Lembang (Desa- red) Panga’, Kecamatan Tondon, Kabupaten Torut, Sulawesi Selatan.

Pasalnya, proses pembangunan Kantor Bupati Torut yang permanen tersebut, sudah hampir rampung dan telah dapat difungsikan sebagaimana peruntukannya.

Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Kadis Perkimtan) Kabupaten Torut, Ir. Daniel Tandi MSi, saat ditemui wartawan Tabloid SAR di kantornya, Selasa (18/12/2018) siang.

Menurut Kadis Perkimtan Kabupaten Torut, saat ini proses pembangunan Kantor Bupati Torut sudah hampir rampung.

“Berdasarkan kontraknya dengan pihak rekanan PT. Hujan Berkat yang mengerjakan proyek lanjutan pembangunan Kantor Bupati Torut itu, masa pelaksanaannya sampai bulan ini (Desember 2018- red). Dan kalau kita mencermati progres pembangunannya saat ini, sudah mencapai sekitar 90 persen rampung,” ujar Daniel.

“Artinya jika sudah rampung sesuai dengan kontraknya, berarti Kantor Bupati Torut yang baru itu, sudah dapat difungsikan kalau Pak Bupati mau segera menempatinya dan berkantor di sana,” sambungnya.


Mantan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian & Pengembangan Daerah (Bapenlitbangda) Torut ini, juga mengungkapkan bahwa sebenar proses pembangunan Kantor Bupati Torut yang baru tersebut belum seutuhnya rampung 100 persen sesuai perencanaan atau grand design-nya.

“Tapi-kan semuanya tergantung Pak Bupati, apakah mau segera menempati kantornya yang baru itu, meski belum rampung 100 persen, ataukah beliau mau bersabar menunggu hingga tahap finishing (perampungan- red) selesai 100 persen dilaksanakan. Sebab proses pembangunan Kantor Bupati Torut terpaksa kita anggarkan secara bertahap dalam APBD Torut karena terbatasnya anggaran daerah,” ungkap Daniel.


Ia menambahkan bahwa anggaran pembangunan Kantor Bupati Torut masih membutuhkan biaya sekitar Rp 3 milliar baru bisa rampung 100 persen.

“Pembangunan dinding luar pada bagian belakang Kantor Bupati Torut, serta pengadaan dan pemasangan lift tangganya, termasuk finishing pemanfaatan ruangnya terpaksa ditunda pada saat pembahasan APBD Tahun Anggaran (TA) 2018 yang lalu, karena terbatasnya anggaran. Dan baru akan diusulkan kembali pada pembahasan APBD Perubahan TA 2019 mendatang,” tambahnya.

Selain itu, Kadis Perkimtan Kabupaten Torut menyebutkan bahwa hingga kini proses pembangunan Kantor Bupati Torut sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 34 milliar yang dialokasikan secara bertahap dalam APBD Torut TA 2017 dan 2018.

“Khusus untuk pengerjaan rangka baja gedung kantor berlantai empat itu, dianggarkan sebanyak Rp 28 milliar dalam APBD TA 2017, namun hanya sekitar Rp 24 milliar yang dicairkan sesuai dengan progres pekerjaan yang bisa dirampungkan oleh pihak rekanan pada saat itu. Kemudian dalam APBD TA 2018 kembali dianggarkan sebanyak Rp 9,799 milliar. Jadi proses pembangunan kontruksi Kantor Bupati Torut hingga saat ini, telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 34 milliar lebih,” sebutnya.


Untuk diketahui, Kantor Bupati Torut yang dibangun di Kompleks Kantor Gadis atau Perkantoran Terpadu Kabupaten Torut di Jl. Pasang Lambe’, Lembang Panga’, Kecamatan Tondon, terdiri dari 4 lantai, sedangkan ruang kerja bupati berada pada lantai 2 bangunan permanen tersebut.

Lokasi pembangunan Kantor Bupati Torut dan Kompleks Perkantoran Terpadu Kabupaten Torut telah ditetapkan oleh Caretaker Bupati Torut, YS Dalipang sejak awal terbentuknya Kabupaten Torut pada tahun 2008 lalu, setelah Torut resmi dimekarkan dari kabupaten induknya (Kabupaten Tana Toraja- red).

Hanya saja, peletakan batu pertama pembangunan kantor tersebut, baru dapat dilaksanakan pada tahun 2010 oleh Caretaker Bupati Torut, Tautoto Tanaranggina.

Peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bupati dan Kantor Gadis Kabupaten Torut, dilaksanakan setelah proses land clearing atau pembukaan (perataan lahan- red) dilakukan. Sebab lokasi bangunan megah proyek yang senilai Rp 100 milliar tersebut, merupakan sebuah daerah perbukitan.

Hingga kini, Bupati Torut dan Wabup Torut masih berkantor sementara di Kompleks Kantor Kecamatan Rantepao Ibukota Kabupaten Torut, tepatnya di Jl. DR. Ratulangi No. 72 Rantepao.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.