.

.

.

Kamis, 13 Desember 2018

Kapolres Lutra Santuni Para Pengungsi Bencana Gempa dan Tsunami Asal Sulteng di Masamba

Kapolres Lutra, AKBP. Boy FS Somala foto bersama seusai menyerahkan santunannya kepada para pengungsi korban gempa dan tsunami asal Sulteng di Aula Kantor Camat Masamba, Kabupaten Lutra, Rabu (12/12/2018) sore.

LUTRA, Tabloid SAR – Para pengungsi bencana gempa dan tsunami asal Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), hingga kini masih banyak bertahan di daerah pengungsiannya. Termasuk para pengungsi yang ada di wilayah Kecamatan Masamba, Ibukota Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel).  

Beruntung karena para pengungsi asal Sulteng yang masih bertahan di daerah pengungsiannya tersebut, sampai saat ini masih tetap mendapat perhatian dan simpati dari berbagai pihak. Sehingga beban hidup dan penderitaan mereka di tempat pengungsiannya, bisa sedikit berkurang dan terasa ringan, berkat bantuan para dermawan yang membantu mereka.

Kepedulian demikian, juga masih dirasakan oleh 11 orang pengungsi asal Sulteng yang masih bertahan di wilayah Kecamatan Masamba, Kabupaten Lutra. Pasalnya, Kapolres Lutra AKBP. Boy FS Samola, hingga kini masih sangat peduli dan memberi mereka santunan.

Santunan tersebut, diserahkan langsung oleh AKBP. Boy di Aula Kantor Camat Masamba, Kabupaten Lutra, Rabu (12/12/2018) sore.


Ketika menyerahkan santunan itu, Kapolres Lutra didampingi oleh Camat Masamba, Saleh bersama Sekertaris KNPI Lutra, Arifin dan Ketua JOIN Lutra, Muh. Ibnu Mattangaran.

Kapolres Lutra dalam kesempatan ini, mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan kali ini, hanya alakadarnya.

“Kami turut prihatin dan berduka atas apa yang menimpa bapak/ibu beberapa waktu lalu di Palu, Sigi dan Donggala. Meski bantuan ini alakadarnya, jangan dilihat dari nilainya karena kami ikhlas untuk membantu meringankan beban yang bapak/ibu derita,” kata Boy dengan penuh rasa prihatin ketika menyerahkan santunannya kepada para pengungsi asal Sulteng itu.

Lebih lanjut, Boy mengungkapkan bahwa santunan yang diserahkan pada saat itu, merupakan hasil donasi yang dikumpulkan pada kegiatan Fun Run dan kegiatan bazaar dengan menggandeng Pemda, KNPI, Karangtaruna dan JOIN Lutra.


Pada kesempatan yang sama, Sekertaris KNPI Lutra, Arifin juga menyatakan bahwa pihaknya ikut prihatin dengan apa yang menimpa para pengunsi asal Sulteng itu.

“Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi di Kota Palu dan sekitarnya beberapa waktu lalu. Untuk itu, kami berharap kepada bapak/ibu agar selalu bersabar dalam menghadapi segala cobaan ini. Saya juga berharap kiranya santunan yang diserahkan oleh para donatur, bisa meringankan beban bapak/ibu, paling tidak selama berada di pengungsian,” ujar Arifin dengan raut wajah bersedih.

Sementara itu, Camat Masamba, Saleh menyatakan bahwa sudah dua tahun dia menjadi camat dan selama itu telah tiga kali terjadi pergantian Kapolres Lutra. Namun baru kali ini, dirinya melihat kapolres yang sangat rajin dan luar biasa menyantuni masyarakat.

“Bahkan santunannya bukan saja dari pak kapolresnya, tapi juga dari istri pak kapolres. Mereka begitu rajin menyantuni masyarakat, seperti yang saya lihat secara langsung sewaktu Ibu Bhayangkari santuni masyarakat di Tondok Tua, Masamba dan pada sejumlah tempat lainnya, termasuk hari ini,” ucapnya.


Untuk diketahui, ratusan ribu warga Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, mengungsi pada sejumlah daerah, setelah kampung halaman mereka diporak-porandakan gempa dan tsunami pada bulan September 2018 lalu.

Diketahui pula bahwa kali ini, Kapolres Lutra, AKBP Boy FS Somala menyantuni 11 orang pengungsi asal Sulteng yang berada di wilayah Kecamatan Masamba, Kabupaten Lutra.

Penulis   : Dedhy
Editor     : William Marthom



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.